
113
Dan hari pernikahan Aisyah dengan Ustadz Hafizh tiba, Ustadz Hafizh berangkat dari rumah syifa menuju Kepernikahan nya di rumah Kyai Abdullah.
Aisyah sudah di dandani secantik mungkin karena ini pernikahan pertama nya untuk Aisyah.
Ustadz Hafizh sampai di rumah Kyai Abdullah diantar oleh keluarga Ustadz Habibi, karena bukdenya tidak bisa hadir karena ada di ibu kota.
Syifa dengan kebesaran hati mengantar suami nya sampai ke pelaminan.
Dan Aisyah keluar dari kamarnya dengan riasan penganten bagaikan ratu semalam, Syifa yang melihat nya langsung cemburu dan menundukkan pandangan nya.
Dan acara akad nikah saat itu berjalan hikmah, dengan suasana haru, dan Kyai Abdullah meneteskan air matanya teringat pada putri nya saat itu mengantar suaminya menikah dengan Syifa. Dan kejadian itu terulang lagi pada ponakannya yaitu Aisyah.
Dan setelah selesai acara akad nikah Syifa berpamitan untuk pulang,karena Syifa tidak mau melihat suaminya bersanding dipelaminan.
"Mas aku pulang dulu." Ucap Syifa dengan wajah muramnya.
"Kenapa pulang, nggak nunggu resepsi nya tar malam.??
" Nggak mas, aku pusing."saut Syifa dan bersalaman pada suaminya, dan meninggal kan tempat akad nikah begitu saja tanpa berpamitan pada yang lain.
Dan suasana malam itu berjalan lancar, tanpa hambatan apa pun.
Dan malam pertama yang indah buat Aisyah Dan Ustadz Hafizh dilewati begitu indah Dan penuh rasa bahagia terlihat dari wajah keduanya yang ber seri seri saat keluar kamar pagi itu,
Dan satu pekan berlalu penuh kebahagiaan, Dan sudah waktunya Ustadz Hafizh membagi waktu nya pulang ke rumah Syifa.
"Assalamu'alaikum.. " Ucap Ustadz Hafizh di depan rumah Syifa.
__ADS_1
"Waalaikum salam.." Jawab salah seorang di rumah Syifa.
"Ustadz Hafizh.. " Sapa orang itu.
"Iya kok sepi banget kemana umi sama Abah..?? Tanya Ustadz Hafizh pada orang itu.
" Oh Ustadz Hafizh nggak tau ya kalau mbak Syifa masuk rumah sakit karena muntah muntah terus, dan sudah dua hari ini, mbak Syifa nggak keluar kamar karena pusing."cerita org itu.
Lalu Ustadz Hafizh langsung menelpon mertuanya Ustadz Habibi.
"Assalamu'alaikum bah..
" Waalaikum salam nak Hafizh.
"Abah ada di mana.??
" Maaf ya nak Abah nggak ngasih kabar sama kamu, Syifa dari kemaren muntah muntah terus, dan sekarang Abah di rumah sakit BUNDA. "
Lalu Ustadz Hafizh langsung pergi ke rumah sakit, dan sesampainya di sana, Syifa menyambut nya dengan senyum kebahagiaanmu.
"Syifa kamu kenapa,??
Kenapa kalau sakit nggak ngasih tau mas."
"Maaf mas, karena aku nggak mau ganggu Hari hari bahagia kamu," Ucapan Syifa.
"Pokoknya kalau ada apa apa langsung telpon mas, karena kamu tanggung jawab mas sebagai suami kamu.
" Iya iya maaf, udah jangan marah lagi ya,
__ADS_1
Aku punya kabar bahagia buat kita semua."
"Kabar apa.??
" Aku hamil mas.. Ucap Syifa dengan binar binar kebahgiaan di kedua matanya.
"Apa..??
Syifa hamil,mas nggak salah dengar kan..
" Nggak mas beneran aku hamil."ulang Syifa memberi tau suaminya.
"Alhamdulillah..." Ucap Ustadz Hafizh dengan penuh rasa bahagia dengan memeluk syifa dan Menyiumi nya, tanpa menghiraukan mertuanya yang ada disebelah nya.
Dan setelah beberapa jam ternyata syifa di perbolehkan pulang, karena syifa bukan sakit biasa, dikarenakan hamil yang membuat nya pusing Dan mual mual terus.
Ustadz Hafizh menelpon Aisyah meminta ijin untuk menemani syifa beberapa waktu, Dan Aisyah dengan keikhlasan nya mengijinkan suaminya menemani syifa yang masih hamil muda.
Dan tak berselang beberapa bulan Aisyah juga hamil, tapi Aisyah hamil tidak seperti biasanya, Aisyah tidak mual atau pun pusing.
Dan Ustadz Hafizh benar-benar kerepotan karena kedua istrinya sama-sama hamil anaknya. Dan Harus mengurus Muhammad juga.
Tapi mereka hidup rukun dan bahagia walaupun sama-sama hamil. Tidak ada rasa cemburu lagi hanya keikhlasan yang ada di antara kedua istri istri Ustadz Hafizh.
***
Maaf ya sampai disini dulu cerita nya,
Yuk mampir ke karya aku selanjutnya.
__ADS_1
Terima kasih.