
"Udahan dulu yuk pelukannya. Aku udah laper." Ucap Kevin mengajak Dira untuk makan dan Dira hanya mengangguk.
Kevin memanggil beberapa pelayan untuk mengeluarkan makanan yang sudah Kevin siapkan untuknya dan Dira. Dan beberapa pelayan menata makanan yang di dominasi oleh makanan kesukaan Dira.
"Waaahhh, ini makanan kesukaan aku." Dira mengatakan itu dengan mata yang berbinar.
"Syukurlah kalau kamu suka. Kalau gitu kamu harus habiskan. Nanti kita pesan lagi untuk bisa kamu bawa pulang, oleh-oleh untuk bunda." Ucap Kevin.
Setelah selesai makan tiba-tiba listrik di tempat itu padam dan membuat Dira panik.
"Vin, kenapa nih? Kok listriknya mati?" Tanya Dira.
"Kamu tenang dulu ya, jangan panik." Ujar Kevin sambil menenangkan Dira. Karena Kevin tau betul gadisnya itu tak menyukaiku kegelapan.
Tiba - tiba....
"Loh, itu di bawah apa?" Tanya Dira polos melihat ada kerlip lampu warna warni di bawah sana.
__ADS_1
"Kalau kamu penasaran, kamu lihat aja." Saut Kevin dan Dirapun langsung berangsur mendekati balkon resto tersebut dan melihat ada apa di bawah sana.
Setelah Dira melihat itu, Dira sangat terharu sekaligus bahagia melihat lampu warna warni itu yang di susun menjadi beberapa kalimat.
I LOVE U
NADIRA
WILL U MERRY ME?
"Hey, kenapa nangis? Apa kamu gak suka sama kejutan aku?" Tanya Kevin yang masih memeluk Dira sambil membelai halus rambut Dira. Dan seketika itu pula Dira mendongakkan wajahnya menatap Kevin sambil menggelengkan kepalanya.
"Bukan... bukan itu maksud aku. Aku suka. Aku hanya terharu kamu akan menepati janjimu. Aku tak menyangka bahwa penantianku selama ini tidak sia-sia." Ucap Dira yang masih sambil menangis haru karena kejutan yang Kevin berikan.
Setelah itu Kevin melepas pelukannya pada Dira dan agak sedikit mundur menjauh dari Dira. Kemudian Kevin merogoh kantung celananya dan mengeluarkan sebuah kotak. Setelah itu Kevin membuka kotak tersebut dan berjongkok di hadapan Dira.
"Will you merry me?" Tanya Kevin pada Dira.
__ADS_1
"Please, jangan tolak aku, atau aku akan loncat dari balkon ini jika kamu benar-benar menolakku." Lanjut Kevin dan membuat Dira terkekeh mendengar ucapan Kevin tersebut.
Dan Dira pun dengan malu-malu mengangguk pertanda menerima lamaran Kevin.
"Apa? Please Jawab! Jangan hanya mengangguk dan tersenyum. Aku ingin mendengar langsung jawaban kamu." Lanjut Kevin lagi.
"Iya, Aku mau menikah denganmu, KEVIN ARYATAMA. Aku mau menjadi istrimu." Teriak Dira dan langsung berhambur menangkup wajah tampan Kevin. Dan Kevin pun langsung memasangkan cincin yang sudah ia siapkan ke Jari manis kiri Dira.
"Yesss...Yuhuuu... Gue diterima... Bentar lagi gue nikah." Teriak Kevin kegirangan karena gadisnya menerima lamarannya.
Setelah itu Kevin menyuruh seluruh karyawannya untuk berkumpul dan menghabiskan semua stok makanan di resto itu untuk hari itu. Tentu saja semua karyawan tersebut ikut bergembira.
"Kalau gitu, ayo kita pulang. Aku tidak sabar ingin memberitahukan mama untuk segera menyiapkan lamaran resmi untukmu. Dan memberi tau bunda bahwa tidak lama lagi, aku akan berada di rumahnya lagi sebagai menantunya." Ucap Kevin dengan senyum yang selalu mengembang di wajah tampannya. Dira pun yang mendengar itu hanya tersipu malu dan tersenyum manis.
#####
Jangan lupa like, vote dan komennya yaa...
__ADS_1