
“meskipun kau ayah angkat ku dan Leon!” ucap Luis dengan berjalan mendekati tuan Ardiansyah.
“aku akan tetap membunuhmu jika kau mengatakan omong kosong!” ancam Luis dengan mengeluarkan aura membunuhnya.
Tuan Ardiansyah yang merasakan hal itu menjadi sangat ketakutan.
Seluruh punggungnya berkeringat dingin karena ancaman Luis.
“aku tidak akan berani berbicara omong kosong kepada mu!” ujar tuan Ardiansyah dengan gugup.
Luis yang melihat hal itu pun tertawa dan kembali duduk dengan tenang menatap tuan Ardiansyah.
“baiklah ayah, sekarang kau boleh bercerita!” ujar Luis dengan tenang.
Setelah mendengar hal itu tuan Ardiansyah pun bercerita bagaimana awalnya dia meminta Leon pergi ke kota Nozel.
Hingga akhirnya bisnis keluarga Ardiansyah maju di kota Nozel dengan bantuan dari Leon.
Namun Leon tidak puas dengan pencapaian nya yang hanya menjalani bisnis legal di kota Nozel.
Akhirnya Leon juga masuk kedalam lingkaran ilegal baik kota Grozz maupun kota Nozel.
Karena bisnis keluarga Ardiansyah yang berada di dua kota, yaitu kota Grozz dan kota Nozel.
Hingga saatnya, tiba tiba Leon ingin menguasai lingkaran ilegal kota Nozel.
Agar memudahkan rencananya yang ingin berekspansi ke kota Rivercity.
“namun tiba tiba seminggu yang lalu ada pengiriman yang datang dan berbicara bahwa paket ini untuk keluarga Ardiansyah!” ujar tuan Ardiansyah yang terlihat sangat sedih.
"Semua orang tidak ada yang mengetahui apa isi paket itu!" ujar tuan Ardiansyah.
“akhirnya kami sepakat bahwa paket itu di buka saat seluruh keluarga Ardiansyah telah selesai makan malam!” ujar tuan Ardiansyah dengan pelan.
“saat paket itu di buka ternyata di dalamnya berisikan jasad Leon dengan kondisi yang sangat mengenaskan!” ucap tuan Ardiansyah yang mulai menangis.
Luis yang menyadari bahwa adiknya sudah mengalami penyiksaan hingga tewas.
Tiba tiba Luis memukul meja yang ada di sampingnya hingga hancur berantakan.
__ADS_1
Kejadian itu sontak membuat tuan Ardiansyah terkejut.
“apa ada petunjuk yang sudah berhasil anak buah mu dapatkan?!” tanya Luis yang mulai emosi.
“untuk saat ini belum ada yang di temukan kecuali kertas yang ada di genggaman jasad mendiang Leon!” jawab tuan Ardiansyah kepada Luis.
“apa isi kertas itu?!” tanya Luis dengan penasaran.
“seekor kelinci datang mengetuk pintu rubah tua di wilayahnya yang damai!” ucap tuan Ardiansyah yang bingung.
Berbeda dengan Luis yang memang sudah lama masuk lingkaran ilegal.
Semua isyarat seperti itu dapat dipahaminya dengan sangat mudah.
Karena Luis adalah salah satu keturunan dari keluarga Braga dari daerah timur negara ini.
Pada saat itu keluarga Braga merupakan salah satu keluarga yang sangat kuat.
Tidak hanya karena sumber daya mereka yang melimpah.
Namun karena sumber daya manusianya yang dibangun dengan sangat baik.
Namun entah bagaimana tiba tiba keluarga Braga musnah dalam waktu satu malam.
Sumber daya dan semuanya hilang bagaikan ditelan bumi.
Banyak orang yang percaya bahwa mereka tidak sengaja menyinggung salah satu keluarga kuat di selatan saat itu.
Namun banyak juga yang berpendapat bahwa keluarga Braga mendapatkan perintah dari leluhurnya untuk bersembunyi jauh dari keramaian manusia.
Saat itu yang tersisa dari keluarga Braga hanya Luis dan Leon.
Namun itu pun hanya tuan Ardiansyah yang mengetahui semua identitas mereka.
Oleh sebab itu tuan Ardiansyah mempersiapkan Luis dan Leon dengan sangat baik.
Seperti Luis yang di persiapkan memang untuk menjadi penguasa di lingkaran ilegal.
Sementara Leon disiapkan untuk lingkaran legal.
__ADS_1
Namun entah apa yang terjadi, Luis tiba tiba berubah menjadi pribadi yang sangat berbeda.
Sehingga menyebabkan dia dikurung oleh keluarga Ardiansyah di tempat ini.
Namun Luis ternyata berhasil memperkuat teknik beladirinya saat di dalam penjara ini.
“itu isyarat yang sangat mudah!” ujar Luis dengan tersenyum mengejek.
“apa anak buahmu kurang pintar?!” tanya Luis dengan nada menghina.
"atau karena pemimpinnya yang bodoh?!" ledek Luis kepada tuan Ardiansyah.
Tuan Ardiansyah hanya diam dan tersenyum kepada Luis, seperti hewan yang tunduk kepada majikannya.
“kau harus bisa menahan emosi mu!” gumam tuan Ardiansyah dalam hatinya.
Sebenarnya tuan Ardiansyah sudah menyadari siapa yang membunuh Leon tapi dia tidak ingin turun tangan langsung.
Karena akan sangat merepotkan jika harus bertarung dengan si rubah tua yang sangat licik itu.
Meskipun sebenarnya tuan Ardiansyah tidak kalah licik.
Namun di belakang si rubah tua itu lah yang membedakannya.
Kota Nozel memiliki satu penguasa yang terkenal di lingkaran ilegal mereka, yaitu tuan Renan.
Namun tuan Renan memiliki riwayat yang sangat terkenal di wilayah Lakertown.
Tuan Renan terkenal dengan kecerdasannya dan kelicikannya, serta pendukungnya yang merupakan keluarga kuat dari selatan.
“apa kau tahu siapa penguasa lingkaran ilegal kota Nozel?!” tanya Luis kepada tuan Ardiansyah.
“aku tahu, dia adalah Renan semua orang di wilayah Lekertown menghormatinya sehingga dia disebut sebagai tuan Renan!” jawab tuan Ardiansyah dengan mantap.
“apa dia tidak memiliki nama keluarga?!” tanya Luis dengan penasaran.
“hanya itu yang di ketahui, sepertinya hanya dia dan keluarga kuat dari selatan yang mengetahui identitas asli dari Renan!” ujar tuan Ardiansyah dengan lugas.
“ternyata pemimpin lingkaran ilegal kota Nozel cukup misterius!!” ujar Luis dengan tertawa senang.
__ADS_1
"sudah lama aku tidak merasakan kesenangan seperti ini!" ujar Luis yang tertawa seperti kehilangan akal.