Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 64


__ADS_3

Dan Ustadz Hafizh pulang bersama Khadijah, meninggalkan Syifa yang masih marah karena nggak mau ditinggal.


Dan sesampainya dirumah Ustadz Hafizh langsung bersih bersih badannya dan menikmati kebersamaan nya bersama istri tercintanya Khadijah.


Dan malam sudah tiba, Khadijah dan Ustadz Hafizh rebahan ditempat tidur sambil cerita cerita waktu tidak bersama.


"Ooh sayang kenapa dinda nggak pernah telfon Abi, kalau Abi lagi bersama Syifa??


" Ya nggak apa apa bi, kan Abi udah telfon dinda."


"Ya tapi Abi juga pengen ditelfon sama ditelfon dinda."


"Ya udah nanti dinda yang telfon"


Dan malam telah berlalu Ustadz Hafizh dengan berat hati harus meninggalkan Khadijah lagi untuk mengurus Syifa yang belum sembuh total.


Sebelum pergi kerumah sakit Ustadz Hafizh sarapan bersama Khadijah.


"Sayang dinda, maafin Abi ya, Abi harus kerumah sakit lagi, Insya Allah besok kalau Syifa ada yang nemenin Abi pulang."


"Ya nggak apa apa, nggak usah minta maaf, ini udah menjadi konsekuensi kita untuk saling mengerti." Ucap tegas Khadijah.


Dan setelah sarapan Ustadz Hafizh pergi dengan berat hati, menaiki sebuah mobil milik mertuanya dan melambaykan tangannya pada istri tercinta nya.


Dan setelah beberapa hari Ustadz Hafizh tak pulang hanya memberi kabar lewat hendponnya, Syifa yang sangat manja terus melarang Ustadz Hafizh untuk pulang, dan Ustadz Hafizh hanya bisa pasrah tanpa membantah karena tak ingin membuat Ustadz Habibi kecewa.


Dan setelah satu minggu lebih akhirnya Syifa dibolehin pulang karena kondisinya semakin membaik.


Dan Untuk Hafizh ikut pulang bersama keluarga Ustadz Habibi.


Setelah sampai dirumah Ustadz Habibi, dan beberapa jam kemudian Ustadz Hafizh minta untuk pulang karena sudah satu minggu lebih nggak pulang pulang.


Tapi Syifa melarang nya dengan alasan badannya masih lemes dan pengen ditemenin Ustadz Hafizh.


"Syifa biarkan suamimu pulang dulu, dia masih punya tanggung jawab sebagai suami, sama seperti mu yang selalu menunggu kedatangan suami nya jadi jangan larang larang, ini udah melanggar dari kesepakatan, kamu kan sudah sepakat mau dipoligami asal dia bersama mu nak.." Ucap dengan dengan tegas Ustadz Habibi pada Syifa.


Dan tanpa membantah Syifa mengijinkan suaminya pulang kerumah Khadijah.


Dan Ustadz Hafizh pulang dengan perasaan sangat bahagia karena sebentar lagi akan bertemu dengan pujaan hatinya.


Tapi sesampainya dirumah ternyata sepi nggak ada orang sama sekali, cuma ada seorang santri yang sedang membersihkan rumah Khadijah.


"Oh ya kemana kok nggak ada orang dirumah?? Tanya Untuk Hafizh pada santri itu.


" Maaf Ustadz tadi kerumah sakit semua mengantarkan Neng Khadijah karena pendarahan habis jatuh diteras."jawab santri itu sambil ngos ngosan karena berlari setelah melihat Ustadz Hafizh pulang.


Dan Ustadz Hafizh langsung menghubungi Ustadz Ali.


"Assalamu'alaikum Ustadz Ali, apa Ustadz bersama Khadijah istri ku.?? Ucap sambil tergesa gesa karena Khawatir dengan keadaan istrinya.

__ADS_1


" Ya Ustadz Hafizh, ini saya sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit."jawab Ustadz Ali.


"Rumah sakit mana??


" Rumah sakit harapan kita."


Ohh ya baik lah.


Dan Ustadz Hafizh berlari menuju mobil dan langsung berangkat menuju rumah sakit.


Sesampainya dirumah sakit Ustadz Hafizh panik sekali, dan langsung ke resepsionis untuk menanyakan kamar Khadijah.


"Maaf suster pasien yang baru datang bernama siti Khadijah dirawat disebelah mana ya?? Tanya Ustadz Hafizh penuh dengan kekhawatiran.


" Ooh silahkan aja bapak lurus karena pasien masih ada diruang UGD."


"Oh ya Terima kasih Sus.."


Dan Ustadz Hafizh langsung berlari sampai nafas tinggal satu satu didadanya.


