Penguasa Culun

Penguasa Culun
Monster Tersembunyi


__ADS_3

"Paman, aku ingin kau patahkan semua anggota tubuhnya terlebih dahulu!!" Teriak Gio Vice dengan keras.


"Lalu bawa kemari agar aku dapat membunuhnya dengan tanganku sendiri!!" Ujar Gio Vice yang menunjuk kearah Bryan.


Gio Vice sangat marah, belum pernah ada yang mengatakan bahwa dirinya adalah seorang bajingan.


Keluarga Saputra memang sangat arogan, jadi Gio Vice tidak ingin mereka semua mati dengan mudah.


Terlebih lagi Bagas dan Bryan telah menghinanya dengan sangat buruk.


Gio ingin menyiksa Bagas dan Bryan, lalu memastikan bahwa mereka akan merasakan neraka!!


Keluarga Vice akan menjadi bahan ejekan jika dia tidak membalas perlakuan Bagas.


"Kalian akan mati!!" Ujar Gio Vice dengan tertawa.


Red Dragon pun bergerak dengan cepat !!


Ini adalah mesin pembunuh tanpa ekspresi yang di miliki oleh Keluarga Vice.


Red Dragon melompat ke depan hingga menimbulkan bekas pada tanah karena pijakannya.


Dia pun segera berada di depan Bryan dengan sangat cepat.


Bahkan Bryan nampak terkejut dengan kecepatan dari Red Dragon.


Dengan tubuh besar seperti itu, namun memiliki kecepatan yang luar biasa.


"MATI KAU!!!" Teriak Red Dragon yang melancarkan tinjunya kearah Bryan.


Red Dragon berteriak dengan nada yang penuh penghinaan saat dia mendaratkan tinjunya kearah lengan Bryan.


Sesuai dengan kebiasaannya, Red Dragon akan selalu menyiksa musuhnya dengan menyerang bagian tangan terlebih dahulu.


Lalu dia akan melanjutkan untuk menghancurkan kaki musuhnya tanpa sedikit pun belas kasihan.


Namun Bryan dapat menghindari dengan sangat baik tinju dari Red Dragon.


Bryan sedikit tidak menyangka jika, tinju itu akan sangat berbahaya sekali.


Jangan kan untuk orang biasa, bahkan master beladiri pun akan sedikit kesulitan untuk menahan pukulan itu.


Itu adalah tinju yang sangat mengerikan !!

__ADS_1


Bagas yang sedari tadi berdiri pun mencoba mencari tempat untuk duduk.


"Sepertinya ini akan sangat menyenangkan!" Ujar Bagas yang duduk dan menyalakan rokoknya.


Sementara Gio Vice yang melihat itu, menjadi sedikit marah dengan perlakuan Bagas.


"Ketenangan macam apa itu!!" Gumam Gio Vice di dalam hatinya.


"Bahkan dia tidak terlihat khawatir sama sekali!" Gumam Gio yang memperhatikan Bagas.


"Apa ini alasan ayah tidak menyerang keluarga Saputra terlebih dahulu?!" Tanya Gio di dalam hatinya.


Gio Vice sedikit mengingat tentang ayahnya Jill Vice yang menahan serangan kepada keluarga Saputra.


Ayahnya harus mempersiapkan kekuatan yang cukup besar dan strategi yang benar dalam menghadapi keluarga Saputra.


Tapi bukan kah ini hanya sebuah keluarga biasa?


Apa yang salah dengan keluarga Saputra ini?


Sementara Bryan saat ini sudah membalas serangan dari Red Dragon.


Keduanya bertarung dengan kekuatan penuh dan tidak ada yang mau mengalah.


Namun dalam hal stamina, sepertinya Red Dragon sedikit unggul karena Bryan baru saja pulih dari cederanya.


Sementara Red Dragon masih dengan kekuatan yang sama dari awal pertempuran.


"Sepertinya akan buruk jika tidak aku hentikan!" Ujar Bagas yang bergerak menghentikan tinju Red Dragon.


Red Dragon sedikit terkejut dengan cara Bagas menahan tinjunya.


Itu adalah gerakan yang sangat lembut !


"Maaf kan aku, tapi dia baru sembuh dari cedera dan belum pulih sepenuhnya!!" Ujar Bagas dengan tersenyum.


"Apa boleh aku yang langsung menghadapi mu?!" Tanya Bagas dengan tersenyum.


Red Dragon masih tanpa Ekspresi di wajahnya dan segera menyerang kearah Bagas.


Itu gerakan mematikan ! Tinju itu diarahkan langsung kearah dada Bagas !


Bukannya menghindar, Bagas membalas serangan itu dengan tinjunya kembali.

__ADS_1


Itu adalah tinju yang sederhana, tapi bagi Red Dragon tinju itu terlihat sangat menakutkan.


Ekspresi Red Dragon segera berubah !!


Dia hanya menggunakan kekuatannya sebesar 70% namun melihat tinju Bagas.


Dia pun mengubahnya dengan 100% kekuatannya, dia tidak menyangka jika Bagas akan sangat terlatih dalam hal beladiri.


Namun dia terlambat, tinju Bagas lebih cepat ! Lebih kuat ! Dan lebih ganas !


Tinju itu saling beradu dengan keras dan terdengar suara patahan yang sangat nyaring.


Itu adalah suara retakan tulang Red Dragon !!


Tinju itu membuat Red Dragon mundur beberapa langkah !!


Ekspresi Red Dragon yang semula tenang kini berubah menjadi ketakutan.


Kekuatan ini terlalu menakutkan untuknya !!


Jika dia tidak menghindar sedikit mungkin tangannya saat ini sudah hancur !


Hanya ada satu hal yang dia pikirkan, Bagas adalah petarung terampil !


"GIO..!!" teriak Red Dragon kepada Gio.


Red Dragon ingin berteriak kepada Gio dan menyuruhnya segera lari meninggalkan kediaman keluarga Saputra.


Tapi sebelum dia dapat mengatakannya, Bagas sudah ada di hadapannya dengan aura yang menakutkan.


"Bagaimana dia begitu cepat?!!" Pikir Red Dragon bingung.


"Apa kamu berpikir untuk melarikan diri?!" Ujar Bagas dengan aura yang menakutkan.


Bagas meninju beberapa kali kearah Red Dragon dengan kekuatan yang mengerikan !


Udara di sekitar tinju itu pun menimbulkan suara yang mengerikan dan Red Dragon tidak bereaksi tepat waktu.


Dia seperti karung pasir di hadapan Bagas dan hanya bisa menunggu untuk di pukuli !!


Dalam sekejap Red Dragon pun terjatuh ke tanah dan darah segar segera menyembur dari mulutnya !


Itu adalah pemandangan yang sangat mengerikan !

__ADS_1


Empat anggota tubuhnya mengalami patah tulang karena serangan Bagas !


"ARRGGGHHH!!!" teriakan Red Dragon terdengar sangat mengerikan.


__ADS_2