
Sebelum Dira menghampiri bangku kosong yang ditunjuk oleh Aira, tiba-tiba Kevin sudah masuk ke kelas itu dan semua mata hanya tertuju pada sang dosen ganteng tersebut.
"Ah sial." Umpat Jonatan yang dengan tergesa-gesa langsung duduk di bangku Dira tanpa memperhatikan Dira yang sebelumnya sudah terlebih dulu ingin mengisi bangku tersebut.
Kelas yang awalnya riuh mendadak sepi, karena kini semua mahasiswa hanya fokus pada Kevin.
Kevin yang sudah siap di mejanyapun melihat ke semua penjuru kelas karena kali ini suasananya sangat berbeda dari kelas sebelumnya.
"Etdah, ini penghuni kelasnya banyak tapi tumben sepi yak? tuh mata-mata juga kenapa coba ngelihat gue segitunya kek ngelihat hantu." Batin Kevin.
Di bangku yang akan di tuju Dira...
"Eh lo ngapain disitu? Itu tempat gue cariin buat Dira, bukan lo." Bisik Aira seraya membulatkan matanya pada Jonatan yang asal nyelonong saja.
Mendengar bisikan Aira, Jonatan langsung menoleh pada Dira dan hendak berdiri dari bangkunya, berniat membiarkan Dira yang duduk di bangku tersebut.
Namun sebelum sempat Jonatan berdiri, Kevin sudah lebih dulu menegur Dira, karena sekarang memang hanya Dira lah yang tak mendapatkan tempat duduk.
"Hey, kamu yang berdiri." Ucap Kevin sambil menunjuk Dira.
"Saya pak?" Tanya Dira polos.
__ADS_1
"Ya iyalah kamu, emang siapa lagi yang berdiri?" Tanya balik Kevin yang memang sengaja ingin menggoda Dira.
"Iya, kenapa pak?" Tanya Dira lagi.
"Kamu ngapain berdiri aja? Ayo duduk, saya mau ngajar." Ucap Kevin tegas
"Kalau kamu tetap berdiri, kasihan teman-teman kamu, jadi gak fokus belajarnya!" Lanjut Kevin lagi.
"Iya ini saya mau duduk, tapi gak kebagian bangku, pak. Pada full semua, tuh coba bapak lihat!" Jawab Dira agak ketus. Dan Kevin langsung mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kelas.
Kevin di luar kelas dan di dalam kelas sikapnya beda banget. Di luar kelas, humble, eh di dalem kayak singa yang siap nerkam mangsanya.
"Isshhh...Ketus banget sih nih dosen. Padahal tadi di luar biasa aja deh. Kenapa pas ngajar judes banget? Waahhh fix pencitraan nih dosen." Batin Dira kesal.
"Iiihhh so sweet deh Jo." ledek teman-temannya di kelas itu dan Jonatan hanya tersenyum mendengar ledekan mereka.
Namun sebelum Jonatan berdiri, tiba-tiba Kevin menghentikan Jonatan.
"Udah gak usah. Kamu tetep aja di situ. Dan kamu sini, duduk di sini." ucap Kevin pada Jonatan dan menunjuk Dira agar Dira duduk di tempat yang langsung Kevin siapkan dengan memajukan mejanya dan merubah posisi kursinya menghadap kearah Kevin mengajar.
"Hey, kenapa bengong? mau belajar gak?" Tanya Kevin yang melihat Dira hanya diam di tempatnya
__ADS_1
"Aaa iya...iya pak." Ucap Dira dan langsung bergegas ke meja dan kursi yg Kevin tunjuk tadi.
"Ih modus banget sih si Dira. / Enak banget sih jadi Dira bisa berhadap-hadapan langsung sama pak Arya." Begitulah kira-kira selentingan ocehan para gadis di kelas itu, yang di dengar oleh Dira saat menuju ke bangku yg Kevin tunjuk.
Hidup itu ada pro kontra nya gaes, jadi ya wajar aja kalo ada yang memuji, nyinyirin dan iri pada Dira. heheheee.
*****
Setelah perkuliahan selesai, Aira dan Jonatan langsung menghampiri Dira yang berada di paling depan.
"Eh...eh...Ra, gimana rasanya berhadapan langsung sama pak Arya?" Goda Aira pada Dira.
"Auuwww sakit tau Jo." Ringis Aira yang mendapat sentilan di jidatnya dari Jonatan.
"Makanya, gak usah tanya yang aneh-aneh. Kita itu ke sini niat mau belajar." Ucap Jonatan.
"Lo mau tau rasanya, Ra?" Tanya Dira dengan senyum smirknya, yang memang berniat menggoda sahabatnya itu, dan dijawab anggukan antusias oleh Aira.
#####
mohon dukungannya yaa...
__ADS_1
jangan lupa like, vote, dan komen kritik serta sarannya... 😉😉😉