
104
Aisyah diam kaget mendengar ucapan Ustadz Hafizh yang ingin mendekatkan Muhammad pada syifa.
"Ya sudah syifa aku berangkat dulu, kamu istirahat dulu tolong bilang sama Abah kalau aku pergi jalan jalan soalnya takut Abah marah.." Ucap Ustadz Hafizh sambil menggendong putra nya dan pergi dari hadapan Aisyah yang diam membisu.
Ustadz Hafizh membawa Muhammad ke rumah syifa berharap putra nya dekat dengan ibu tiri nya.
Sesampainya dirumah syifa Ustad Hafizh mengucapkan salam dan ternyata yang membuka pintu nya Ibu nya syifa.
"Assalamu'alaikum.. Ucap Ustadz Hafizh dari luar rumah syifa.
" Waalaikum salam.. Jawab ibunya syifa kaget melihat menantunya membawa putra nya ke rumahnya.
Lalu Ustadz Hafizh mencium tangan mertuanya yang sedang berdiri di tengah tengah pintu.
"Ngapain kamu bawa anakmu kesini.? Tanya Ibunya syifa dengan nada sinis.
" Maaf Bu tapi Hafizh cuma mau bawa main Muhammad soalnya syifa yang minta.."Jawab Ustadz Hafizh pelan.
Lalu ibunya syifa meninggalkan Ustadz Hafizh begitu saja didepan pintu tanpa menyuruh nya masuk.
Tap taki berselang lama syifa keluar dari kamarnya dan menemui suaminya.
"Assalamu'alaikum mas.. Ucap syifa dengan lembut nya.
" Waalaikum salam syifa.. Jawab Ustadz Hafizh sambil bersalaman.
__ADS_1
"Halo sayang.. Ucap syifa pada Muhammad.
Syifa langsung menggendong Muhammad dan membawanya bermain tapi Muhammad seperti tidak nyaman dekat dengan syifa karena terus merengek memberontak.
Tapi syifa berusaha mengalihkan Muhammad agar betah bersama nya, tapi Muhammad mulai menangis membuat ibu nya syifa keluar dan menegurnya.
"Kenapa anak itu terus menangis, kalau nggak mau sama kamu nggak usah dipaksa syifa..ucap ibunya syifa geram.
Dan Ustadz Hafizh langsung mengambil Muhammad dari gendongan syifa agar tidak menangis.
Tapi syifa masih berusaha untuk menenangkan Muhammad tapi tak berhasil, Muhammad semakin menangis kencang.
"Sayang putra Abah kenapa nak.. Sapa Ustadz Hafizh pada putra nya yang semakin memberontak.
" Mas biasanya apa yang membuat Muhammad diam agar tidak nangis apa mau dibelikan mainan..? Tanya syifa sambil mengelus Muhammad.
Ustadz Hafizh juga bingung mau dibawa pulang kasian pada syifa yang sudah menyiapkan makanan kesukaannya yang belum sempet disentuh nya karena Muhammad tidak betah di rumah syifa.
"Mas ayo bawa jalan jalan dulu mungkin Muhammad masih belum terbiasa dengan rumah syifa. " Ucap syifa.
Lalu Ustadz Hafizh membawa Muhammad jalan jalan ketempat permainan bersama syifa.
****
Sedangkan di rumah Kyai Abdullah Aisyah khawatir dengan kepergian Muhammad karena belum terbiasa dengan orang lain.
"Aisyah kenapa kamu, kok bingung gitu, mana Cucu Abah kok nggak keliatan, apa lagi tidur.?? Tanya Kyai Abdullah sambil menatap wajah Aisyah.
__ADS_1
" Eemmm pergi bah.. Jawab Aisyah gugup.
"Pergi sama Abahnya..?
Tanya lagi Kyai Abdullah penasaran.
" Iya bah. "
"Kemana..??
" Ke rumah... Syifa bah."jawab Aisyah dengan raut wajah tegang
"Apa...??
Ngapain Hafizh pergi ke rumah istrinya bawa cucuku, kenapa kamu nggak bilang Aisyah.." Tanya Kyai Abdullah dengan suara tinggi dan marah.
Kyai Abdullah mondar mandir bingung harus berbuat apa, karena Kyai Abdullah takut cucunya dekat dengan syifa.
Tapi Kyai Abdullah tidak menghubungi Ustadz Hafizh menunggu sampai Ustadz Hafizh pulang dari rumah syifa.
Aisyah yang merasa bersalah pergi dari hadapan Kyai Abdullah untuk menghubungi Ustadz Hafizh.
"Assalamu'alaikum Ustadz.. " Ucap Aisyah
"Waalaikum salam.. Aisyah ada apa.??
" Ustadz Hafizh kalau bisa pulang sekarang karena Kyai Abdullah sangat marah."tutur Aisyah pada Ustadz Hafizh.
__ADS_1
Dan Aisyah langsung mematikan ponselnya karena takut ketahuan Kyai Abdullah.