Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 99


__ADS_3

99


Ustadz Hafizh bingung harus bilang apa pada mertuanya tentang keadaan Khadijah yang semalam Drop karena ditinggal pergi oleh Ustadz Hafizh.


"Gimana keadaan Khadijah..??


Tanya Kyai Abdullah.


" Maaf bah semalam Khadijah Drop dan Harus Dioksigen karena nafasnya nggak stabil."ucap Ustadz Hafizh gemetar dan wajah kemerahan karena takut mertuanya marah padanya.


"Kenapa bisa begitu, bukan nya Khadijah baik baik saja sesudah dioperasi..?? Tanya lagi Kyai Abdullah.


" Iya bah..


"Terus kata dokter gimana.??


" Kata dokter Khadijah terlalu banyak pikiran. "Saut Ustadz Hafizh.


" Pikiran apa.??


Apa kamu menyakiti nya putri ku nak Hafizh.??


"Maafin Hafizh bah, mungkin semua ini salah Hafizh."


"Maksud nak Hafizh apa.??

__ADS_1


" Kemarin Hafizh ninggalin Khadijah untuk bertemu dengan syifa, dan itu semua atas ijin Khadijah bah.. Maafkan Hafizh bah.."ucap Ustadz Hafizh tanpa menatap wajah mertuanya.


"Astaghfirullah hal adzim.. Kok bisa kamu seperti itu, Abah nggak nyangka kamu tega ninggalin Khadijah sendiri disaat kondisi Khadijah baru selesai operasi, Khadijah itu belum sembuh dia masih dalam keadaan luka dalam, dan ditambah sama kamu yang menyakitinya Ya Allah..."ucap Kyai Abdullah penuh dengan kekecewaan.


Ustadz Hafizh terdiam dengan perasaan bersalah nya, sedangkan Kyai Abdullah lemas tak berdaya mendengar kondisi putri nya yang semakin parah setelah dioperasi.


Dan tak lama Khadijah sadar dari pingsannya, Ustadz Hafizh bahagia sekali saat melihat Khadijah mengucapkan sesuatu tapi tak terdengar mengucapkan apa..


Kyai Abdullah masih dengan amarahnya pada menantu nya, terlihat dari raut wajahnya yang mulai mengerutkan jidat nya.


Dan Ustadz Hafizh langsung memanggil dokter sambil berlari menuju ruangan dokter.


"Dokter.. Dokter.. " Panggil Ustadz Hafizh dengan tergesa-gesa


"Iya ada apa pak..


Ucap Ustadz Hafizh sambil menghela nafas.


"Oh ya sudah mari pak.." Ucap dokter itu.


Tapi sesampainya di kamar Khadijah,


Kyai Abdullah mulai memanggil nama putri nya sambil menangisinya.


"Sayang putri ku.. Bangun nak.. Kenapa kamu jadi begini..ini Abah sama Muhammad putra mu nak.." Ucap Kyai Abdullah sambil mengelus elus kepala Khadijah yang semakin parah kondisi nya

__ADS_1


Khadijah bernafas secara perlahan, oksigen yang dipasang dihidungnya seperti tak berfungsi, Khadijah terus menyebut nama putra nya.


Dokter pun terkejut dengan kondisi Khadijah yang tiba-tiba tidak stabil kondisi nya, lalu dokter memeriksa nya.


"Apa yang terjadi pada putri saya dok.??


Tanya Kyai Abdullah dengan deraian air mata yang tak henti henti mengalir di pipi nya.


Dokter tidak menjawab apa apa, dokter terus berupaya menyelamatkan nyawa Khadijah yang sudah mulai menarik nafasnya secara perlahan.


Lalu Ustadz Hafizh mendekati istrinya tanpa menghiraukan larangan dokter dan suster.


"Sayang dinda kamu kenapa??


Coba lihat putra kita menunggu kesembuhan mu sayang, ayo buka mata kamu, maafkan suami mu ini..." Ucap Ustadz Hafizh dengan linangan air mata.


Lalu Khadijah mencoba mengangkat tangannya dan menunjuk pada putra nya.


Sambil mengucapkan sesuatu secara tertatih.


"Abah.. Abi.. Maafkan Khadijah karena sudah membuat kalian semua khawatir, Khadijah titip Muhammad,


Abi tolong jaga putra kita dan berterima kasihlah pada Aisyah yang sudah menjaga putra kita dengan baik, Abi Aisyah adalah saudara ku yang paling baik, dinda titip Aisyah juga pada Abi..


Ucap Khadijah dengan suara perlahan sambil menarik nafasnya yang mulai tidak stabil.

__ADS_1


"Putriku kenapa kamu bilang seperti itu, Khadijah kamu pasti sembuh, jangan tinggalkan Abah, ya Allah... Apa yang terjadi pada putri ku.


__ADS_2