Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
Ep 57


__ADS_3

Malam ini adalah hari pertama Dira menunggu Kevin pulang kerja sebagai istrinya. Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam tapi Kevin belum juga pulang.


Kevin sebelumnya sudah mengirim pesan pada Dira bahwa hari ini dia akan pulang terlambat karena banyak pekerjaan yang harus segera dia selesaikan. Dira pun dengan setia menunggu Kevin pulang, padahal Kevin sudah menyuruhnya untuk tidur dan tak perlu menunggunya pulang.


Akan tetapi, Dira yang mulai terbiasa dengan melihat wajah Kevin sebelum tidur, membuatnya ingin sekali menunggu suaminya itu pulang, tak banyak yang Dira lakukan saat menunggu Kevin. Dia hanya membaca novel untuk membunuh kebosanan saat menunggu suaminya pulang.


Setelah lama menunggu, akhirnya terdengar suara mobil membuat Dira sangat senang, terlebih saat melihat Kevin masuk ke dalam kamarnya membuat Dira langsung berhambur dan memeluk tubuh Kevin, menghirup aroma maskulin sang suami. Kevinpun langsung membalas pelukan sang istri dan sesekali mengecup lembut puncak kepala Dira. Tak dipungkiri, Kevin sangat senang dengan tingkah istrinya itu.


"Belum tidur?" Tanya Kevin setelah melepas pelukannya dan menatap lekat mata indah Dira.


"Belum. Aku nunggu kamu." Jawab Dira sambil tersenyum.


"Makasih ya, tapi lain kali, kamu tidur aja gak papa. Aku gak mau kamu capek." Ucap Kevin sambil kembali mengecup singkat kening Dira.


"Aku gak bisa tidur kalau gak ada kamu." Ucap Dira manja.


"Uluh...uluh... gemesin banget sih. Manja ya, sekarang." Ucap Kevin sambil mengelus pipi Dira.


"Capek?" Tanya Dira.


"Tadinya iya, tapi sekarang udah enggak." Ucap Kevin.


Cup...


Kevin memberikan kecupan singkat di bibir Dira.


"Boleh aku minta hak ku malam ini?" Tanya Kevin lirih.


"Boleh." Jawab Dira sambil menunjukkan senyum manisnya.


"Tapi kamu mandi dulu, biar segar." Lanjut Dira.


"Nanti, juga akan mandi, sayang. Main dulu ya. Baru mandi." Ucap Kevin.


"Gak. Kamu mandi dulu, atau aku tunda lagi." Dira memberi ancaman pada suaminya itu.

__ADS_1


"Ya udah, oke...oke aku mandi dulu, tapi mandiin ya." Ucap Kevin dengan nada menggodanya.


"Mau aku tunda?" Tanya Dira masih dengan nada ancamannya.


"Iya...iya... aku mandi." Ucap Kevin yang langsung masuk ke dalam kamar mandi.


Saat keluar dari kamar mandi, Kevin melihat istrinya yang sedang berada di meja riasnya. Dengan tubuh yang hanya terlilit handuk, Kevin berjalan menuju kearah istrinya yang sedang sibuk menyisir rambutnya.


"Udah cantik." Ucap Kevin sambil memeluk Dira dari belakang dan menelusupkan kepalanya di ceruk leher istrinya, mengecup singkat kening Dira dan menghirup aroma tubuh Dira yang sekarang sudah menjadi kebiasaannya. Dira hanya tersenyum melihat tingkah Kevin dari cerminnya.


"Pindah ke ranjang, ya." Bisik Kevin dan Dira langsung beranjak untuk naik keatas ranjang tanpa membantah.


Kevin berjalan mengekori Dira, dan duduk di tepian ranjang, di samping istrinya yang sedang menunduk malu.


Kevin meraih dagu Dira untuk mendongak dan menatapnya. Seketika itu juga mereka berdua beradu pandang dan saling melempar senyum.


Kemudian, Kevin mengecup bibir Dira singkat yang ia ulang beberapa kali.


Kevin merebahkan tubuh Dira dengan perlahan tanpa melepas ciuman mereka.


"Aku lakuin sekarang, ya?" Tanya Kevin dengan suara yang sudah berat, Dira pun hanya mengangguk menyetujui permintaan Kevin karena memang itu adalah hak Kevin sebagai suaminya, dan juga kewajiban bagi Dira.


Dengan perlahan Kevin kembali melepaskan penutup tubuh dirinya dan juga sang istri yang masih tersisa.


Melihat pemandangan yang pertama kali Dira lihat saat Kevin menunjukkan tubuh atletisnya yang tanpa tertutupi apapun, membuat Dira memalingkan wajahnya.


"Ini akan sakit. Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan untuk bisa mengurangi rasa sakitnya nanti. Kamu boleh cakar aku, gigit bahu aku, atau apapun itu. Karena aku sudah tidak bisa berhenti sekarang, aku sudah tidak bisa menahannya lagi." Bisik Kevin. Dira hanya mengangguk dan Kevin hendak memulai aksinya lagi.


"Sayang." Ucap Dira membuat Kevin mengurungkan niatnya sementara untuk kembali memulai aksinya.


"Iya?" Balas Kevin lirih.


"Lakukan perlahan." Pinta Dira yang hanya diangguki Kevin. Dan Kevin tak mau mengulur waktu, dia ingin segera memiliki Dira seutuhnya.


Kevin memulai aksinya hingga membuat Dira merasakan sakit yang luar biasa, "Sa-sakit, Vin. Sakit." Ucap Dira yang tengah menahan rasa sakitnya.

__ADS_1


"Tahan sayang, sebentar lagi." Ucap Kevin.


"Sakit...sakit...Vin, sakit." Ucap Dira yang tak terasa sudah menitikan air matanya. Kevinpun menghentikan sejenak aktivitasnya.


"Maaf." Ucap Kevin.


Setelah dirasa sakit yang dirasakan sang istri sudah reda, Kevin melanjutkan lagi aksinya hingga keduanya mencapai kenikmatan secara bersamaan.


Malam itu menjadi malam yang sangat indah untuk Kevin dan Dira, sekaligus malam yang panjang dan melelahkan untuk keduanya.


Kegiatan panas nan melelahkan itupun berakhir saat jam menunjukkan pukul dua dini hari. Kevin mengecup lama kening Dira dan merebahkan tubuhnya di samping tubuh sang istri.


"Terimakasih." Ucap Kevin dan lagi-lagi mengecup lama kening Dira yang kemudian menarik selimut untuk istrinya, agar istrinya terhindar dari hembusan AC di kamarnya.


Tak lama, Kevin pun ikut memejamkan matanya untuk beristirahat. Lelah, mungkin itu yang kini tengah pengantin baru itu rasakan akibat pergumulan panas yang mereka lakukan beberapa jam lalu.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan bosan untuk tetap support author yaa...


Jangan lupa berikan like, vote, komen dan cinta ♥️ kalian untuk author...


terimakasih... 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2