Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 92


__ADS_3

92


Dan telpon Ustadz Hafizh belum juga diangkat sama Aisyah, sampai Ustadz Hafizh mencoba untuk yang ketiga kalinya baru diangkat.


"Halo assalamu'alaikum bah.." Ucap Aisyah pura pura sebagai Muhammad.


"Waalaikumsalam putra Abah..


Muhammad lagi apa.??


" Lagi main bah."


"Muhammad sudah makan belom..??


" Sudah bah.. Jawab Aisyah menggantikan Muhammad.


"Oh syah.. Gimana Muhammad nggak rewel.?? Tanya Khadijah sambil melambaikan tangannya pada putra nya.


" Mbak nggak usah khawatir, Muhammad anak yang pinter, dia nggak pernah rewel mbak, ya biasa kalau cuma nangis sebentar namanya juga anak anak.."jawab Aisyah.


"Alhamdulillah.. Makasih ya Aisyah kamu sudah menjaga Putra ku dengan baik."


"Sama sama mbak, oh iya katanya mbak malam ini dioperasi ya..??


" Iya syah.. Do'ain ya semoga berjalan dengan lancar operasi nya."ucap Khadijah meneteskan air mata.

__ADS_1


"Amin amin amin mbak..insya Allah mbak akan cepat sembuh,


Umi yang kuat ya, Muhammad selalu mendoakan umi disini dada umi cepet pulang.." Ucap Aisyah mewakili Muhammad.


"Ya sudah Aisyah assalamu'alaikum.."


"Waalaikumsalam mbak.. Jawab Aisyah dan mematikan ponselnya.


Dan tak lama kemudian datang lah dokter dengan suster membawa brankar untuk membawa Khadijah ke ruang operasi, Khadijah keliatan pucat walaupun hati nya ikhlas menerima semua cobaan itu tapi namanya manusia biasa pasti ada rasa takut dan khawatir.


Ustadz Hafizh memegang tangan Khadijah dengan eratnya sampai menuju ruang operasi.


Sesampainya didepan ruang operasi Ustadz Hafizh tak sengaja meneteskan air mata nya karena tak sanggup melihat istri nya masuk ke ruang operasi.


Dan suster mulai menutup pintu ruang operasi itu dan lampu merah didepan kamar operasi mulai dinyalakan tanda operasi akan segera dimulai.


Saat itu jam menunjukkan jam 9 malam, Ustadz Hafizh mulai gelisah dan tak tenang tapi tak lupa Ustadz Hafizh melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran untuk istri tercinta nya agar operasi berjalan dengan lancar.


Dak tak lama Kyai Abdullah datang dengan saudara saudara nya untuk menunggu Khadijah selesai dioperasi.


"Hafizh gimana.?? Tanya Kyai Abdullah pada menantunya.


" Khadijah sudah mulai dioperasi bah.. "Jawab Ustadz Hafizh dengan suara gemetar saking khawatir nya menunggu istrinya di operasi.


" Ya Allah mudahkan lah operasi Putri ku, semoga engkau selalu menjaga putri ku dari hal hal buruk Aminnn."ucap doa Kyai Abdullah.

__ADS_1


Saat itu Kyai Abdullah memimpin doa bersama untuk kelancaran operasi Khadijah.


Jam sudah menunjukkan jam dua belas malam tapi operasi nya belum juga selesai, Ustadz Hafizh terus berdoa dan berzikir tanpa henti.


Dan Ustadz Hafizh meminta ijin pada mertua nya untuk pergi ke masjid.


"Bah Hafizh minta ijin untuk ke masjid, untuk sholat malam." Ucap Ustadz Hafizh pada mertuanya.


"Kalau begitu bagaimana kalau kita semua sholat berjamaah.??


" Ooh ya lebih baik kita dimesjid dan yang perempuan menunggu kabar dari Khadijah."ucap salah satu kerabat dari Kyai Abdullah.


Dan semua nya setuju.dan mereka semua menunggu dimesjid sambil sholat malam.


Dan tak terasa jam dua dini hari selesai lah operasi Khadijah, lalu seorang bibi dari Khadijah berlari menuju mesjid untuk memberi tahu kalau operasi Khadijah sudah selesai.


"Bang bang Abdullah.. Panggil adek dari Kyai Abdullah.


" Iya ada apa.?? Sontak Kyai Abdullah kaget.


"Khadijah sudah selesai dioperasi dan sekarang sudah dipindahkan diruang rawat." Ucap bibi nya Khadijah tanpa bernafas.


"Alhamdulillah.. " Ucap semua kerabat Kyai Abdullah dan berdiri dari tempat duduk nya.


Kyai Abdullah bersujud dan bersyukur atas kelancaran operasi putri nya.

__ADS_1


__ADS_2