Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 62


__ADS_3

Setelah dimatiin hpnya Ustadz Hafizh masih terdiam teringat pada Khadijah karena biasanya kalau menjelang subuh biasa Sholat berjamaah.


Sedangkan Syifa yang pura-pura masih tidur ternyata mendengarkan percakapan Ustadz Hafizh dan Khadijah.


"Huuhh kesel sekali masak malam pertama masih ingat sama istri tua kan harusnya seneng seneng sama aku."


Ustadz Hafizh yang masih mengira Syifa belum bangun langsung pergi ke masjid tanpa berpamitan.


Dan setelah sholat shubuh Ustadz Hafizh tak langsung kembali kekamar Syifa tapi masih mendengarkan tausiah dari seorang Ustadz dimesjid itu.


Syifa yang sudah menunggu lama mulai marah pada dirinya sendiri, dan memanggil suster untuk membantunya ke kamar mandi, tapi lama berselang Ustadz Hafizh datang, dan sudah melihat Syifa dikamar mandi bersama suster.


"Syifa kamu sudah bangun??


" Ya mas.. Aku dari tadi nungguin kamu tapi kamu nggak datang datang terpaksa aku panggil suster karena sudah kebelet pengen kekamar mandi."ucap ketus Syifa.


"Ya maafin aku, tadi aku kemesjid sholat tapi nggak bangunin kamu soalnya kamu lagi tidur nyenyak sekali."


"Huhu nyenyak apaan dari semalam aku nggak bisa tidur, memimpikan indahnya malam pertama ya walaupun aku lagi sakit tapi kan aku bisa karena belum dicoba aja."ngudumel dalam hati Syifa.


Dan Syifa pun menyuruh suster itu keluar dan meminta bantuan pada Ustadz Hafizh untuk menggendong nya ketempat tidur.


" Mas.. Bantuin Syifa, Syifa nggak bisa jalan sendiri."


"Ya..


Lalu Ustadz Hafizh masuk kekamar mandi dan melihat Syifa hanya berpakaian dalaman saja, karena ingin membuat Ustadz Hafizh tergoda pada tubuh nya.


" Syifa mana bajumu, nanti kamu masuk angin??


"Ada ini mas.. Tapi basah..


Lalu Ustadz Hafizh mengambilkan handuk dan memakaikan bajunya.


Setelah memakai baju Syifa tak mau berjalan tapi minta digendong oleh Ustadz Hafizh, tapi Ustadz Hafizh enggan menggendongnya, tapi menuntun nya sampai ketempat tidur.


Setelah menyuapi Syifa Ustadz Hafizh berpamitan untuk pulang karena jadwal nya untuk ngajar, tapi Syifa melarang nya karena alasan Syifa tak mau ditinggal sendiri.


Setelah beberapa menit ibunya Syifa datang dan Ustadz Hafizh langsung berpamitan. Dan Syifa hanya diam tak berkutik.


"Assalamu'alaikum sayang.."


"Waalaikumsalam, Abi sudah pulang??


" Kalau bukan suamimu terus siapa yang berdiri ini masak bayang bayang."


"Hhmmm Abi ini bercanda terus."


Dan Ustadz Hafizh langsung memeluk Khadijah yang sedang memasak didapur.


"Abi.. Dinda bau belum mandi jangan dipeluk ahh.."


"Mana nggak bau apa apa, cuma bau bawang aja.!!


" Dinda.. Abi kangen,"


"Ya sama bi.. Karena ini masih awal Abi menikah nanti juga terbiasa."

__ADS_1


"Din... Udah masaknya ah..


" Tar lagi ya bi.. Tanggung."


Tapi Ustadz Hafizh langsung mematikan kompornya dan menggendong Khadijah masuk kedalam kamar.


"Bi.. Ini masih pagi nanti ada orang nyariin dinda gimna??


" Hiu siapa yang mau nyari dinda."


Tapi tak lama masuk kamar dan Ustadz Hafizh mulai menciumi Khadijah tiba-tiba Aisyah manggil manggil.


"Mbak.. Mbak.." Cari Aisyah kesana dan kemari.


Tapi Ustadz Hafizh tak membuat Khadijah menjawab panggilan Aisyah,


Ustadz Hafizh membungkam mulut Khadijah karena takut bersuara.


"Sayang udah diam biarin Aisyah tar juga diam sendiri." Ucap Ustadz Hafizh ditelinga Khadijah bisik bisik.


"Tapi bi.. Kasian Aisyah nyariin dinda, dinda udah janjian mau sarapan bareng"


"Udah nggak usah hiraukan Aisyah.."


Dan Khadijah pun diam melanjutkan kebersamaan nya bersama suaminya.


Lalu seorang santri memberi tahu pada Aisyah kalau Ustadz Hafizh baru datang.


