
87
Bukdenya Ustadz Hafizh terdiam bingung karena dirinya pun tidak memiliki uang yang begitu banyak.
"Bukde kenapa diam.. Maaf kalau Hafizh ngerepotin bukde, nanti Hafizh ganti secepatnya." Ucap Ustadz Hafizh dengan suara yang panik.
"Kalau bukde cuma ada sedikit, tunggu ya bukde tanyain dulu sama adekmu.. "
"Ya bukde..
Dan bukdenya Ustadz Hafizh langsung pergi ke rumah anaknya yang tak jauh dari rumahnya, yaitu adek sepupu Ustadz Hafizh nayla.
Tok.. Tok.. Tok..
" Assalamu'alaikum.. "Ucap bukdenya Ustadz Hafizh didepan rumah nayla putrinya.
" Waalaikumsalam ibu..."Jawab nayla sambil membuka pintu.
"Ada apa bu..?
Kok keliatan nya ibu gelisah sekali." Tanya nayla.
"Ibu kesini mau pinjam uang tapi bukan buat ibu tapi buat kakak kamu Hafizh, soalnya kedua istrinya masuk rumah sakit semua." Jawab bukde..
"Berapa bu..??
Lagian punya istri nggak cukup satu kayak orang kaya aja, lebih baik satu tapi terjamin kehidupan nya huuuhh." Ucap nayla ketus.
"Jangan ngomong gitu nak, kakak mu juga nggak mau punya dua istri tapi itu semua takdir dari Allah.."
"Iya takdir tapi Hafizh juga seneng punya dua orang istri, kalau kayak gini yang repot siapa, ibu juga kan..??
" Heemmm.. "Jawab bukdenya Ustadz Hafizh menghela nafas.
" Memang nya butuh berapa bu..?
__ADS_1
Tanya nayla sambil memutarkan kedua mata nya.
"Kalau ada sepuluh nak, kakak mu udah janji mau bayar secepatnya..
"Apa...!!!! Jawab nayla sambil mengerutnya kedua alisnya.
" Kala nggak ada ya berapa aja, terserah nayla."ucap bukde pelan.
"Hemm 5 juta aja, tapi ingetin sama mas Hafizh suruh cepat bayar.." Ucap nayla dengan suara kasar.
"Iya nak..
Lalu nayla bangun dari tempat duduk nya dan berjalan kekamar untuk mengambil kan uangnya.
Dan setelah keluar dari kamar nayla langsung memberikan nya pada ibunya.
" Nih duitnya buk, ingettt jangan lama bayarnya."ucap nayla sambil menyodorkan uang lima juta itu pada ibunya.
Sebenarnya nayla anak yang baik tapi karena cinta nya pernah ditolak oleh Hafizh dan semenjak itu nayla sangat membenci nya.
" Ibu pulang dulu sebentar mau pamitan sama bapak dan langsung ke rumah sakit. "Jawab bukde sambil berdiri didepan nayla.
" Iya langsung anterin keponakan kesayangan ibuk itu.."ucap nayla ketus.
"Iya udah ibu pulang dulu ya. "
"Iya, ibu hati hati dijalan dan ini buat ongkos ibu ke rumah sakit. " Ucap nayla sambil memberi sejumlah uang pada ibunya.
"Makasih nak...
Assalamu'alaikum.."
"Waalaikumsalam.. " Jawab nayla sambil menutup pintu rumahnya.
Bukdenya Ustadz Hafizh langsung pulang ke rumah nya untuk berpamitan pada suaminya.
__ADS_1
Sesampainya dirumah,
Bukde membuka pintu dan mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum..
" Waalaikumsalam.. Jawab suaminya dari dalam rumah yang sedang duduk baru pulang dari ladang.
"Dari mana buk.??
" Dari rumah nayla."jawab bukde.
"Oh iya Pak, ibu mau pamit pergi ke rumah sakit untuk nengokin kedua istri Hafizh." Ucap bukde itu sambil membuat kan minum untuk suaminya.
"Apa.!! Dua duanya, kok bisa barengan.??
Tanya pakde nya Ustadz Hafizh sambil mengerutksn alisnya yang tebal.
"Iya kalau Allah udah ngasih ujian sama Hafizh gimana lagi pak." Jawab bukde itu.
"Iya buk kok kayak orang janjian.."
"Kalau Khadijah kan udah lama sakit nya pak, tapi kalau Syifa baru sakit, ya biasa panas gitu.."
" Ooh.."
Jawab pakde itu.
"Ibu sama siapa ke rumah sakit nya.?? Tanya pakde.
" Kalau bapak nggak mau nganterin ya ibu sendiri naik bus.. "
"Ya udah bapak anterin tapi bapak sholat dulu ya.. " Ucap pakde sambil menyelendangkan sarungnya dibahunya.
"Ya udah sana pak, kenapa nggak mandi dari tadi ibu cium cium kirain bau apaan, ternyata bau bapak kecut kecut aseeemm hahaha.. " Ucap bukde ngeledekin suaminya.
__ADS_1