Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 27


__ADS_3

"Khadijah didalam Bah, tadi Hafizh bawa masuk soalnya diluar banyak orang, Khadijah sudah menunggu Abah diruang tengah." Ucap Ustadz Hafizh pelan.


Khadijah yang sudah sangat merindukan Abahnya langsung memeluk Abahnya dengan erat.


"Abah.. Khadijah kangen sekali sama Abah, bagaimana kabar nya Abah, katanya Abah sakit terus kenapa Abah nggak jemput Khadijah di Bandara." Ucap Khadijah dengan suara tersedu sedu karna saking rindunya pada Abahnya.


Khadijah terus memeluk Abahnya hampir lupa kalau dia sudah mempunyai seorang suami, tapi tak lama kemudian Kyai Abdullah menegurnya.


"Sayang sudah meluknya nggak enak sama suamimu, Abah sangat bahagia karena nak Hafizh menjaga Khadijah dengan baik." Ucap Kyai Abdullah sambil mengelus elus kepala Khadijah.


"Oh ya Bah Khadijah bawa oleh oleh buat Abah." Ucap Khadijah pada Abahnya.


"" Emang Abah dibeliin apa sama putri kesayangan Abah?? Tanya Kyai Abdullah tersenyum.


"Bukan Khadijah yang membelikan Bah, tapi suami Khadijah, ini Abah dibelikan sajadah yang begitu tebal biar Abah kalau lagi sujud nggak kesakitan lagi." Ucap Khadijah sambil mengeluarkan sajadah nya dari dalam koper.

__ADS_1


"Alhamdulillah.. Bagus sekali sajadah nya." Ucap Kyai Abdullah sambil memegang sajadah nya.


"Itu yang milih Khadijah sendiri Bah," Ucap Ustadz Hafizh dengan suara yang pelan karena malu sama Khadijah, karena bukan Ustadz Hafizh yang membelikan sajadah itu tapi temennya tapi Khadijah menyembunyikan nya dari Kyai Abdullah.


"Dan Khadijah juga membelikan krudung buat santri yang menemani Abah selama Khadijah tidak ada, ini ada kurna lagi Bah"" Ucap Khadijah sambil mengeluarkan semua oleh oleh nya dari dalam koper.


"Sayang putriku udah jangan dikeluarin semua, sana istirahat dulu pasti kamu dan suamimu capek sekali, biar Abah yang keluar menemui para tamu." Ucap Kyai Abdullah pada putrinya.


"Baik Bah.."


Tapi diluar banyak tamu yang menanyakan Khadijah dan Ustadz Hafizh.


Dan Kyai Abdullah pun terpaksa memanggil Ustadz Hafizh dan Khadijah Untuk menemui tamu yang datang.


Dan semua sahabat dan kerabat berkumpul berdoa bersama karena sangat bersyukur dengan kepulangan Khadijah dan Ustadz Hafizh dan setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama.

__ADS_1


Walaupun capek dan lelah Khadijah dan Ustadz Hafizh tetap menemani semua keluarga.


Dan Ustadz Fatah yang terus memandang kearah Khadijah, membuat Khadijah mersa risih dan tidak enak pada suaminya, dan Khadijah memutuskan untuk berpamitan pada semua keluarga untuk masuk duluan.


Dan tidak terduga Ustadz Fatah malah mengikuti Khadijah masuk ke ruang tengah, Khadijah yang tidak tahu kalau ada laki-laki lain diruang itu langsung membuka cadar nya dan duduk sambil bersenderan, lalu Ustadz Fatah masuk lewat pintu belakang.


"Assalamu'alaikum dek.." Ucap Ustadz Hafizh senyum senyum sambil membawakan sesuatu buat Khadijah.


"Astaghfirullah kenapa Abang masuk ke sini, Khadijah sudah punya suami, tolong tolong keluar, Khadijah mohon tolong keluar." Ucap Khadijah terus memohon kepada Ustadz Fatah agar keluar dari ruangan itu, tapi Ustadz Fatah masih kekeh diam diruangan itu.


"Maaf dek aku bukan mau mengganggu adek, tapi Abang cuma mau ngasih ini buat adek Khadijah." Ucap Ustadz Fatah sambil menyodorkan sebuah boneka mungil dan cantik.


"Tapi maaf bang, walaupun kita adalah sepupu Khadijah tidak mau membuat suami Khadijah salah faham pada Khadijah, tolong sekali lagi keluar dari ruangan ini, aku tidak mau ada fitnah diantara kita.


Lalu Ustadz Fatah keluar dengan muka yang sangat kesal dan marah semua orang yang menyapanya tidak dihiraukan. Ustadz Fatah keluar dari ruangan itu tanpa mengucapkan salam.

__ADS_1


__ADS_2