Penguasa Culun

Penguasa Culun
Awan Hitam di Kota Nozel


__ADS_3

Pagi pagi sekali, Jill Vice membawa mayat Gio Vice dan Red Dragon menuju ke mobilnya.


Dari Bougenville mereka berangkat dengan meriah, seolah olah melepas kepergian seorang pahlawan.


Mereka akan menuju kota Nozel dan langsung menuju rumah keluarga Saputra.


Ada lebih dari sepuluh mobil dengan bendera hitam yang tergantung pada masing masing mobil.


Itu menandakan jika mereka sedang berduka atas kepergian seseorang.


Namun sepuluh mobil itu adalah seluruh boss lingkaran ilegal kota Bougenville yang berada langsung dibawah Jill Vice.


Itu adalah suasana yang sangat menakutkan, hingga menyebabkan beberapa orang sulit bernafas.


Jill Vice selalu melakukan gerakan dengan cara terbuka dan meriah.


Dia tidak berniat untuk bersembunyi dan melakukan pembalasan dendam dengan diam diam.


Jill Vice ingin semua orang tahu, bahwa dia akan datang kepada siapa pun yang menantang nya!


Apalagi jika mereka berani membunuh seorang anggota keluarga Vice!


Siapa pun yang berani membunuh anggota keluarganya maka itu artinya juga kematian untuk mereka!


Sebelum lingkaran ilegal kota Nozel panik, ternyata lingkaran hukum sudah terlebih dahulu ketakutan.


Semua orang di lingkaran hukum telah berlari ke rumah keluarga Saputra dan meminta Bagas untuk pergi.


"Tuan Saputra, ini sangat berbahaya untuk mu tetap tinggal di kota Nozel!" Ujar walikota Nozel.


Walikota Nozel sangat menghormati keluarga Saputra, karena mereka selalu memberikan manfaat untuk kota Nozel.


Dia bisa saja menahan serangan dari lingkaran hukum dengan pengaruhnya.


Namun ini adalah perang di lingkaran ilegal, dia hanya tahu satu atau dua hal tentang lingkaran ilegal.


Ketika sekelompok boss lingkaran ilegal menjadi sangat marah maka semua orang akan ikut menderita!


Dia hanya bisa membantu Bagas dengan mengirim anak buahnya untuk sedikit mengulur waktu rombongan Jill Vice.


"Kenapa aku harus pergi?!" Tanya Bagas yang meminum tehnya.


"Tuan Saputra ini tidak lah semudah yang kau bayangkan!" Jawab Walikota Nozel dengan panik.


"Kau urus saja semua pekerjaan mu dengan baik!" Ujar Bagas dengan tenang.


"Nanti kau akan bertemu dengan keponakan ku, dia yang akan membuat mu bekerja ekstra!" Ujar Bagas dengan tegas.


Walikota Nozel tidak dapat berbuat banyak, dia hanya berharap jika keluarga Saputra akan baik baik saja.


Disisi lain dia pun penasaran dengan sosok keponakan Bagas.


Dia pun pergi dan melihat Bagas yang tetap terlihat tenang !

__ADS_1


Baginya itu adalah luar biasa ! Saat kau diambang kematian dan kau dengan tenang meminum teh !


Sementara itu Luis Braga saat ini sedang berada di gedung yang tidak jauh dari rumah keluarga Saputra.


"Siapa pun pemenangnya? Pastikan kalian dapat membunuh keduanya!" Ujar Luis Braga kepada Victor dan Yuan.


"Baik tuan!!" Teriak keduanya dan langsung pergi.


"Hayden, perintahkan Larrson dan Thalita untuk segera membunuh pemuda itu!" Perintah Luis Braga.


"Baik tuan!" Jawab Hayden yang segera menghubungi Larrson dan Thalita.


"Aku yang akan menjadi penguasa di kota Nozel!" Ujar Luis Braga dengan tertawa.


Disisi lain Rizki saat ini sudah mendengar semua berita dari Bagas.


Dia pun sudah melihat semua perkembangan dari sepuluh orang yang dia latih.


Rizki ingin menjadikan mereka kawanan singa yang siap untuk membunuh siapa pun !


Dia juga sudah membuat rencana dengan Bagas dan Bryan untuk menyambut keluarga Vice.


