
Hai, hai, Readers! Kembali lagi bersama author di sini. πππππ
Hari ini author mau buat pengumuman, kalian tahu gak, apa kira-kira yang akan author umumin?
Langsung aja kita simak, ya!
Berhubung novel "Pencarian Jodoh Sang CEO sudah hampir tamat, mungkin sekitar dua atau tiga chapter lagi menuju tamat, author mau rilis novel terbaru yang berjudul "Rahim untuk Tuan Muda". Untuk cerita itu sendiri bengenre romantis, komedi, action. Akan dibumbui kisah cinta yang lebih menggetarkan, pastinya.
Simak sinopsisnya berikut, ya.
Kisah "Rahim untuk Tuan Muda" ini menceritakan seorang pengusaha sukses yang dijodohkan oleh orangtuanya. Dia, Revano Aldrian atau Tuan Muda Revan, pria yang dingin dan arogansi. Dijodohkan dengan seorang wanita bernama Priska Ananda, gadis muda yang energik dan manja dari rekan bisnis orangtuannya. Tentu saja, tujuannya agar saling mengeratkan hubungan bisnis.
Di samping itu, orangtua mereka menuntut mereka agar segera memiliki momongan, sedangkan mereka sendiri tak memiliki cinta satu sama lain, membuat kedua insan itu bingung untuk mengabulkan permintaan orangtua mereka.
Hingga suatu ketika, Priska menemukan sebuah ide, saat di hadapannya berlutut seorang gadis miskin bernama Prilly, gadis yang memohon padanya untuk tetap di beri izin tinggal di kontrakan kecil milik keluarga Priska, sudah enam bulan terakhir gadis itu tak sanggup membayar bulanannya.
Gadis yang hanya tinggal bersama ayahnya, ayah yang hanya tergeletak lemas di atas ranjang karena sudah hampir dua tahun menderita struk, tak dapat berbuat apa-apa selain berbaring dan bahkan untuk makan saja harus diurus oleh Prilly seorang diri.
Awalnya Priska menolak untuk memberi tenggang waktu pada gadis itu, hingga tiba-tiba terbesit dalam benaknya ingin meminjam rahim Prilly untuk dibuahi anak dari Revan. Dengan begitu, Priska bisa memberi kerurunan pada kelaurganya dan kelaurga Revan tanpa harus bersusah-susah hamil dan melahirkan. Sebagai imbalan, Priska memberi rumah kontrak kecil itu secara gratis pada Prilly.
Lalu, bagaimanakah nasib Prilly selanjutnya?
Ayo, berikan komentar kalian jika suka dengan novel yang baru akan author rilis ini! πππ
Next, akan author buatkan kisah romantis Bobby dan Qea, tunggu Pencarian Jodoh Sang CEO season 2 yaa. Yuk mampir ke novel baru author yang sudah berhasil rilis. "Rahim Untuk Tuan Muda" Kisah yang dijamin akan mengobrak-abrik para pembaca, akan membuat kalian baper, senyum-senyum sendiri, kesal, sedih, tertawa. Penasaran? Ayo buruan baca dan jadikan novel favorit kalianπ€©π€©
Kisah Cinta yang rumit ini di mulai dari ....
Revan Aldrian
Sosok pria tampan, kaya, berkarisma, memiliki banyak pengagum, disukai sejuta wanita, tapi ia tergolong pria dingin dan arogan.
Suatu ketika, keluarganya memutuskan untuk menjodohkannya dengan seorang wanita dari keturunan keluarga terpandang, anak dari rekan bisnis ayahnya. Gadis itu bernama Priska Ananda Sharta.
Kedua pihak keluarga sepakat untuk menikahkan mereka dalam waktu dekat, dan saat baru satu bulan pernikahan berjalan, kedua pihak keluarga sudah memaksa mereka untuk segera memberi keturunan.
Tapi mereka tidak saling mencintai. Diam-diam, Revan dan Priska bahkan sepakat jika pernikahan mereka ini hanyalah sebuah sandiwara, yang mana mereka sendiri memutuskan akan mengakhirinya setelah satu tahun pernikahan. Tapi tak disangka, pihak keluarga telah mencium aroma rencana perceraian mereka hingga pihak keluarga menekan untuk segera memberi momongan.
Sampai suatu ketika, tanpa sengaja, Priska dikejutkan dengan kehadiran seorang gadis yang tiba-tiba menyambangi kediamannya, sambil berlutut, gadis itu memohon belas kasih dari Priska.
Prilly
Seorang gadis yang hidup serba kekurangan, dan bahkan bisa dikatakan sangat miskin. Hidupnya penuh drama penderitaan. Wajah cantiknya sampai tertutup oleh pakaian lusuh yang selalu melekat di tubuhnya.
__ADS_1
Ia tak punya harta, satu-satu keluarga yang tersisa hanyalah ayah yang kini terbaring lemah di tempat tidur karena penyakit struk.
Suatu ketika, dua orang pria dengan tubuh kekar datang ke kediaman Prilly di kontrakan milik keluarga Sharta. Mereka adalah penagih uang kontrakan, Prilly yang saat itu tak memiliki uang cukup meminta tenggang waktu, tapi sungguh malang, permintaan itu di tolak. Prilly diminta untuk segera mengosongkan rumah kontrakan yang ia tempati selama dua tahun terakhir itu.
