
78
Dan malam itu Khadijah tidak bisa tidur karena rasa sakit yang iya rasakan dari penyakitnya, dan Aisyah yang ada di sebelah nya ikut terbangun karena ranjang yang terus bergoyang membuat Aisyah kaget dengan keadaan Khadijah yang hanya merenges menahan rasa sakit tanpa merintih dan mengeluh kesakitan.
"Mbak kenapa..?? Tanya Aisyah bingung.
"Nggak apa apa Aisyah, cuma sakit sedikit."
"Ya udah aku telpon Ustadz Hafizh dulu ya biar pulang apa mau bilang sama Abah aja..?? Tanya Aisyah kebingungan karena belum pernah melihat Khadijah sesakit itu.
" Udah Aisyah jangan bilang siapa-siapa, mbak nggak apa apa kok.. Udah kamu tidur lagi temenin Muhammad takut kebangun juga."
"Iya mbak..
Tapi saat itu Aisyah nggak bisa tidur melihat kondisi Khadijah yang kesakitan hanya bolak balik diatas kasur dengan lemahnya.
Dan saat selesai sholat shubuh Aisyah menelpon Ustadz Hafizh secara diam-diam karena melihat Khadijah yang masih kesakitan.
"Assalamu'alaikum Ustadz Hafizh..
" Waalaikum salam Aisyah ada apa.??
Tanya Ustadz Hafizh dengan suara yang sangat khawatir.
"Ustadz Hafizh kalau bisa cepat pulang karena dari semalam mbak Khadijah nggak bisa tidur.."
__ADS_1
"Oh ya Makasih Aisyah.."
Tanpa banyak berpikir lagi Ustadz Hafizh langsung berpamitan pada Syifa istri keduanya.
Syifa yang sedang memasak didapur di hampiri oleh Ustadz Hafizh.
"Syifa mas mau minta ijin sama Syifa."
"Mau ijin apa mas..?? Tanya Syifa,
Karena Syifa mengira tidak mungkin Ustadz Hafizh mau pulang sebelum waktu nya.
" Mas mau cerita biar kamu nggak salah faham,."
"Ya mas ada apa..??
" Sebenarnya Khadijah sakit parah, dan mas harus menjaga dan merawat dia dan harus menjaga Muhammad juga.. "Ucap Ustadz Hafizh.
" Memang nya Khadijah sakit apa mas..??
Kenapa mas baru cerita.. "Ucap Syifa menatap wajah suaminya.
" Khadijah sakit kanker payudara dan harus dioperasi, sebenarnya Khadijah sudah lama sakit tapi Khadijah minta agar mas tidak cerita pada siapapun termasuk Abahnya, tapi mungkin sudah waktunya orang tau semua, karena kondisi Khadijah semakin parah, makanya mas minta ijin sama Syifa, mungkin mas untuk minggu minggu ini belum bisa pulang dulu sampai kondisi Khadijah kembali sehat.."ucap Ustadz Hafizh memberi pengertian pada Syifa.
"Ya nggak mas.. " Ucap Syifa sedikit kecewa karena bersama suaminya tambah berkurang.
__ADS_1
"Maafin mas karena belum bisa membuat kamu bahagia.. "
"Nggak apa apa.. Ucap Syifa terpaksa, karena semenjak menikah sampai saat ini Ustadz Hafizh belum pernah menyentuh Syifa, tapi Syifa masih bertahan karena mungkin suatu saat Ustadz Hafizh bisa berubah, dan menjadi suami seutuhnya.
Dan tanpa sarapan pagi Ustadz Hafizh langsung pulang ke rumah Khadijah, karena khawatir dengan keadaan Khadijah.
Sesampainya disana Kyai Abdullah yang baru datang dari mesjid kaget dengan kedatangan menantunya yang pulang sebelum waktunya, dan datang pada pagi pagi sekali.
" Assalamu'alaikum bah.. "Ucap Ustadz Hafizh sambil bersalaman pada Kyai Abdullah.
" Ada apa kok pagi pagi banget nak Hafizh pulang, bukannya baru semalam, apa Khadijah menelpon nak Hafizh..?? Tanya Kyai Abdullah.
"Nggak apa apa bah.. Cuma Hafizh khawatir aja dengan kondisi Khadijah.." Jawab Ustadz Hafizh.
Dan Ustadz Hafizh langsung masuk menemui istri tercintanya Khadijah.
"Assalamu'alaikum sayang.." Ucap Ustadz Hafizh dari balik pintu kamar nya.
Khadijah yang masih terbaring lemas mencoba bangun untuk menyambut kedatangan suaminya.
"Waalaikumsalam.. Ucap Khadijah dengan suara lemahnya.
Ustadz Hafizh langsung masuk karena takut Khadijah memaksakan dirinya untuk menyambut nya.
" Abi pulang.. Kenapa kok pulang bi..??
__ADS_1
"Abi kangen sama dinda sayang.." Ucap Ustadz Hafizh ngegombalin istrinya.