"Hhmm makanya aku panggil panggil tapi nggak dijawab." Aisyah ngedumel sendiri.


Dan mereka berdua saling melepas rindu pagi itu.


Dan dimeja makan sudah ada Aisyah yang sedang sarapan sendiri.


"Hhmm baru keluar makanya dari tadi dipanggil panggil nggak jawab eh ternyata ada suami tercinta pulang."


"Ya begilah makanya kamu cepetan nikah.." Gurau Ustadz Hafizh.


"Tar aja ahh nikahnya takut dipoligami, karena aku bukan Khadijah ya hanya bersabar sabar dan sabar." Ucap Aisyah dengan ceplas ceplos nya.


"Aisyah jangan ngomong gitu, kan kamu nggak tau cerita sebenarnya." Ucap Khadijah menegur Aisyah karena takut menyinggung suaminya.


Ustadz Hafizh pun diam tanpa melihat kearah Aisyah karena memang merasa dirinya kurang tegas pada diri nya sendiri.


Setelah siang hari pas lagi Ustadz Hafizh ngajar HPnya nya berbunyi terus dan setelah dilihat ternyata Syifa menelfon terus.


"Ya Assalamu'alaikum Syifa ada apa??


" Waalaikumsalam, sini mas aku kangen masak baru sehari nikah udah ditinggal terus."ucap Syifa penuh kemanjaan.


"Syifa aku lagi ngajar kalau nggak percaya nih aku video call."


Dan Ustadz Hafizh pun memperlihatkan pada Syifa kalau sedang mengajar.


"Ya tapi kalau udah selesai ngajar nya langsung pulang ya.."


"Insya Allah."

__ADS_1


"Janji loh mas cepetan pulang, jangan mbak Khadijah terus yang diperhatiin." Ucap manja Syifa pada Ustadz Hafizh.


"Ya udah Assalamu'alaikum." Ucap Ustadz Hafizh.


Dan menjelang malam Ustadz Hafizh berpamitan pada Khadijah untuk menemui Syifa dirumah sakit.


"Sayang Abi kerumah sakit dulu, soalnya Syifa nelfon terus."


"Ya bi.. Hati hati dijalan."


Dan Ustadz Hafizh mencium kening Khadijah lalu pergi dengan berat hati ke istri keduanya.


Sesampainya dirumah sakit Syifa sangat bahagia dengan kedatangan suaminya.


"Mas sudah datang." Ucap Khadijah sebelum Ustadz Hafizh mengucapkan salam.


"Assalamu'alaikum." Ucap Ustadz Hafizh pada semua yang ada dikamar itu.


"Waalaikumsalam" Jawab semuanya.


"Mas.. Syifa minta selama dirumah sakit tolong jangan ngajar atau pulang dulu ya sampai aku bisa pulang dan sembuh, karena aku nggak mau ditinggal terus, aku ini kan sedang sakit masak kamu tega tinggalin aku.?


Ucap Syifa sambil memegangi tangan suaminya tanpa dilepas.


" Kita kan udah sepakat dan setuju dengan persyaratan yang aku ajukan."


"Ya tapi aku mohon selama aku sakit, tolong temani aku, karena aku pengen cepat sembuh dan menikmati bulan madu bersama kamu mas.."


"Ya Insya Allah aku usahain minta ijin dulu pada Khadijah."


"Ya Makasih mas..." Ucap senyam snyum Syifa.


Karena Ustadz Hafizh sudah datang ibunya Syifa pamit pulang.


Dan Syifa yang sudah ada kemajuan belajar berjalan sendiri dipegangi oleh suaminya,


Malam itu Syifa mencoba merayu Ustadz Hafizh dengan pura-pura sakit semua dan minta di pijitin.


"Mas.. Badan Syifa sakit semua mungkin karena sudah lama tiduran terus." Ucap Syifa dengan penuh rintihan.


"Ya terus mau diapain, kan namanya juga orang sakit baru pemulihan, pasti sakit semua." Jawab Ustadz Hafizh sambil menonton TV disebelahnya.


"Syifa minta pijitin mas..


Lalu Ustadz Hafizh bangun dari tempat duduknya dan berdiri di sebelah Syifa.


" Mananya yang sakit?? Tanya Ustadz Hafizh.


"Ya ini.. " Syifa menunjukkan ke pinggangnya.


Dan Ustadz Hafizh memijit nya sambil melihat kearah TV.


Syifa menggerutu kesel karena Ustadz Hafizh tak serius memijit nya.


"Mas,. Jangan disitu terus pindah pindah.."


"Ya ya..

__ADS_1


Dan karena keenakan dipijit akhirnya Syifa ketiduran dan rencana untuk menggoda suaminya tak terlaksana, dan Ustadz Hafizh pun tidur di sofa sampai menjelang subuh.


__ADS_2