
Dan keesokan harinya datanglah Ustadz Fatah ke pesantren Al-furqan yaitu kerumah Kyai Abdullah untuk menemui Khadijah.
Sesampainya disana ternyata banyak yang berbeda, teman main pas lagi dipasantren juga nggak ada tinggal Ustadz Ali yang masih ada.
"Assalamu'alaikum" Ucap Ustadz Fatah pada Ustadz Ali.
"Waalaikumsalam." Jawab Ustadz Ali.
"Bagai mana kabarmu sehat??"ucap Ustadz Fatah.
" Baik alhamdulillah."jawab Ustadz Ali.
"Kapan datang ko baru kesini." Tanya Ustadz Ali pada Ustadz Fatah.
"Kemarin malam." Jawab Ustadz Fatah sambil melirik kanan kiri.
"Ada apa kok kayak orang bingung??
Ucap Ustadz Ali.
" Heem kamu tau nggak siapa calon suami nya Khadijah??"
Ucap Ustadz Fatah.
"Nggak kata siapa Khadijah punya calon suami." Jawab Ustadz Ali.
"Kemarin Kyai Abdullah kerumah untuk me musyawarahkan pernikahan Khadijah." Ucap Ucap Fatah.
Karna Kyai Abdullah memang masih merahasiakan pernikahan Khadijah dengan Ustadz Hafizh.
Dan dengan perasaan yang sangat penasaran Ustadz Fatah langsung kerumah Kyai Abdullah.
"Assalamu'alaikum." Ucap Ustadz Fatah sambil tengok kanan kiri karna berharap bisa melihat Khadijah.
__ADS_1
"Waalaikumsalam." Jawab Kyai Abdullah.
"Oh nak Fatah masuk masuk." Ucap Kyai Abdullah.
"Bah adek Khadijah nya ada??" Tanya Ustadz Fatah.
"Ada dikamar nya." Jawab Kyai Abdullah
Dan Kyai pun memanggil putrinya Khadijah.
"Nak.. Khadijah ada Fatah nihhh." Ucap Kyai Abdullah.
"Iya Bah."
Dan Khadijah menanyakan kabar Ustadz Fatah dari balik tirai.
"Abang Fatah kapan datang emang udah selesai kuliah nya??"ucap Khadijah Pada Ustadz Fatah.
" Kemaren malam, aku kesini dek mau meminta maaf pada adek Khadijah karna Abang sudah menyakiti hati dan perasaan adek."ucap Ustadz Fatah.
"Apa adek sepenuhnya udah memaafkan Abang??" Ucap Ustadz Fatah
"Iya adek sudah melupakan smua yang terjadi mungkin kita bukan jodoh."
"Tapi Abang kesini untuk melanjutkan perjodohan kita." Ucap Ustadz Fatah dengan nada yang sedikit merengek.
"Tapii maaf Bang adek sudah punya calon, adek nggak mau menyakiti calon suami adek." Jawab Khadijah pada Ustadz Fatah.
Dan Ustadz Fatah terus merengek dan bersujud dibalik tirai meminta Khadijah kembali pada Ustadz Fatah.
"Maaf ya Bang adek mau masuk karna nggak ada lagi yang mau diomongin
Assalamu'alaikum." Ucap Khadijah.
__ADS_1
"Tapi dek, Abang nggak mau kamu menikah dengan orang lain, Abang nggak rela nggak sanggup." Jawab Ustadz Fatah sambil meneteskan air mata.
Dan Kyai Abdullah membangun kan Ustadz Fatah dari balik tirai.
"Sudah kamu harus Terima keputusan Khadijah." Ucap Kyai Abdullah.
"Tapi Bah Fatah sangat sayang sama adek Khadijah, tolong Bah bantu aku."
Ucap Ustadz Fatah pada Kyai Abdullah.
"Maaf nak tapi Abah nggak bisa membantu mu karna itu semua keputusan Khadijah yang sabar ya."
Jawab Kyai Abdullah pada Ustadz Fatah.
"Kalau boleh tahu siapa calon suami nya adek Khadijah Bah," Tanya Ustadz Fatah.
"Dia adalah seorang Hafizh Alquran, orangnya sangat sederhana." Jawab Kyai Abdullah.
"Dia lulus mana Bah?? " Tanya Ustadz Fatah dengan perasaan yang sangat kecewa.
"Dia tidak mondok dan dia tidak punya lulusan apa apa, tapi Abah yakin dia bisa membawa Khadijah selamat dunia Akhirat." Jawab Kyai Abdullah.
"Sekarang dia ada dimna Bah??"
Tanya Ustadz Fatah.
"Dia ada di pondok ini mengajar Hafalan Alquran."
"Siapa namanya Bah?? Tanya Ustadz Fatah dengan tegas.
" Namanya Muhammad Hafizh, dia adalah murid Ustadz Habibi."ucap Kyi Abdullah.
"Temennya Abah itu?? "Jawab Ustadz Fatah.
__ADS_1
" Iya, jadi Abah mohon keihlasan nak Fatah."ucap Kyai Abdullah.
"Insya Allah Fatah akan mencoba untuk ihklas." Jawab Ustadz Fatah.