Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 86


__ADS_3

86


Dan Ustadz Hafizh langsung masuk kekamar Syifa untuk beristirahat.


"Syifa badan kamu panas sekali, kamu sudah makan.?? Tanya suaminya.


" Belum mas. "Jawab Syifa manja..


" Jangan gitu Syifa, kamu harus makan biar kamu cepat sembuh,


"Maaf ya Syifa, mas lupa nggak membelikan makanan buat kamu."


"Ya nggak apa apa mas."


"Syifa makan ya biar mas masakin.."


Lalu Ustadz Hafizh pergi kedapur membuat kan bubur untuk Syifa.


Dan setelah selesai Ustadz Hafizh menyuapi Syifa yang masih lemas karena panas.


"Oh ya mas gimana keadaan mbak Khadijah.?? Tanya Syifa.


"Keadaan Khadijah semakin lemah karena tidak bisa masuk makanan yang kasar sedikit, makanya mas minta maaf ya jarang pulang, dan mas minta ijin besok setelah subuh mas langsung ke rumah sakit lagi karena takut Abah yang datang duluan.." Tutur Ustadz Hafizh sambil terus menyuapi Syifa.


"Ya mas." Jawab Syifa.


Dan setelah makan, Ustadz Hafizh menemani Syifa tidur.

__ADS_1


Dan tak terasa subuh sudah tiba, Ustadz Hafizh langsung pergi kemasjid untuk menunaikan sholat berjamaah.


Dan setelah selesai sholat Ustadz Hafizh bergegas untuk pergi lagi ke rumah sakit, tapi disaat mau berpamitan pada Syifa, ternyata Syifa panas tinggi sampai menggigil, Ustadz Hafizh tak tega untuk meninggalkan nya, Ustadz Hafizh langsung membawanya ke rumah sakit tempat Khadijah dirawat, agar Ustadz Hafizh bisa memantau kedua istrinya.


"Umi Abah, maaf Hafizh mau bawak Syifa ke rumah sakit karena keadaan nya panas tinggi." Pamit Ustadz Hafizh pada mertuanya.


"Ohh kalau gitu naik mobil Abah aja." Ucap Ustadz Habibi.


"Baik bah, " Jawab Ustadz Hafizh.


Setelah didalam mobil Ustadz Hafizh bertanya pada mertuanya.


"Mau dibawa ke rumah sakit mana bah.??


"Terserah nak Hafizh aja.. "


"Kalau boleh saya mau bawak Syifa ketempat Khadijah dirawat biar saya bisa memantau kedua istri Hafizh." Ucap Ustadz Hafizh.


Dan tak berapa lama sampai lah keluarga Ustadz Habibi dirumah sakit.


Dan Ustadz Hafizh langsung membawa Syifa ke UGD untuk ditangani.


Saking paniknya Ustadz Hafizh lupa bahwa sudah kesiangan untuk kembali pada Khadijah.


Tapi Ustadz Hafizh tak punya pilihan lain, Ustadz Hafizh harus menunggu dokter memeriksa keadaan Syifa.


Tak menjelang lama Ustadz Hafizh dan mertuanya yang sedang berdiri didepan ruangan UGD, Tiba-tiba Kyai Abdullah lewat dan melihat Ustadz Hafizh yang mondar mandir karna panik dengan keadaan Syifa.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum." Ucap Kyai Abdullah dengan pandangan penuh kekecewaan.


"Waalaikumsalam" Sontak Ustadz Hafizh kaget dengan keberadaan Kyai Abdullah yang tiba-tiba berdiri didepan nya.


Ustadz Habibi pun kaget karena merasa nggak enak pada Kyai Abdullah.


"Abah..?? Ucap Ustadz Hafizh sambil bersalaman.


" Ngapain nak Hafizh disini, siapa yang menjaga Khadijah.??


Tanya Kyai Abdullah dengan nada marah.


"Maaf bah, Hafizh tinggal sebentar soalnya Syifa panas tinggi dan harus ditangani oleh dokter.


" Harusnya kamu nelpon Abah atau siapa untuk menggantikan kamu menjaga Khadijah."ucap Kyai Abdullah dan berlalu pergi meninggalkan Ustadz Hafizh dan juga keluarga Ustadz Habibi stelah Kyai Abdullah mengucapkan salam.


Ustadz Hafizh tambah bingung harus berbuat apa??


Dan yang Ustadz Hafizh pikirin lagi masalah keuangan, karena tak mungkin rumah sakit Syifa harus minta pada mertuanya.


Lalu Ustadz Hafizh berpikir untuk menjual sebagian ladangnya untuk biaya kedua istrinya.


Dan Ustadz Hafizh menjauh dari mertuanya untuk menelpon bukdenya.


"Assalamu'alaikum bukde.. " Ucap Ustadz Hafizh resah dan gelisah.


"Waalaikumsalam ya Hafizh ada apa, kenapa suara kamu tegang sekali apa ada masalah..??

__ADS_1


" Heemm iya bukde, Hafizh minta tolong sama bukde, kalau ada uang Hafizh mau pinjam dulu, soalnya kedua istri Hafizh masuk ke rumah sakit."


"Apa masuk rumah sakit semua.." Sontak kaget bukdenya Ustadz Hafizh.


__ADS_2