
84
Dan disaat lagi makan Ustadz Hafizh teringat pada Syifa yang sedang sakit dirumah.
"Syifa gimana keadaan nya, mau nelpon tapi nggak enak ada Abah, tapi kalau nggak ditelpon kepikiran. " Gumam hati Ustadz Hafizh memikirkan istri keduanya.
Dan tak lama kemudian Ustadz Hafizh ijin pergi ke toilet pada Khadijah.
"Sayang Abi ke toilet dulu ya sebentar."
Ucap Ustadz Hafizh pada istrinya.
"Ya bi.." Jawab Khadijah.
Dan Ustadz Hafizh pun pergi ke toilet untuk menelpon Syifa.
"Assalamu'alaikum Syifa.. " Ucap Ustadz Hafizh.
"Waalaikumsalam mas.." Jawab Syifa lemas.
"Syifa bagaimana keadaan mu.??
" Nggak udah mendingan kok mas.."jawab Syifa sambil batuk batuk.
"Syifa pasti belum minum obatnya ya..??
Tanya Ustadz Hafizh Khawatir.
" Sudah.. Jawab Syifa.
"Oh ya mas bagaimana keadaan mbak Khadijah..??
__ADS_1
Tanya Syifa dengan suara serak.
" Mas masih ada dirumah makan depan rumah sakit belum masuk ke rumah sakit soalnya Abah masih pengen makan bersama Khadijah."jawab Ustadz Hafizh pelan.
"Ooh.. " Jawab Syifa dengan nada cemburu.
"Syifa nggak usah mikir yang macem macem dulu, mas cuma makan sebentar dan kalau sudah selesai nganterin Khadijah masuk rumah sakit nanti mas Insya Allah diusahakan bisa pulang, Syifa istirahat dulu ya mas tutup telpon nya.." Ucap Ustadz Hafizh dan langsung mematikan telpon nya tanpa mengucapkan salam.
Syifa hanya diam pasrah berbaring dirumah nya menunggu giliran untuk diperhatikan suaminya.
Dan Ustadz Hafizh pun kembali kemeja makan. Dan Kyai Abdullah memandang Ustadz Hafizh dengan penuh kemarahan karena terlalu lama didalam toilet.
"Hafizh kok lama..??
Tanya Kyai Abdullah.
" Ya bah antri.."jawab Ustadz Hafizh sambil menundukkan kepalanya.
Dan setelah makan Mereka semua kembali menuju rumah sakit.
Dan sesampainya dirumah sakit Ustadz Hafizh langsung menuju keruangan dokter yang sudah biasa menangani Khadijah.
Tok.. Tok..
"Assalamu'alaikum" Ucap Ustadz Hafizh dan yang lainnya.
"Waalaikumsalam.. Jawab suster itu sambil membuka pintu ruangan dokter itu.
" Ooh Khadijah.. Mari silahkan masuk dokter sudah menunggu."jawab suster itu.
Dan setelah masuk Khadijah langsung diperiksa oleh dokter karena waktu itu sudah malam.
__ADS_1
"Kalau begitu langsung siapkan kamar untuk ibu Khadijah.." Suruh dokter itu pada suster.
"Bagaimana kondisi istri saya dok..?? Tanya Ustadz Hafizh khawatir.
" Istri bapak ini harus cepat ditangani karena kondisi nya sudah lemah sekali, kenapa lama dibawa kesini nya, bukannya saya sudah menelpon sejak tadi pagi, ini hampir jam lima sore.."sontak dokter itu dengan nada marah.
"Maaf dok.. " Ucap Ustadz Hafizh tak bisa menjawab apa apa lagi, karena takut mertuanya tersinggung.
Kyai Abdullah hanya melihat tanpa berkomentar karena sudah tahu dirinya salah membawa Khadijah ketempat makan.
Dan Khadijah langsung dibawa ke ruang perawatan dengan menggunakan kursi roda.
Sesampainya dikamar Khadijah langsung memuntahkan makanan yang dimakannya tadi, dan Kyai Abdullah bersama Ustadz Hafizh sama sama panik karena Khadijah tak berhenti muntah muntah sampai dokter kewalahan.
"Dikasih makan apa tadi kok sampai kayak gini.?? Tanya dokter dengan nada tinggi.
" Maaf dok istri saya cuma makan sefod sedikit.."jawab Ustadz Hafizh.
"Ya bagi orang sembuh sedikit nggak apa apa, tapi kondisi pasien ini masih lemah dan belum bisa menerima makanan yang kasar dulu.." Bentak dokter itu.
Dan dokter langsung menyuntikkan penenang kepada Khadijah, agar Khadijah berhenti muntah muntah.
Dan setelah Khadijah tidur dokter keluar kamar Khadijah.
"Maaf Pak bukan maksud saya untuk marah marah pada bapak bapak, tapi saya hanya khawatir dengan keadaan pasien.." Ucap dokter itu.
"Ya nggak apa apa dok saya mengerti." jawab Ustadz Hafizh.
"Kalau begitu ibu Khadijah nya jangan diganggu dulu ya sampai dia ter bangun sendiri." Ucap dokter itu.
"Baik dok.. " Ucap Ustadz Hafizh dan Kyai Abdullah.
__ADS_1