Dengan terhuyung, ia mendatangi kediaman keluarga Sharta. Namun, sungguh tak diduga, ia justru bertemu dengan anak perawan dari keluarga Sharta.
Prilly memohon, dengan berlutut di hadapan wanita itu, berharap ia mau memberi tenggang waktu atas pembayaran kontak yang sudah telat selama enam bulan terakhir.
"Kalau aku memberimu waktu lagi, memangnya kamu yakin, bisa membayar semua itu dalam waktu dekat?"
"Sa-saya .. tidak bisa menjanjikan itu tapi .. maafkan saya, saya mohon agar Nona mengasihani saya."
"Mengasihanimu? Bukankah aku akan rugi lagi."
"Kalau begitu, saya .. akan melakukan apa saja, agar saya dan ayah saya masih bisa menempati kontrakan itu!"
Sejenak Priska diam mendengar penuturan dari Prilly. Ia menatapnya, lalu meminta Prilly untuk berdiri dan berputar pelan. Prilly menurut saja dengan permintaan aneh dari Priska.
'Hmm, gadis ini cukup menarik. Aku bisa manfaatkan dia! Tapi untuk apa?'
"Apa pendidikan terakhirmu?"
"Saya .. sebenarnya dulu sempat kuliah, tapi dua tahun terakhir, terpaksa berhenti karena harus mengurus ayah saya yang terkena struk!"
"Hmm, apa kamu cukup berprestasi di sana?"
"Apa kau bisa menunjukkan buktinya?"
"Ya, bisa, saya masih menyimpan beberapa catatan saya selama kuliah. Di sana ada banyak nilai tinggi yang bisa saya tunjukkan."
"Hmm ...."
Priska menautkan jarinya di sela dagu. Perlahan mengitari gadis yang kini sudah berdiri dengan kepala menunduk, sedang tangannya meremas ujung baju yang ia kenakan.
'Dia ini, sepertinya memang cukup pandai.Β Jika ingin dimanfaatkan, maka haruslah sesuatu yang benar-benar berguna. Tapi apa ....
Ia berhenti tepat di depan wajah Prilly. Masih setia menautkam jemarinya di sana.
'Aku tidak sedang butuh apapun, kecuali seorang bayi'. batinnya bergumam
Namun tiba-tiba saja, mendadak mata Priska berbinar, ia seperti pemburu yang baru menemukan segunung harta buruan.
"Ah, aku tahu!" Ia menjentikkan jemarinya, membuat Prilly terdongak tanpa sengaja, dengan tatapan mata yang juga sama girangnya.
'Sepertinya, aku berhasil membujuk Nona muda!' batin Prilly berusaha menduga.
__ADS_1
'Kalau benar dia seorang gadis yang cukup pintar, kurasa Revan pasti mau jika memiliki keturunan dari gadis ini, hahaha.' Priska tertawa tipis, membuat mata Prilly yang tadi terlihat girang perlahan memudar. Ia sadar, bola mata Priska menunjukkan adanya niat tak mengenakkan.
"Siapa namamu?"
"Nama saya, Prilly!"
"Prilly, kau bilang, untuk tetap tinggal di kontrakkan itu kau rela melakukan apa saja, bukan?"
"Ya, saya bersedia, Nona!"
"Bagaimana jika aku memberikan saja rumah itu untukmu secara gratis?"
"Benarkah??"
"Ya, tapi sebagai imbalannya, aku ingin kau meminjamkan rahimmu untukku!"
"Maksud, Nona?" Wajah Prilly sudah terlihat harap-harap cemas.
"Jadi, kamu belum paham, ya? Biar kuperjelas, aku ingin kamu mengandung bayi untukku! Benih dari suamiku, bagaimana? Kamu setuju?"
"Apa??"
Deg.
"I-i-itu sebenarnya aku be-?"
"Kenapa? Tadi kamu bilang akan melakukan apapun 'kan?"
"Iya, tapi ...."
"Cepat putuskan sekarang, kamu setuju atau tidak? Kalau kamu mau, aku bahkan bisa memberimu lebih dari sekadar rumah kontrakan sederhana itu. Kamu bisa mendapatkan fasilitas yang menunjang hidupmu jika kamu bersedia."
Prilly masih terdiam mematung. Tangannya semakin kuat meremas ujung baju.
"Aku juga akan memberikan fasilitas pelayanan khusus, seperti Asisten Rumah Tangga jika kamu membutuhkan, bagaimana?"
"I-itu, aku ...."
"Baiklah, aku tau kamu belum bisa memutuskannya sekarang, pikirkanlah baik-baik. Oke! Pulanglah, aku akan mengunjungi kediamanmu, esok!"
Seketika tulang-belulang dalam tubuh Prilly melemas. Berat rasanya saat ia mencoba melangkah pergi dari kediaman keluarga Sharta itu. Sesekali Prilly masih menoleh, menatap bangunan mewah yang bak istana syurga itu, tapi penghuninya tak lebih buruk dari iblis.
'Mereka orang kaya, kenapa harus berbuat picik terhadap orang miskin sepertiku?' Ia menggumam sedih. Prilly melangkah pergi, untuk pulang membawa segenggam harapan di masa depan, dengan mengorbankan keperawanannya.
Bersediakah Prilly melakukan permintaan Nona Priska, atau ia justru menolaknya? Baca Novel terbaru Author hanya di "Rahim untuk Tuan Muda"
__ADS_1
Masih ada satu chapter menuju tamat "Pencarian Jodoh Sang CEO"