Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 49


__ADS_3

Ustadz Hafizh terdiam kaget dengan ucapan Ustadz Habibi yang tiba-tiba menyuruh dirinya menikahi putrinya.


"Bagaimana mungkin aku menikahi Syifa sedang kan aku sudah punya istri dan aku sangat mencintai Khadijah tidak mungkin aku menyakiti nya, ya Allah apa yang harus aku lakukan, tapi aku juga tidak mungkin menolak permintaan guru yang begitu berjasa buat hidupku, ya Allah sekarang aku dalam masalah yang sangat rumit, pada siapa aku harus mengadu selain pada mu ya Allah,


Ya Allah tolong beri petunjuk mu apa yang harus aku lakukan."ucap Ustadz Hafizh dalam hatinya.


Dan setelah berbicara dengan Ustadz Habibi, Ustadz Hafizh berpamitan untuk pulang karena sudah malam.


Dan dalam perjalanan Ustadz Hafizh hanya diam termenung sambil menyetir sampai tak keliatan mau menabrak pejalan kaki, tapi dengan sigap Khadijah menepuk pundak Ustadz Hafizh dan akhirnya bisa mengerem dadakan.


"Ya Allah Bi, ada org didepan, Abi kenapa kok nggak fokus, apa yang Abi pikirin." Ucap Khadijah dengan suara gemeteran.


"Ya Allah sayang maafin Abi, Abi nggak fokus."tutur Ustadz Hafizh.


Dan setelah melihat orang didepan nggak apa apa, Ustadz Hafizh melanjutkan perjalanannya.


Sesampainya dirumah Ustadz Hafizh berdiam diri karena masih teringat dengan Ucapan Ustadz Habibi yang menyuruhnya untuk menikahi putrinya yaitu Syifa.

__ADS_1


Khadijah heran pada suaminya karena semenjak datang dari rumah sakit banyak melamun dan hanya diam tidak seperti biasanya.


Lalu Khadijah mendekati suaminya yang sedang duduk di teras rumah.


"Bi... Ada apa kok kayaknya ada yang dipikirin sama Abi semenjak dari rumah sakit." Ucap Khadijah sambil memegang tangan suaminya.


Ustadz Hafizh diam tanpa menjawab pertanyaan Khadijah, karena Ustadz Hafizh masih berpikir apa yang harus dia katakan pada istrinya, Ustadz Hafizh tak tega kalau harus jujur pada istrinya, apa lagi istrinya sedang hamil muda.


"Ngga ada sayang.. Abi cuma capek mungkin butuh refresing." Jawab Ustadz Hafizh sambil mengelus kepala Khadijah.


Lalu Ustadz Hafizh menyuruh Khadijah untuk masuk karena sudah malam sedang kan Ustadz Hafizh punya pikiran untuk menemui Ustadz Ali untuk menceritakan masalahnya.


" Memangnya Abi ada perlu apa??


"Ada dehh... Nggak sayang Abi bercanda, Abi kan udah lama nggak cerita cerita sama Ustadz Ali biasalah laki laki hehe.." Ucap Ustadz Hafizh.


"Ya udah sana Bi, tapi jangan malam malam ya Bi.."

__ADS_1


"Ya sayang.!!


Dan Ustadz Hafizh langsung pergi ke pondok Ustadz Ali dan ternyata di pondok masih ramai karena para santri baru selesai belajar.


" Assalamu'alaikum.."ucap Ustadz Hafizh


"Waalaikumsalam Ustadz.."jawab Ustadz Ali dan para santri.


Dan semua santri bersalaman pada Ustadz Hafizh.


Semua Ustadz saat itu berkumpul di Aula pondok untuk cerita cerita bersama Ustadz Hafizh.


Dan setelah beberapa saat Ustadz Hafizh berpamitan pada Ustadz yang lain untuk berbicara berdua bersama Ustadz Ali, dan mereka semua dengan penuh pengertian langsung pergi kekamar masing-masing.


" Ada apa Ustadz kok kayak nya serius sekali, apa ini ada kaitannya dengan pesantren?? Tanya Ustadz Ali penasaran.


"Sebenarnya saya kesini ada sedikit masalah, dan saya nggak tau harus bercerita pada siapa??

__ADS_1


Mau cerita sama istri ku ini ada kaitannya sama Khadijah, jadi saya kesini, mungkin Ustadz Ali punya solusinya yang tepat buat saya. Ucap Ustadz Hafizh dengan wajah penuh dengan dilema


__ADS_2