Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri
episode 7


__ADS_3

Dan Kyai pun masuk kedalam rumah.


Dan tak sengaja melihat putrinya dibalik pintu ruang tengah.


"Sayang putriku Khadijah sedang apa dibalik pintu." Tanya Kyai Abdullah pada Khadijah.


"Maaf abah Khadijah tidak sengaja mendengar percakapan Abah sama Ustadz Hafizh." Ucap Khadijah dengan tangan yang kedinginan karna merasa malu.


"Oh sayang putriku Khadijah duduk sini Abah mau bicara." Ucap Kyai pada Khadijah.


"Ya Abah" Jawab Khadijah.


"Pasti kamu sudah mendengar maksud kedatangan Ustadz Hafizh kesini" Ucap Kyai Abdullah pada Khadijah.


"Ya bah.."jawab Khadijah sambil menundukkan kepalanya karna malu sama Abah nya.


" Sekarang abah mau nanyak sama kamu nak??Apa kamu sudah siap menikah bulan ini." Tanya Kyai Abdullah pada putrinya yaitu Khadijah.


Khadijah langsung bersujud dihadapan abahnya sambil mencium tangan abahnya, dengan perasaan yang bercampur aduk disisi lain Khadijah bahagia karna yang akan dinikahinya adalah orang yang sholeh dan Hafizh Alquran , karna Khadijah yakin Ustadz Hafizh Adalah laki laki yang ter baik pilihan Abahnya., tapi disisi lain Khadijah takut dan tidak tega meninggalkan Abahnya yang sudah tua sendirian dirumahnya meskipun ada Santri yang akan menjaga nya.


"Kenapa nak, apa kamu tidak siap,Abah tidak akan memaksamu jika kamu tidak siap." Tanya Kyai Abdullah pada Putrinya Khadijah.


"Tidak Bah,Insya Allah Khadijah siap"


Jawab Khadijah sambil menangis dipangkuan Abahnya.


"Tapi kenapa kamu menangis nak,??

__ADS_1


Tanya Kyai Abdullah pada Khadijah.


" Karna aku takut akan jauh dari Abah"jawab Khadijah sambil tersedu sedu, karna air matanya terus mengalir di pipinya yang kemerah merahan sampai membasahi jilbabnya.


"Jangan takut sayang selain disini ada Santri yang menjaga Abah, kita pasrah kan semuanya pada Allah." Jawab Kyai Abdullah sambil mengelus elus kepala Khadijah.


"Bangunlah sayang duduk disamping Abah,Putriku sayang jangan khawatir kan Abahmu ini, kamu kan sekali kali bisa kesini nengokin Abahmu ini, mungkin Ustadz Hafizh disini terus untuk mengajar Santri disini." Ucap Kyai Abdullah menenangkan hati Putrinya.


"Tapi bagaimana dengan perasaan mu nak, apa kamu bahagia??" Tanya Kyai Abdullah sambil mengusap air mata Khadijah.


"Ya Bah aku bahagia."


Jawab Khadijah tersipu malu.


"Apa kamu pernah melihat Ustadz Hafizh." Tanya Kyai pada putrinya.


"Ya sudah masuk lah kekamar mu Abah akan pergi kerumah Ustadz Habibi untuk membicarakan pernikahan mu."


"Baik Bah." Jawab Khadijah.


Dan pergilah Kyai Abdullah kerumah Ustadz Habibi. Sesampainya disana Kyai Abdullah mengucapkan salam.


"Assalamu'alaikum.??


" Assalamu'alaikum.??


Ucap Kyai Abdullah sampai dua kali mengucapkan salam baru ada yang jawab.

__ADS_1


"Waalaikumsalam" Jawab orang dari dalam. "Siapa.?? Tanya orang itu.


" Saya Kyai Abdullah dari pesantren Al-furqan."jawab Kyai Abdullah.


"Silahkan masuk Kyai." Ucap orang itu.


"Saya kesini mau bertemu dengan Ustadz Habibi." Jawab Kyai Abdullah.


"Tapi maaf Kyai, Ustadz Habibi sedang pergi keluar kota." Jawab orang itu.


"Kapan pulang.?? Tanya Kyai Abdullah. "Saya tidak tahu Kyai kapan pulangnya." Jawab orang itu.


"Ya sudah kalau gitu saya permisi dulu


Assalamu'alaikum."ucap Kyai Abdullah.


Dan pulanglah Kyai Abdullah.


Sesampainya dirumah Kyai disambut oleh putrinya sedang menunggu dibalik pintu. " Assalamu'alaikum."ucap Kyai Abdullah.


"Waalaikumsalam kenapa Abah begitu cepat pulang." Tanya Khadijah pada Kyai Abdullah.


"Ustadz Habibi nggak ada dirumah sayang." Jawab Kyai Abdullah pada putrinya.


"Biarlah besok Abah musyawarah dengan pakde mu Kyai kholel."


Ucap Kyai Abdullah.

__ADS_1


__ADS_2