"Assalamu'alaikum Ustadz Ali mana Khadijah?? Ucap Ustadz Hafizh dengan suara nya yang ngos ngosan.


" Khadijah masih ditangani sama dokter, Ustadz Hafizh tenang dulu pasti Khadijah kuat.


"Aisyah memangnya apa yang terjadi??


" Hmmm nggak usah sok perhatian makanya kalau nggak bisa adil jangan berpoligami."ucap Aisyah ketus.


"Hmm tadi itu mbak Khadijah nyiram tanaman diteras depan karena ingin menghilangkan kesuntukkannya menunggu suami yang sedang bersenang-senang dengan istri mudanya,


Terus ada bekas air yang nyiram tanaman itu dan saat itu Aisyah liatin Mbak Khadijah sperti orang melamun jalannya makanya kepeleset jatuh dan keluar darah." Tutur Aisyah menceritakan kejadian itu.


"Aisyah makasih ya kamu sudah menjaga istriku." Ucap Ustadz Hafizh dengan wajah penuh penyesalan.


Setelah beberapa saat akhirnya dokter keluar dari ruangan UGD.


"Bagaimana kondisi istri saya dok..??


" Alhamdulillah karena langsung dibawa kesini tidak terjadi apa apa hanya mengalami pendarahan sedikit akibat benturan yang jatuh, tapi harus dirawat dulu karena pasien masih syok dan belum sadar kan diri."ucap dokter itu.


"Ya Terima kasih dok, apa boleh saya melihat nya.???


" Jangan dulu soalnya mau dipindah keruang rawat."


"Ohh ya baik dok.."


Ustadz Hafizh mondar-mandir menunggu bertemu dengan istri tercinta nya yang belum sadar kan diri.


Dan setelah dipindah suster langsung menyuruh Ustadz Hafizh untuk menemui istrinya karena memanggil Ustadz Hafizh terus.

__ADS_1


"Bi.. Bi.. Bi.." Khadijah mengigo suaminya dalam keadaan belum sadar.


" Ya sayang Abi disini."


Dan tangan Khadijah mulai bergerak saat Ustadz Hafizh memanggilnya.


"Sayang Abi disini..


" Heemm Abi.. Maafin dinda, dinda nggak sengaja jatuh, gimana dengan anak kita bi.??


"Nggak sayang, anak kita baik baik aja.. Udah dinda jangan mikirin apa apa dulu ya biar cepet sembuh, dan maafin Abi karena Abi baru bisa pulang."


"Ya bi.. Nggak apa apa." Ucap Khadijah sambil merintih kesakitan karena perutnya masih terasa sakit.


Dan hendpon Ustadz Hafizh berbunyi dan ternyata Syifa menyuruhnya untuk pulang lagi karena masih ingin bersama Ustadz Hafizh.


Tapi Ustadz Hafizh langsung menolak nya dan mematikan HPnya.


Dan beberapa saat hendpon Ustadz Hafizh berbunyi lagi mengira kalau Syifa yang menelfon lagi, sampai tiga kali berbunyi dan ternyata adalah mertuanya Kyai Abdullah.


"Assalamu'alaikum nak Hafizh..


" Waalaikumsalam Abah.. Bagaimana kabarnya sehat.?? Tanya Ustadz Hafizh dengan hati yang deg degan karena takut ditanya tentang pernikahannya dengan Syifa.


"Kabar Abah baik dan sehat, oh ya mana Khadijah kok nggak ada suaranya??


" Ini ada bah.. Lagi tiduran."ucap Ustadz Hafizh pelan.


"Sayang ini Abah mau ngomong."ucap Ustadz Hafizh pada istri nya.


"Ya Assalamu'alaikum bah.. Ucap Khadijah dengan nada suara lemes sekali.


" Saya putriku kenapa kok suara nya lemes banget, apa kamu lagi sakit??


"Ya Bah, Khadijah lagi di rumah sakit ."


"Loh kenapa sayang??


Kenapa nggak ngabarin Abah."


"Khadijah nggak mau bikin Abah khawatir, kan disini udah ada Abi yang jagain."


"Ya sayang tapi Abah nggak mau terjadi apa apa sama kamu, karena Abah sudah selesai semua besok Abah pulang."


"Alhamdulillah, beneran Abah mau pulang Khadijah udah kangen banget sama Abah.."


"Ya udah kasih ke suamimu dulu Abah mau ngomong."


"Iya bah,

__ADS_1


"Hafizh Abah minta jagain putri Abah jangan sampai terjadi apa apa, ingat janji kamu dulu, akan selalu menjaga dan melindungi putri Abah, kalo sampai ada kurang sesuatu apapun maka Abah akan minta tanggung jawab mu sebagai suami." Ucap tegas Kyai Abdullah.


__ADS_2