
Dan Ustadz Hafizh berangkat kerumah sakit sendiri tanpa Khadijah.
Sesampainya dirumah sakit keluarga Ustadz Habibi sudah menunggu kedatangan Ustadz Hafizh.
Karena keluarga Ustadz Habibi tidak tega dengan keadaan Syifa yang banyak luka dan masih belum ingat dengan apa yang terjadi, yang dia ingat terakhir kali bertemu dengan Ustadz Hafizh pas lagi kerumah Ustadz Hafizh,
Dan hatinya tertarik dengan ketampanan Ustadz Hafizh walaupun sudah beristri.
Dan sampailah Ustadz Hafizh dirumah sakit dan keluarga Ustadz Habibi yang sudah menunggu langsung menyuruh Ustadz Hafizh masuk kedalam ruang rawat Syifa.
Dan saat itu Syifa sangat terkejut dan bahagia dengan kedatangan Ustadz Hafizh, laki-laki yang disukainya.
Dan Syifa yang begitu senang dengan kedatangan Ustadz Hafizh langsung menyapa duluan.
"Assalamu'alaikum Ustadz..." Ucap Syifa dengan suara rengekannyan yang manja.
__ADS_1
"Waalaikumsalam.. Syifa bagaimana keadaan mu, sehat, apanya yang sakit??
Ucap Ustadz Hafizh basa basi.
" Syifa nggak apa apa kok Ustadz, oh ya mana istri Ustadz Hafizh kok nggak keliatan.."tanya Syifa sambil melirik ke kanan dan kekiri melihat keadaan.
Ustadz Hafizh hanya diam tanpa melakukan apapun, karena Ustadz Hafizh bingung harus ngapain dikamar Syifa, tapi disitu juga ada saudara nya Syifa yang nemenin.
Lalu Ustadz Hafizh berpamitan untuk pulang karena teringat pada istrinya yang sedang menunggu dirumah, tapi Syifa menghalangi nya dengan alasan pengen makan disuapin Ustadz Hafizh, tapi Untuk Hafizh tidak mau menyuapi Syifa karena bukan mahram, tapi Ustadz Habibi yang terus memohon pada Ustadz Hafizh agar menyuapi putri nya yaitu Syifa, dan Ustadz Hafizh pun tak bisa menolaknya.
Dan setelah selesai menyuapi Syifa Ustadz Hafizh langsung berpamitan pulang tanpa menoleh pada siapapun Ustadz Hafizh hanya berpamitan pada Ustadz Habibi dan langsung pulang.
Dan sesampainya dirumah Khadijah sudah menunggu di ruang tamu sampai ketiduran karena jam sudah menunjukkan jam 11 mlam, dan tanpa membangunkan Khadijah Ustadz Hafizh masuk secara pelan pelan karena takut Khadijah terbangun, dan Ustadz Hafizh menggendong Khadijah masuk kedalam kamar dan saat digendong Khadijah terbangun kaget karena sudah ada dalam pelukan suaminya.
"Ya Allah Abi.. Kapan datangnya kenapa nggak bangunin dinda??
__ADS_1
" Baru aja sayang dan Abi langsung gendong dinda kekamar tadinya Abi nggak mau berisik biar dinda nggak kebangun tidurnya, eh malah kebangun juga."
"Kenapa Abi pulang nya malam sekali, dinda khawatir sekali takut ada apa apa sma Abi?? Ucap Khadijah sambil memeluk Ustadz Hafizh.
" Ya sayang maafin Abi ya, kalau bikin dinda khawatir."
"Ya Bi, nggak apa apa."
Dan karena sudah malam mereka berdua langsung tidur.
Dan di pagi hari Khadijah sudah menyiap kan sarapan pagi dan di tengah tengah lagi sarapan suara telfon berbunyi dan ternyata dari Ustadz Habibi yang meminta Ustadz Hafizh untuk kerumah sakit karena Syifa terus meronta ronta agar Ustadz Hafizh datang lagi kerumah sakit untuk menemui Syifa, karena menurut dokter kalau nggak dituruti permintaan nya akan terjadi masalah pada otaknya karena bekas benturan yang belum sembuh total.
Dan Ustadz Hafizh meminta izin pada Khadijah untuk pergi kerumah sakit lagi dan Khadijah mengijinkan tanpa keberatan, karena menurut Khadijah itu adalah pahala, karena sudah berbakti pada gurunya.
Dan setiap hari Ustadz Habibi terus meminta Ustadz Hafizh untuk datang kerumah sakit, dan disitulah rasa cemburu muncul dalam hati Khadijah.
__ADS_1