Pencarian Jodoh Sang CEO

Pencarian Jodoh Sang CEO
Villa 6


__ADS_3

Satu buah selang infus terpasang di tangan Alona. Wajahnya pucat, terbaring lemah di kamar milik Bobby dalam villa itu.


"Gimana keadaannya?" Arya menatap sang Dokter dengan raut cemas.


"Dosis dari obat bius yang masuk ke dalam tubuhnya tadi malam cukup banyak. Juga ada sedikit lebam di kepalanya. Tapi beruntung itu bukan hal serius! Gadis ini hanya perlu istirahat yang cukup. Untuk sementara, jangan biarkan dia beraktifitas apapun!"


"Bukan hal serius? Luka lebam anda bilang bukan hal serius?"


"Tenang dulu, Pak Arya! Baik akan saya jelaskan. Luka lebam itu akan membuat si penderita mengingat semua kejadian buruk yang menimpanya selama beberapa minggu terakhir! Tidak ada efek lain, hanya itu."


"Lalu, apa ada masalah lain?"


"Tidak ada! Hanya masalah imunnya juga perlu distabilkan. Jika tubuhnya mampu melawan efek cairan dari bius itu, maka akan lebih cepat pulih! Untuk resep obat juga sudah saya serahkan pada para perawat anda!"


"Benar begitu? Jadi, apa Alona akan baik-baik saja?"


"Ya! Cukup menjaga makannya dengan baik dan teratur. Sekitar satu atau dua hari gadis itu akan pulih."


"Oke! Kalau begitu, terima kasih sudah membantuku, Will! Aku tak tahu apa yang akan terjadi pada gadis itu jika terlambat mendapat pertolongan darimu!"


"Tidak perlu berterima kasih, Pak Arya. Saya senang bisa membantu Pak Arya! Tapi kalau boleh saya tau, sebenarnya siapa gadis itu? Kelihatannya dia bukan dari keluarga kalangan elit! Tapi mengapa Tuan Muda ini mengistimewakannya.


"Ahahahha!" Arya tertawa getir. "Dia cuma karyawan saya!"

__ADS_1


"Oh begitu! Saya tak menyangka, ternyata Pak Arya ini sangat bermurah hati ya! Bahkan anda sendiri yang terjun menyelamatkannya. Untung saja anda cepat. Kalau tidak, ada kemungkinan gadis itu kehilangan nyawa saat terjatuh di air."


Arya kembali tertawa getir. Tak lagi menyahut ucapan dokter itu.


******


"Alona! Alona! Selalu aja Alona!" gerutu Jesica sepanjang jalan.


"Kenapa sih, semua cuma melihat ke arah tuh anak aja? Emang gue gak kelihatan apa?! Gak Bima atau pun Bobby! Sama aja! Sama-sama bodoh! Sudah jelas gue lebih cantik, lebih cerdas, malah memilih wanita bodoh seperti Alona! Aggghhh!"


Wanita itu pulang sendiri. Tak peduli dengan Arya yang sebelumnya  berjanji akan mengantarnya. Karena yang ia tahu, pada akhirnya pria itu juga hanya akan mengorder ojek untuknya.


Beberapa saat lalu, puluhan mobil mewah berwarna hitam memadati jalan sempit itu. Melintas dengan beriringan, hal yang berhasil mengagetkan Jesica saat tiba-tiba mobil terdepan membunyikan klakson di hadapannya.


Kembalinya puluhan mobil itu dengan mendadak juga membuat Jesica bergidik.


"Aneh!" gumamnya.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Hal itu membuat Jesica bertanya-tanya. Tapi, kembali ditepisnya rasa penasaran itu. Karena dianggap tak ada hubungan dengannya.


*****


"Arya?" Bobby menerobos masuk begitu para medis itu sudah tak lagi berpijak di kamar Arya. "Sebenarnya apa yang terjadi sama loe? Kenapa loe tiba-tiba peduli sama anak ini?"

__ADS_1


"Apa urusannya sama loe? Lu sendiri? Kenapa lu peduli sama dia?"


"Oh jelas! Karena gue pacarnya!"


"Pacar?" Arya terdiam sejenak.


"Iya! Bukannya lu sendiri yang ngucapin selamat sama gue tadi pagi? Kenapa sekarang lu jadi begini? Apa mungkin lu juga suka sama Alona?!"


Deg!


Arya berusaha menahan saliva. "Gue? Suka? Hahahah! Ya jelas gak lah! Gue .. cuma ...."


"Cuma apa?"


Arya terdiam tak menyahut. Memang aneh jika tiba-tiba dia peduli pada gadis itu. Jika mengungkapkan perasaan pun rasanya sudah tak mungkin. Sebab, Bobby selangkah lebih cepat darinya.


"Mending lu urus Jesica. Bukannya lu naksir dia? Kemarin dia terus menempel ke gue, tapi dengan gue jadi pacarnya Alona akan mudah bagi gue buat menghindari dia!"


Arya tak menjawab. Hanya menatapnya lekat.


Tap! Tap!


Mendadak ia beranjak dari kamar Bobby.

__ADS_1


Maaf ya, author up pendek dulu. Next masih belum bisa di tentukan kapan upnya, yang pasti diusahakan secepatnya. Follow author, klik tombol favorit untuk mendapat notifikasi setiap update. Terima kasih 😘


__ADS_2