
Dan setelah beberapa menit suara hendpon berbunyi dari hendpon Ustadz Habibi.
"Assalamu'alaikum benar ini dengan orang tua ibu Syifa??
" Ya betul ini siapa?
Dan dari mana?? Ucap Ustadz Habibi dengan suara gemeteran karena perasaannya sudah nggak karuan.
Saya dari kepolisian melaporkan bahwa kendaraan yang dikendarai anak anda mengalami kecelakaan dijalan raya.
Dan Ustadz Habibi langsung pingsan tanpa memberi tahu kan yang lain.
Lalu Ustadz Hafizh mengambil HP Ustadz Habibi yang jatuh, untuk menanyakan ada apa sebenarnya.
"Haloo ya ini dengan siap?? Tanya Ustadz Hafizh.
" Saya dari kepolisian lalu lintas memberi tahu kan bahwa kendaraan yang dikendarai ibu Syifa mengalami kecelakaan dijalan raya."ujar polisi itu.
__ADS_1
Lalu istri dari Ustadz Habibi bertanya sebenarnya ada apa kok suaminya sampai pingsan setelah mengangkat telfon.
Dan Ustadz Hafizh pun menceritakan apa yang terjadi, dan istri Ustadz Habibi menangis histeris sampai sampai lupa kalau lagi banyak tamu undangan saking terkejutnya dengan kabar kecelakaan putrinya.
Dan tak berapa lama Ustadz Habibi sadar dari pingsannya dan langsung menuju rumah sakit bersama keluarga besan dan keluarga besar Ustadz Habibi ketempat Syifa dirawat.
Setelah sampai disana suasana mulai tak karuan banyak keluarga yang menangis histeris karena kalau melihat dari mobil yang dikendarai hancur remuk tak bersisa.
Dan semua keluarga menuju ruangan UGD. Tapi setelah sampai disana dokter masih menangani Syifa dan calon suaminya itu, sedangkan supirnya hanya mengalami luka ringan.
Dan Khadijah yang menenangkan ibunya Syifa mendadak pusing dan wajahnya terlihat pucat karena kecapean, dan Ustadz Hafizh pun mendatangi Khadijah yang tadinya berada didekat Ustadz Habibi untuk mendampingi nya.
"Tapi nggak enak Bi, Syifa aja belum ada kabarnya, masak dinda pulang.!!
" Udah jangan mikirin itu, tar Abi yang ngomong sama keluarga Ustadz Habibi kalau dinda lagi nggak enak badan."ucap Ustadz Hafizh dengan nada sedikit memaksa pada istrinya untuk pulang karena wajahnya pucat sekali.
Dan Ustadz Hafizh pun pulang mengantarkan Khadijah tanpa berpamitan karena saat itu kondisinya lagi ramai sekali karena terlalu banyak sekali keluarga yang ikut kerumah sakit.
__ADS_1
Dan setelah sampai dirumah Ustadz Hafizh langsung berpamitan pada istrinya untuk kembali lagi kerumah sakit untuk melihat perkembangan Syifa yang belum diketahui kondisi nya.
"Sayang maaf ya Abi nggak bisa nemenin dinda, dinda istirahat ya dikamar nanti kalau kondisi nya sudah ketahuan baru Abi pulang." Ucap Ustadz Hafizh sambil mengelus perut istrinya.
"Ya Bi, Abi nggak usah khawatirin dinda, dinda nggak apa apa, nanti kabarin dinda ya kalau dokter sudah memberi tau kondisinya Syifa."
"Ya sayang Abi pergi dulu ya, Assalamu'alaikum." Ucap Ustadz Hafizh sambil mencium kening Khadijah.
"Waalaikumsalam" Jawab Khadijah.
Dan Ustadz Hafizh pun pergi lagi kerumah sakit, dan sesampainya dirumah sakit ternyata suasana semakin histeris karena banyak keluarga dari calonnya syifa menangis sejadi-jadinya.
Lalu Ustadz Hafizh bertanya pada sepupu Syifa.
"Bagaimana kondisi Syifa dan calonnya apa baik baik aja??
Tanya Ustadz Hafizh dengan nada sangat penasaran karena melihat dari calon keluarga Syifa begitu histeris.
__ADS_1
Dan sepupu Syifa pun tak bisa menahan air matanya saat Ustadz Hafizh bertanya.
" Ustadz Hafizh ternyata calonnya Syifa meninggal karena kehabisan darah, karena ada pendarahan di otaknya."jawab sepupunya Syifa.