
Dan Khadijah yang masih malu untuk memejamkan matanya hanya diam memegangi selimut nya.
"Tidurlah permaisuri ku biar besok bangun dengan segar." Ucap Ustadz Hafizh pada istrinya.
Tapi walaupun ngantuk sekali Khadijah nggak bisa tidur karena masih punya kewajiban untuk melayani suaminya.
Tapi Ustadz Hafizh yang sangat pengertian terus menyuruh istrinya Untuk tidur.
"Tidurlah Istriku tidak apa apa, aku tau dinda pasti capek sekali." Ucap Ustadz Hafizh pada istrinya.
Tapi Khadijah tahu sebelah melaksanakan kewajiban nya dia belum bisa tidur dengan nyenyak.
Khadijah hanya diam disamping Ustadz Hafizh tanpa mengatakan sekata patah pun.
Dan karna tidak bisa tidur Ustadz Hafizh bertanya sambil ngegombalin Khadijah.
"Hemm kapan pertama kali dinda ngliat Abi, pasti pas pertama ngeliat Abi
langsung suka sama Abi ya??"
Ucap Ustadz Hafizh senyum senyum.
"Insya Allah kalau nggak salah pas waktu
Abi nyari Abah."jawab Khadijah dengan suara lembut nya.
Karna saking capek nya tak terasa Khadijah ketiduran disamping Ustadz Hafizh.
Ustadz Hafizh terus memandang Khadijah yang sedang ketiduran.
__ADS_1
" Heemm begitu cantik nya permaisuri ku kenapa tidur sayang kita belum melakukan kewajiban kita sebagai suami dan istri" Gumamnya dalam hati Ustadz Hafizh.
Ustadz Hafizh yang tidak bisa tidur hanya bolak balik diatas kasur sambil memandangi istrinya.
Malam itu sudah menunjukkan jam 1 malam karna nggak bisa tidur akhirnya Ustadz Hafizh mengambil wudhu dan shalat Malam.
Tepat jam 2 malam Khadijah terbangun karena mau ke kamar mandi, dan kaget karena disebelah tempat tidur nya ada laki-laki yang sedang mengaji tapi suaranya kecil sekali karena takut Khadijah terbangun.
"Astaghfirullah" ucap Khadijah sambil mengusap usap dadanya karna belum terbiasa ada laki-laki didalam kamar nya.
"Kenapa sayang maaf ya suara Abi membangunkan Dinda tidur ya??
Ucap Ustadz Hafizh sambil beranjak dari tempat duduk nya karna kaget juga mendengar Khadijah sedikit berteriak.
" Nggak apa apa cuma kaget aja ngeliat Abi."jawab Khadijah pelan.
"Ya biasa dinda sayang ini kan malam pertama Abi masuk ke kamar dinda pasti dinda kaget, tapi kenapa dinda bangun??
" Heemm pengen ke kamar mandi."ucap Khadijah sambil membuka selimut nya.
"Oh ya udah Abi anterin ya." Ucap Ustadz Hafizh pada Khadijah.
"Nggak usa Bi, dinda sendiri aja."
Jawab Khadijah sambil membuka pintu kamar.
"Emang nggak takut din??
Ujar Ustadz Hafizh bertanya.
__ADS_1
" Takut sama siapa Bi?? Khadijah balik bertanya.
"Takut sama Abi hehehe."
Jawab Ustadz Hafizh bercanda
"Ya udah Dinda ke kamar mandi dulu ya."
Ucap Khadijah pelan.
"Ya Abi tunggu dikamar ok!! Ucap Ustadz Hafizh tersenyum.
Dan Khadijah pergi kekamar mandi sedangkan Ustadz Hafizh menunggu dikamar sedang membayangkan istrinya yang cantik seperti bidadari.
Dan tak lama kemudian Khadijah datang dari kamar mandi mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum." Ucap Khadijah sambil membuka pintu kamar.
"Waalaikumsalam." Jawab Ustadz Hafizh sambil tersenyum.
Lalu Khadijah naik keatas ranjang dengan perasaan takut, malu dan deg degan.
Lalu Ustadz Hafizh yang sudah menunggu diatas ranjang diam melihat Istrinya yang terlihat sangat malu saat mau disentuh.
"Dinda istri ku sayang sekarang malam pertama kita, dinda pasti tahu kewajiban dinda sebagai seorang istri." Ucap Ustadz Hafizh dengan suara pelan.
Tangan Khadijah mulai kedinginan seperti es yang sudah membeku mendengar ucapan Ustadz Hafizh.
Khadijah hanya diam tanpa menjawab. Lalu Ustadz Hafizh memegang tangan Khadijah yang begitu lembut dan halus.
__ADS_1
"Jangan takut sayang, Abi tidak mau ngapain ngapain hanya mau memegang tangan dinda biar nggak kedinginan." Ucap Ustadz Hafizh bisik bisik.