
"Insya Allah saya akan jaga Amanah dari dari Ustadz Hafizh"
Ucap Ustadz Ali yang sedang berdiri didepan teras untuk melihat kepergian Ustadz Hafizh ke pesantren Roudlotul Jannah.
"Dinda Abi berangkat dulu ya, Hati-hati dirumah." Ucap Ustadz Hafizh dan mencium kening Khadijah.
"Ya Bi, Abi hati hati juga dijalan, jangan lupa kabarin dinda kalau udah nyampek."
"Ya sayang." Ucap Ustadz Hafizh sambil melepas tangan Khadijah dari geenggaman Ustadz Hafizh.
Dan Ustadz Hafizh membuka pintu mobil dan masuk kedalam nya. Ustadz Hafizh melambaykan tangannya pada Khadijah, dan Khadijah pun melambaikan tangannya juga, lalu Khadijah masuk kedalam rumah setelah Ustadz Hafizh tidak terlihat lagi.
Disitu Khadijah ditemenin sama Aisyah tapi Khadijah terdiam duduk disofa, melamunin kepergian suaminya, tapi tak berapa lama melamun bunyi hendpon berbunyi dan Khadijah lanjut mengangkatnya.
"Assalamu'alaikum Bi, Abi sudah sampai mana kok udah telfon." Ucap Khadijah tanpa melihat pada hendpon nya siapa yang menelfon nya.
Ternyata yang menelfon nya adalah Abahnya, Abahnya pun terkejut dengan omongan Khadijah yang mengucapkan sudah sampai mana pada suaminya.
__ADS_1
"Waalaikumsalam sayang ini Abah bukan Abi, memangnya
suamimu pergi kemana sayang."
"Heemm maaf ya Bah, Khadijah nggak ngomong dulu sama Abah kalau, kalau Ustadz Hafizh pergi menjadi juri dipesantren Roudlotul Jannah." Ucap Khadijah yang perasaan masih kaget dengan suara Abahnya yang tiba-tiba menelfon.
"Tapi gimana dengan kamu sayang, terus kamu sama siapa dirumah?? Tannya Kyai Abdullah dengan suara penuh rasa khawatir karena Khadijah tidak pernah ditinggal sendiri dirumah.
" Abah nggak usah khawatir ada Aisyah yang nemenin Khadijah dirumah, gimana kabarnya Abah disana??
Tanya Khadijah pada Abahnya.
" Alhamdulillah Bah, santri semua nya baik, dan Ustadz Ali yang dikasih kepercayaan oleh Ustadz Hafizh untuk menjaga santri."jawab Khadijah.
"Abah udah selesai ibadah Umrohnya??
" Ya sayang udah selesai, sekarang Abah dirumah teman Abah."jawab Kyai Abdullah.
__ADS_1
Dan setelah menelfon dengan Abahnya Khadijah langsung masuk kamar yang sebelumnya sudah mengambil wudhu dan langsung sholat dzuhur karena sudah tiba waktu shalat dzuhur,dan setelah itu Khadijah langsung berdoa buat suaminya yang dalam perjalanan.
"Ya Allah ya Tuhanku, hamba memohon kepada mu, lindungi lah suamiku yang sedang ada dalam perjalanan, jauhkanlah dari segala mara bahaya, dan hamba hanya berserah diri kepada-Mu ya Allah. Amin amin amin.
Dan Khadijah langsung mengaji dengan suaranya yang sangat merdu tapi tak lama saat mengaji terdengar lagi suara hendpon berbunyi.
"Siapa ya yang nelpon lagi, apa Abah nelfon lagi," Gumamnya dalam hati Khadijah.
Tapi setelah dilihat ternyata Ustadz Hafizh yang menelfon.
"Halo Assalamu'alaikum Bi, Abi udah nyampek, gimana perjalanan nya Bi, nggak macet." Ucap Khadijah tanpa bernafas yang bertanya pada suaminya karena saking senengnya ditelfon sama suaminya.
"Sayang ku bidadari ku permaisuri ku, pelan pelan ngomong nya tar keselek siapa yang mau ngasih minum Abi kan jauh, coba satu persatu pertanyaannya."
Ucap Ustadz Hafizh menggoda istrinya.
"Ya maafin dinda Bi, hehe Dinda terlalu semangat ngomongnya, ya udah jawab pertanyaan dinda satu satu Bi," Ucap Khadijah pelan.
__ADS_1
"Ya sayang Abi baru nyampek langsung nelfon dinda, Alhamdulillah dijalan nggak macet makanya Abi cepet nyampek nya." Jawab Ustadz Hafizh dengan penuh kesabaran menjawab pertanyaan istrinya.