Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
S2: Aku Hanya Mencintai Kamu


__ADS_3

Hari ini, Jonatan dan Aira sudah bersiap untuk berangkat bulan madu. Keduanya berangkat tepat satu minggu setelah kelahiran baby Kei.


"Jo, tolong jaga Aira dengan baik ya, Aira itu susah sekali untuk bisa makan teratur," ucap mama Aira sambil terisak seolah akan ditinggal jauh oleh Aira.


"Ma, please deh, aku udah tinggal berdua sama Jo sebelum ini," ucap Aira.


"Ma, mama gak perlu khawatir ya! Jo pasti akan jaga Aira dengan baik, Jonatan janji sama mama," ucap Jonatan dengan penuh ketulusan.


"Hai guys! udah siap berangkat kan?" tanya Eka yang juga memboyong Fany beserta dengan Cindy dan Davin.


"Lah, lo mau kemana coba bawa-bawa koper juga?" tanya Jonatan keheranan. Pasalnya memang Jonatan tidak mengetahui rencana Eka yang ikut berlibur di tempat yang sama dengan tempat Jonatan dan Aira akan berbulan madu.


"Lo gak tau kalau Eka juga akan liburan di tempat kalian bulan madu?" tanya Kevin yang mengantar keluarga Eka karena Davin juga ikut bersama mereka.


"Hah? Lo gak becanda kan, Bang?" tanya Jonatan memastikan.


"Lo pikir gue mau kemana bawa istri dan anak-anak kalau gak liburan?" tanya Eka sambil menaik turunkan alisnya.


Perasaan gue mendadak gak enak nih,~ batin Jonatan.


"Jadi Fany juga ikut?" tanya mama Aira kepada Fany.

__ADS_1


"Iya, Tante. Fany juga akan liburan di sana," jawab Fany.


"Syukurlah, tante jadi sedikit lebih tenang kalau kalian ada di sana," ucap mama Aira.


"Yaelah, Ma, kayak gak percaya aja deh sama, Jo!" ucap Jonatan yang tak habis pikir pada mama mertuanya itu.


"Gimana mau percaya sama, Lo? Lo kan kucing garong!" cibir Eka yang membuat semua orang tertawa mendengarnya.


"Enak aja kucing garong! Terbukti ya, selama ini gue gak pernah pacaran, kecuali sama Aira dan berakhir sampai kita nikah," ucap Jonatan yang langsung meraih pinggang sang istri dan mengecup pelipis istri tercintanya itu.


"Ya gimana mau pacaran, kalau dari dulu Lo cintanya sama Dira, sayang Dira gak mau sama Lo, eh ternyata si Aira yang mau, hahahaa," entah mengapa ucapan Eka yang sialnya benar itu justru membuat hati Kevin dan Aira terasa ngilu. Sekilas terlihat senyum miris dari keduanya. Bagaimana tidak, baik Kevin maupun Aira sama-sama mengetahui bagaimana besarnya cinta Jonatan untuk Dira. Walaupun itu masa lalu, tetap saja perasaan itu memang nyata adanya.


Jika Kevin mampu menutupi perasaannya, selain karena dia adalah laki-laki, juga karena Dira memang hanya mencintai Kevin. Jadi, tidak ada alasan baginya untuk terlalu sakit hati pada Jonatan. Beda halnya dengan Aira, perasaan wanita itu sangat sensitif. Jujur saja, mendengar perkataan Eka membuatnya mengingat masa lalu dimana saat itu Jonatan dengan gigihnya memperjuangkan cinta Dira bahkan seolah tidak ada perempuan lain yang mampu memikat hati seorang Jonatan.


"Lo kenapa, Ra?" tanya Fany.


"Ah, eee gue gak pa pa kok!" jawab Aira dengan senyum yang ia paksakan.


Mendengar pertanyaan Fany pada sang istri membuat Jonatan memperhatikan raut wajah sang istri, Jonatan paham betul jika perkataan Eka adalah penyebab raut wajah Aira berubah drastis. Jonatan langsung memeluk Aira erat sambil sesekali mengecup puncak kepala Aira.


"Kamu gak perlu khawatir, perasaan aku ke Dira udah bener-bener hilang, dan aku hanya mencintai kamu, sekarang dan selamanya," bisik Jonatan berusaha menenangkan hati istrinya,"

__ADS_1


.


.


.


.


.


jangan lupa mampir ke karyaku yang lain yaa judulnya :



MY STUPIDITY


SEMUA UNTUK CINTA?


EGO, CINTA & KESUCIAN


__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komennya juga yaa...


terimakasih 🙏 🙏 🙏


__ADS_2