
Dan smua santri di pesantren sibuk mempersiapkan pernikahan Khadijah dan Ustadz Hafizh.
Dan Ustadz Hafizh terus melamun memikirkan Khadijah.
Dan Ustadz Hafizh memutuskan untuk pergi ke Kyai Abdullah.
"Assalamu'alaikum" Ucap Ustadz Hafizh
"Waalaikumsalam ada apa nak Hafizh kesini, apa ada yang penting??" Tanya Kyai Abdullah.
"Maaf Kyai seblumnya, bukannya saya lancang menanyakan masa lalu Khadijah tapi perasaan saya nggak enak, karena saya mendengar kalau Ustadz Fatah pernah dijodohkan dengan Khadijah apa betul Kyai." Tanya Ustadz Hafizh dengan suara yang gemeteran karna takut pertanyaan nya menyinggung perasaan
Kyai Abdullah
"Benar sekali nak Hafizh, tapi seperti yang kamu ketahui itu dulu sebelum Fatah pergi ke Kairo memutuskan untuk melanjutkan kuliah." Jawab Kyai Abdullah menenangkan hati Ustadz Hafizh.
"Nak Hafizh nggak usah Khawatir karena Khadijah sudah memilih nak Hafizh untuk jadi suaminya."ucap Kyai Abdullah pada Ustadz Hafizh.
" Alhamdulillah kalau gitu Kyai, saya pamit assalamu'alaikum."dan Ustadz Hafizh pun pergi dengan perasaan yang sedikit lega karena sudah mendengar penjelasan Kyai Abdullah.
Dan tak sengaja Khadijah mendengar percakapan Abahnya dengan Ustadz Hafizh dan bertanya sama Abahnya.
__ADS_1
"Bah, ada apa Ustadz Hafizh kesini??"
Tanya Kh pada Abahnya.
"Nggak ada apa-apa sayang cuma menanyakan tentang Fatah, mungkin Ustadz Hafizh mendengar dari santri kalau Fatah pernah dijodohkan sama kamu nak,"
Jawab Kyai Abdullah sambil memandangi putrinya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri.
"Abah jawab apa??
Sama Ustadz Hafizh"
"Abah nggak banyak jawab, cuma Abah ngasih penjelasan sedikit." Jawab Kyai Abdullah.
"Sudah sayang jangan banyak pikiran pernikahan mu tinggal beberapa hari lagi perbanyak lah ibadah kepada Allah minta dipermudahkan dan dilancarkan pernikahan mu dan jangan lupa minta rumah tangga yang barokah Dunia akhirat Amin amin ya Allah." Ucap Kyai Abdullah.
"Ya Bah, Khadijah masuk kamar dulu, Abah jangan terlalu capek ya." Ucap Khadijah.
"Iya nak," Jawab Kyai Abdullah sambil mencium kening putrinya.
Dan semua santri sibuk dengan tugasnya masing-masing, dan Ustadz Fatah yang juga ikut membantu persiapan pernikahan Khadijah dengan Ustadz Hafizh diam diam ingin kenal dengan Ustadz Hafizh, karna penasaran dengan sosok calon suami dari wanita yang disayanginya.
__ADS_1
Ustadz Fatah pun keliling pesantren sambil mengawasi santri yang lagi mempersiapkan acara pernikahan, dan tak sengaja bertemu dengan Ustadz Hafizh dihalaman pondok.
"Assalamu'alaikum calon penganten." Ucap Ustadz Fatah dengan nada yang sedikit ngeledek, karna hatinya masih belum Terima dengan perjodohan Khadijah Dengan Ustadz Hafizh.
"Waalaikumsalam." Jawab Ustadz Hafizh dengan nada yang lembut walaupun diledekin.
Karna sifat Ustadz Fatah yang sedikit manja, karna sejak kecil Ustadz Fatah hidup serba ada dan apa yang diinginkan pasti didapatkan. Tapi tidak dengan hubungan nya Dengan Khadijah,
Khadijah bukan perempuan biasa yang mudah diajak kembali lagi setelah ditinggalkan.
Lalu Ustadz Hafizh menegur Ustadz Fatah yang ada didepan nya.
"Mau kemana Ustadz Fatah?? " Tanya Ustadz Hafizh sambil menundukkan kepalanya karna malu.
"Nggak ada lagi ngawasin santri yang lagi mempersiapkan pernikahan mu." Jawab Ustadz Fatah dengan nada kettus.
Tapi Ustadz Hafizh tetap tersenyum karna tidak mau membuat perasaan Ustadz Fatah tambah sakit.
lalu pergi lah Ustadz Fatah dari hadpaan Ustadz Hafizh dengan suara kaki yang dihentak hentakkan.
Setelah dua hari tibalah acara pernikahan antara Khadijah dengan Ustadz Hafizh.
__ADS_1