Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 72


__ADS_3

72


Dan semuanya kaget dengan percakapan antara Kyai Abdullah dengan Ustadz Habibi.


"Abah kenapa ngomong kayak gitu sama Ustadz Habibi.??


" Biarin aja sayang nggak apa apa, biar dijemput sama Habibi,"jawab Kyai Abdullah.


Dan Syifa hanya diam dan melihat Kyai Abdullah dengan pandangan sinis.


"Huuhh apaan sih Abah nya Khadijah, aku mau nginep nggak mau pulang, biarin aja Abah jemput tapi aku tetep nggak mau pulang." Gumam batin Syifa kesel.


Dan setelah beberapa menit datang lah Ustadz Habibi untuk menjemput Syifa.


"Assalamu'alaikum.." Ucap Ustadz Habibi dari pintu depan.


"Waalaikumsalam" Jawab semua nya.


Syifa langsung berlari ke kamar karena takut dibawa pulang oleh Abah nya.


"Oh ya mana Syifa??


Tanya Ustadz Habibi sambil tengak tengok kanan kiri.


" Ohh putrimu, dia barusan lari ke kamar karena takut dibawa pulang sama kamu."jawab Kyai Abdullah.

__ADS_1


"Oh kalau begitu tolong tunjukin mana kamarnya??


Lalu Khadijah berdiri dan menunjukkan kamar Syifa.


" Ini Ustadz kamarnya."tunjuk Khadijah pada kamar nya Syifa.


"Sayang Syifa ini Abah buka pintu nya." Ucap Ustadz Habibi sambil mengetuk pintu kamar Syifa.


"Nggak bah.. Syifa nggak mau pulang."


"Iya tapi buka dulu pintu nya sayang, Abah mau ngomong." Ucap Ustadz Habibi.


Lalu Syifa membuka pintu kamar nya.


"Abah ngapain kesini, Syifa masih betah di sini."


"Nggak bah, Syifa mau pulang asal mas Hafizh ikut pulang Syifa dan nginep dirumah kita. "


"Ya nggak bisa gitu sayang, ini udah menjadi kesepakatan kita bersama."


Tapi Syifa masih nggak mau pulang walau Ustadz Habibi membujuk secara halus karena Syifa nggak bisa dikasarin sedikit karena sejak kecil sudah biasa dimanja dan dituruti kemauannya.


Tapi Ustadz Habibi nggak putus asa dia terus membujuk putrinya tapi akhirnya Khadijah kasian pada Ustadz Habibi yang terus membujuk putrinya agar pulang.


"Ustadz.. Biarin nggak apa apa Syifa nginep disini, lagian Syifa nggak ngerepotin kok.."

__ADS_1


"Beneran nak nggak apa apa kalau Syifa nginep di sini??


" Ya nggak apa Ustadz..


"Makasih banyak ya nak.. " Ucap Ustadz Habibi dengan perasaan lega karena Khadijah begitu baik pada putrinya, walaupun putrinya telah merusak kebahagiaan nya.


"Khadijah terbuat dari apa hati mu nak.. Kok sebaik itu.." Ucap Kyai Abdullah.


"Maaf ya kawan aku nggak bisa bawa putriku pulang." Ucap Ustadz Habibi senyum senyum.


"Heemm itu karena kebaikan putriku saja."


Dan Ustadz Habibi pulang dengan perasaan tak enak hati pada keluarga Kyai Abdullah.


Dan setelah waktunya tidur, Syifa meminta agar Ustadz Hafizh menemani nya dengan alasan takut, Ustadz Hafizh bingung harus berbuat apa karena bagaimana pun akan menyakiti perasaan Khadijah.


Dan Kyai Abdullah keluar dari kamar nya melihat keadaan antara Syifa dengan putrinya, karena Kyai Abdullah tau Syifa pasti minta ditemenin tidur pada Ustadz Hafizh.


"Kenapa kalian belum tidur?? Tanya Kyai Abdullah yang baru keluar dari kamarnya.


" Ya bah.. Kami sedang ngobrol."jawab Khadijah dengan raut wajah yang mulai satu karena ngantuk yang ditahannya.


Dan Kyai Abdullah berpikir untuk menelfon Aisyah untuk menemani Syifa tidur, tapi saat ditelfon ternyata Aisyah nggak bisa menemani Syifa karena harus menjaga santri baru.


"Abah biarin nggak apa apa, Abah tidur aja dulu kami belum ngantuk." Ucap Khadijah pada Abah nya karena takut Abah nya khawatir pada dirinya.

__ADS_1


"Beneran kamu belum ngantuk, tadi Abah nelfon Aisyah untuk tidur bersama Syifa, tapi Aisyah nggak bisa karena dia harus menemani santri yang baru masuk.


" Ya udah nggak apa apa bah..biar Syifa nanti tidur sama Khadijah, kasian Syifa pasti takut karena nggak biasa."ucap Khadijah.


__ADS_2