
Setelah sampai dirumah waktu shalat maghrib tiba dan tanpa basa basi Ustadz Hafizh langsung kekamar mandi untuk bersih bersih dan shalat berjamaah di masjid, tapi sebelum berangkat ke masjid tak lupa Ustadz Hafizh berpamitan dan mengucapkan salam pada istrinya.
Dan Khadijah pun sholat sampai menjelang waktu sholat isya baru turun dari tempat sholat nya, dan setelah itu Khadijah menyiapkan makan malam untuk Sang suami dan juga Abahnya.
Dan disaat menyiapkan makanan Khadijah teringat lagi kejadian tadi siang, yang membuat suaminya banyak berubah, biasanya yang suka bercanda tapi malah diam tanpa kata.
"Assalamu'alaikum.." Ucap Ustadz Hafizh dari balik pintu.
"Waalaikumsalam" Jawab Khadijah sambil berlari dari arah dapur menuju pintu depan untuk membuka pintu untuk suaminya. Karena Khadijah ingin membuat suaminya ceria lagi seperti biasanya, dan Khadijah sudah menyiapkan beberapa masakan kesukaan Ustadz Hafizh.
Dan Khadijah langsung menyambut suaminya dan bersalaman.
__ADS_1
"Abi sudah pulang, ayo Bi kita langsung makan malem." Ucap Khadijah sambil menggandeng tangan suaminya.
"Tapi Abi kayaknya masih kenyang deh din.."ucap Ustadz Hafizh sambil mengikuti istrinya dari belakang.
" Jadi Abi nggak mau makan?? Ucap Khadijah dengan suara lembutnya.
"Ya nggak sayang Abi pasti makan, masak dinda udah capek capek masak Abi nggak makan, rugi dong." Ucap Ustadz Hafizh nyenengin hati Khadijah.
Dan mereka berdua berbaring diatas kasur yang begitu empuk dan nyaman. Dan Khadijah masih penasaran dengan sikap Ustadz Hafizh tadi siang semenjak bertemu dengan Alya, dan berencana dalam hatinya untuk bertanya lagi.
"Abi sebelumnya dinda mohon maaf ya, bukannya dinda lancang bertanya terus tapi sebagai istri dinda masih penasaran dengan sikap Abi dan Alya tadi siang, kayak udah kenal gitu..apa dinda yang berlebihan ya Bi."
__ADS_1
Ustadz Hafizh diam sambil menatap wajah istrinya,Ustadz Hafizh takut untuk berkata jujur takut menyakiti perasaan istrinya.
"Ya Allah bagaimana ini, apa aku harus jujur atau tidak ya, kalau jujur gimana kalau istriku kecewa tapi kalau nggak jujur aku takut Khadijah mendengar masa laluku dari orang lain, mungkin lebih baik jujur ya." gumamnya dalam hati Ustadz Hafizh.
"Ya Abi juga minta maaf sama dinda, ya Abi mau jujur sama dinda, tapi dinda harus janji dulu nggak bakalan marah sama Abi stelah mendengar semua ini." Ucap Ustadz Hafizh sambil memeluk istrinya dan mencium kening istrinya.
"Insya Allah Bi, dinda nggak bakalan marah, lagian buat apa dinda marah, nggak punya alasan dinda buat marah." Ucap Khadijah sambil memeluk erat Ustadz Hafizh.
"Sebenarnya Alya itu dulu pernah dijodohkan sama Abi, pas Abi lagi ngajar di pesantren Ustadz Habibi, tapi Alya menolak Abi setelah tau kalau Abi orang miskin dan nggak punya pendidikan, tapi saat itu, Alya tidak langsung menolak Abi, kita masih pernah bertemu untuk saling tau sifat kita masing-masing, dan setelah beberapa minggu baru Alya menolak Abi, padahal saat itu Abi sudah mulai suka dengan Alya tapi mungkin bukan jodoh, Allah punya kehendak lain yang seribu kali lebih baik dari Alya yaitu Permaisuri yang sekarang ada dipelukan Abi."ucap Ustadz Hafizh menceritakan masa lalu nya pada Khadijah.
Khadijah yang cukup terkejut dengan pengakuan Ustadz Hafizh sedikit menjauh dari badan Ustadz Hafizh.
__ADS_1
"Oh makanya tadi Abi terkejut dan kaget melihat sang mantan menikah dengan sahabat karib Abi, dan Abi mulai nggak enak makan." Ucap Khadijah ngegodain suaminya.