
98
Ustadz Hafizh melaju dengan kecepatan tinggi, tak peduli apa yg akan terjadi pada diri nya yang penting bisa sampai rumah sakit secepatnya.
Dan sesampainya dirumah sakit, Khadijah sudah ditangani oleh dokter, sedangkan Ustadz Hafizh dilarang masuk oleh suster karena Khadijah sedang diperiksa.
Setelah beberapa menit dokter keluar dari kamar Khadijah.
"Bagaimana kondisi istri saya dok.??
Tanya Ustadz Hafizh perasaan khawatir dan takut.
" Maaf Pak sebelum, apa yang terjadi pada pasien kenapa langsung drop gitu, soalnya kemaren pas habis dioperasi keadaan pasien baik baik saja, apa ada pikiran yang berat sehingga membuat pasien pikiran nya jadi terganggu.??
Tanya dokter itu.
Ustadz Hafizh hanya diam terpaku tak bisa menjawab apa apa, wajahnya kemerahan bibir nya tak bisa mengucapkan sesuatu karena merasa apa yang terjadi pada Khadijah adalah salah diri nya.
"Maaf Pak kalau begitu saya permisi dulu, dan tolong pasien jangan ditinggal sendiri karena takut terjadi apa apa. "
Ucap dokter itu pada Ustadz Hafizh, tapi Ustadz Hafizh tak merespon apa apa tetap terdiam melamun.
Dan dokter itu pergi meninggalkan Ustadz Hafizh, dan tak lama sahabat nya datang menemui nya.
__ADS_1
"Fizz.. Kenapa kamu melamun terus dari tadi aku panggil panggil tapi kamu tetap melihat kebawah, memang nya ada apa.?? Tanya sahabat nya setelah mengagetkan Ustadz Hafizh dengan memukul pundak nya.
" Astaghfirullah... Kamu ngagetin aja...
Oh ya mana dokter itu.??
"Dokter siapa, baru aku datang nggak ada siapa siapa." Jawab teman nya itu.
"Tadi ada dokter memeriksa keadaan istri ku, karena tadi istriku Drop, suster menelpon ku.."
"Bukannya kamu dirumah istri kedua mu Fiz..?
" Iya tadi tapi ditelfon sama suster istri ku Drop nggak sadarkan diri lagi, makanya aku langsung kesini lagi."
" Kalau istri pertama ku nggak sadar Drop tadi mungkin kepikiran karena aku tinggal kerumah istri kedua ku, tapi itu semua atas ijinnya dan aku dipaksa, dan kalau istri kedua ku keadaannya sudah membaik tinggal pemulihan ajah, tapi pas aku tinggal tadi dia dalam keadaan kecewa sama aku, karena aku lebih mementingkan istri pertama ku dari pada istri kedua ku.."
"Hem cerita mu ribet banget sih Fiz lagian kenapa sih kamu harus punya dua orang istri kalau kamu nggak bisa adil.??
Ucap sahabat nya itu.
" Kamu nggak tau cerita nya kenapa aku bisa menikah lagi.. "Ujar Ustadz Hafizh.
" Ya udah nggak usah cerita nanti aku pusing mikirin kehidupan mu, yang penting kedua istri mu sholehah semua dan kamu harus bersyukur."ucap temannya itu.
__ADS_1
"Oh iya ini kunci mobil nya makasih ya..
" Iya sama-sama, aku pergi dulu ya semoga masalah kamu cepat kelar dan istri istri mu diberikan kesembuhan Amin.."
"Amin amin amin..
Dan pergi lah sahabat Ustadz Hafizh itu.
Dan Ustadz Hafizh mencoba melihat keadaan Khadijah yang semakin lemah setelah ditinggal.
" Sayang kamu kenapa kok bisa kayak gini.. Apa sebenarnya kamu nggak rela ya aku pergi menemui syifa, tapi itu semua kamu yang maksa sayang.."Ustadz Hafizh bicara sendiri didepan kamar Istri nya.
Dan malam berlalu begitu saja tanpa kehadiran kedua istri disisi Nya.
Dan pagi itu matahari tak bersinar cerah karena awan hitam yang menyelimuti langit biru membuat suasana hati Ustadz Hafizh kacau balau mengingat keadaan kedua istrinya.
Dan datang lah Kyai Abdullah bersama cucunya yaitu Muhammad putra Khadijah dan Ustadz Hafizh.
"Assalamu'alaikum.. " Ucap Kyai Abdullah mengagetkan Ustadz Hafizh yang sedang duduk melamun menyenderkan tubuhnya pada sebuah kursi.
"Waalaikum salam bah.. Sayang Muhammad putra Abah.. " Ucap kangen Ustadz Hafizh.
"Abah sengaja membawa Muhammad datang kesini mungkin Khadijah kangen dan Muhammad pun juga kangen sama uminya.."
__ADS_1
"Iya bah nggak apa apa. " Ucap Ustadz Hafizh, dan mengambil Muhammad dari gendongan Aisyah.