Menurutnya itu sudah cukup, lima harimau dan sepuluh singa akan menghadapi seluruh bawahan Jill Vice.


Bryan akan melawan White Dragon !


Lalu dua orang bertopeng akan bertarung dengan Black Dragon dan Jill Vice !


Bahwa akan ada orang lain yang ikut campur diantara perang ini !


Sedangkan Rizki dia akan mencoba membunuh dua orang yang telah mengikutinya selama beberapa minggu.


Sementara Bagas kali ini sedang berada di depan halaman rumahnya.


Bahkan semua orang yang ada di rumah itu mengenakan pakaian serba hitam.


Itu seperti sekumpulan orang yang sedang bersiap menyambut keluarga yang sedang berduka.


"Tuan bukan kah ini sesuai prediksi saudara ku?!" Tanya Bryan yang saat ini sedikit merasa takjub dengan Rizki.


"Kau benar, dia melebihi ekspektasi ku!" Ujar Bagas yang bangga.


Dia pun menatap keatas langit dan sedikit bergumam.


"Anak mu menjadi seorang yang luar biasa kak, seharusnya kau senang saat ini!" Gumam Bagas dengan tersenyum.


"Siapkan semuanya dengan baik, pastikan kita menyambut mereka!" Ujar Bagas kepada Bryan.


"Jika memang semua sesuai prediksi keponakan ku!" Ujar Bagas sedikit tersenyum.


"Maka hari ini akan menjadi sejarah kelam lingkaran ilegal kota Bougenville!" Ujar Bagas dengan tersenyum.


Rizki memang sudah memprediksikan semua nya dengan baik.

__ADS_1


Bahkan dia tidak melewatkan semuanya, meskipun itu hanya sedikit saja.


Dari awal Rizki memang sudah tahu maksud dari tuan Renan.


Namun dia sedikit bertingkah polos seolah olah jika mereka masuk kedalam rencananya.


Ternyata Rizki sudah menyusun rencana yang saat ini menjebak tuan Renan.


Dari awal dia sudah meminta kepada pamannya, untuk membunuh satu orang dari keluarga Vice.


Dilihat dari sikapnya Jill Vice adalah orang yang berhati hati, itu di buktikan dengan caranya yang meracuni tuan Renan.


Meskipun itu hanya akal akalan tuan Renan, tapi Jill Vice sudah merencanakan itu lebih dari sepuluh tahun.


Bodohnya dia terlalu percaya diri !


Bagi Rizki, tuan Renan dan Jill Vice sudah kalah !


Dia tinggal memetik sedikit keuntungan untuk menekan tuan Renan, untuk memberi tahu tentang tragedi kota Grozz.


Tragedi yang telah menewaskan orang tuanya !!


***


Saat ini ada lebih dari sepuluh mobil di jalan raya menuju kota Nozel.


Udara disana tiba tiba terasa sangat menegangkan.


Jill Vice memiliki ekspresi yang terlihat sangat menakutkan di wajahnya.


Orang orang yang berada di sekelilingnya bahkan tidak berani untuk bernafas dengan keras.


Mayat Gio Vice dan Red Dragon berada di peti mati mobil belakang.


Jill Vice telah berjanji akan membunuh seluruh boss lingkaran ilegal kota Nozel.


"Tuan Vice, kita tidak bisa membiarkan Bagas mati begitu saja!" Ujar White Dragon dengan mengeluarkan aura membunuhnya.


"Aku akan membuat dia merasakan hidup di neraka!" Ujar Black Dragon dengan urat yang menonjol di dahinya karena emosi.


"Semua anggota keluarga Saputra juga harus mengalami hal yang serupa!" Ujar White Dragon dengan marah.


"Itu benar, mereka harus membayar harganya dengan penderitaan!" Ucap Black Dragon dengan emosi.


Ini bukan hanya masalah balas dendam untuk Gio Vice dan Red Dragon.


Mereka ingin semua orang tahu apa yang akan terjadi jika mereka menyinggung keluarga Vice.


Jika mereka tidak membalasnya ?


Itu sama saja mereka mengijinkan siapa saja bisa datang dan membunuh anggota keluarga Vice !


Termasuk Gio Vice putra Jill Vice !

__ADS_1


__ADS_2