Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 88


__ADS_3

88


Dan tak lama kemudian pakde selesai mandi dan sholat.


Dan bersiap siap untuk pergi ke rumah sakit untuk menjenguk kedua menantunya.


Tapi sebelum berangkat ponsel bukde berbunyi kring... Kring..


"Ya assalamu'alaikum Hafizh..


" Waalaikumsalam bukde gimana udah dapet pinjaman nya bukde.. ??


Tanya Ustadz Hafizh gelisah karena takut nggak dapet pinjaman.


" Iya udah Hafizh, bukde pinjam sama adekmu Nayla."jawab bukde.


"Memang nya nayla mau memberi kan pinjaman sama Hafizh bukde.??


" Iya Hafizh, tapi gitu suruh cepet bayarnya."


*ya insya Allah bukde kalau Hafizh punya rejeki, Hafizh pasti langsung ganti.."


"Ya udah tutup dulu telpon nya bukde mau berangkat.."


"Nggak usah bukde biar Hafizh aja yang nyamperin bukde." Sontak Ustadz Hafizh karena takut ngerepotin bukde nya.


"Nggak apa apa Hafizh sekalian bukde mau liat keadaan istri istri kamu."

__ADS_1


"Oh ya udah bukde hati hati.." Ucap Ustadz Hafizh dengan hati yang lega.


Sedangkan keadaan dirumah sakit saat itu masih panas karena Ustadz Hafizh masih menunggu dokter keluar dari ruangan UGD.


Kyai Abdullah saat itu sangat marah karena Ustadz Hafizh belum juga datang menemui istrinya Khadijah.


"Assalamu'alaikum putri Abah..


Gimana keadaan mu nak.??


Tanya Kyai Abdullah pada Khadijah.


" Alhamdulilah bah.."jawab Khadijah dengan wajah nya yang sangat pucat.


"Oh ya nak semalam Abah pulang dulu untuk melihat keadaan dipesantren sekalian mau lihat putramu Muhammad takut rewel, tapi nggak usah khawatir Muhammad anak yang pinter, Aisyah menjaganya dengan baik sekali.."


Saat itu Khadijah merasakan kesakitan tapi ditahannya takut membuat Abahnya khawatir dengan keadaannya.


"Oh ya Khadijah, semalem Khadijah sadar jam berapa nak..??


" Insya Allah jam 3 bah, soalnya ada suster yang sedang mengganti infus Khadijah, dan Khadijah tadinya mau sholat maghrib tapi udah kelewat jadi Khadijah minta bantuan sama suster mengambil kan Khadijah air wudhu untuk sholat isak, memang nya kenapa bah.?


"Nggak apa apa sayang,


Oh ya nak Hafizh mana kok Abah nggak lihat.??


" Mungkin masih keluar bah ada urusan Khadijah nggak apa apa kok.."jawab Khadijah menutupi keberadaan suaminya, karena Khadijah tau Ustadz Hafizh pasti pulang menemui syifa.

__ADS_1


Kyai Abdullah semakin marah dan kesal karena sampai jam 10 pagi Ustadz Hafizh tak kunjung datang menemui Khadijah.


Sedangkan Ustadz Hafizh masih bingung sendiri dan takut untuk bertemu dengan Kyai Abdullah, karena Ustadz Hafizh sudah merasa kalau dirinya bersalah sudah meninggal kan Khadijah sendiri dengan waktu yang cukup lama.


Dan akhirnya dokter keluar dari ruang UGD dan Ustadz Hafizh langsung menanyakan keadaan istri nya.


"Dokter gimana keadaan istri saya.??


Tanya Ustadz Hafizh dengan wajah tegang.


" Istri bapak stress banyak pikiran dan asam lambung nya naik dan radang ditenggorokan nya makanya panasnya tinggi tapi sekarang nggak apa apa sudah mau dipindahkan ke ruang rawat, tapi tolong makannya diperhatikan dulu jangan makan yang kasar kasar dulu ya pak..jawab dokter itu.


"Iya makasih dok."


"Sekarang pasien sedang istirahat dulu biarkan jangan diganggu dulu biar tenang, ya sudah kalau begitu saya permisi" Ucap dokter.


"Makasih dok...ucap Ustadz Hafizh sedikit lega dengan keadaan istri keduanya.


Dan setelah syifa dipindahkan ke ruang rawat Ustadz Hafizh berpamitan pada mertuanya untuk pergi menemui Khadijah.


" Bah, maaf ya tapi Hafizh harus pergi menemui Khadijah.."ucap Ustadz Hafizh sambil menundukkan kepalanya.


"Ya nak ya nak pergi lah Khadijah pasti sudah menunggu mu dari tadi, kalau syifa ada Abah dan umi yang nemenin kamu nggak usah khawatir." Ucap Ustadz Habibi tanpa keberatan sama sekali.


"Ya udah Abah umi, Hafizh pergi dulu


Assalamu'alaikum."

__ADS_1


"Waalaikumsalam nak.." Jawab Ustadz Habibi dan istrinya.


__ADS_2