Penguasa Culun

Penguasa Culun
Pendirian Teguh


__ADS_3

Sementara itu Rizki saat ini sedang duduk bersama Bagas.


Di hadapannya ada lima belas pasukan khusus yang di latih oleh pelatihan Rizki.


"Saat ini kalian tidak lagi terpisah!" Ujar Rizki kepada lima belas di hadapannya.


"Tidak ada lagi nama pada kalian!" Ujar Bagas dengan pelan.


"Benar, kalian akan di hitung sebagai angka!" Ucap Rizki dengan tenang.


"Tapi aku ingin kalian bertarung untuk posisi pertama!" Ujar Rizki kepada mereka.


Ketika mendengar itu, lima belas orang itu bersiap bertarung satu sama lain.


Tatapan mereka sangat menghormati Rizki, mereka tidak tahu seberapa kuat mereka sekarang.


Rizki yang telah mengajarkan mereka, hingga membuat mereka kuat seperti sekarang ini.


Bahkan mereka akan mematuhi Rizki meskipun nyawa mereka taruhannya.


Itu adalah pengabdian yang sangat kuat !


"Awalnya aku tidak yakin jika kalian dapat lulus dari pelatihan pertama ku!" Ujar Rizki kepada mereka.


"Tapi ternyata kalian berhasil membuatku sedikit terkesan!" Ujar Rizki kembali.


Ucapan Rizki memang jujur, dia sedikit terkesan dengan keteguhan dan kegigihan mereka.


Tapi di satu sisi dia juga merasa jika ini masih belum cukup !


"Mungkin satu atau dua bulan lagi kalian akan bertemu dengan lima orang teman baru!" Ujar Rizki dengan tenang.


"Silahkan bertarung dan tunjukan kemampuan kalian sekarang!" Ujar Rizki kepada lima belas orang itu.


Semua orang segera bergerak dengan cepat !


Masing masing menyerang kearah lawan mereka masing masing !


Entah apa yang di pikirkan oleh Rizki, Bagas pun tidak tahu itu.


Dia hanya bisa mengikuti apa yang Rizki rencanakan !


Karena selama ini semuanya berjalan dengan sangat baik.


Semua orang terlihat sangat ganas !

__ADS_1


Pukulan demi pukulan dan tendangan demi tendangan terus di lancarkan !


Tapi orang orang ini terlihat seperti orang gila yang menyukai pertarungan ini.


Mereka sangat gembira, seolah olah ini hanyalah uji kekuatan bagi mereka.


Rizki dan Bagas yang melihat itu pun terlihat cukup senang.


"Apa yang kau rencanakan sebenarnya?!" Tanya Bagas kepada Rizki.


"Paman, cepat atau lambat tuan Renan akan mati!" Ujar Rizki dengan tenang.


Meskipun Bagas tahu akan hal ini, tapi pernyataan itu tetap saja membuat Bagas terkejut !


"Apa maksudmu?!" Tanya Bagas kepada Rizki.


"Tuan Renan akan mati dan saat itu mereka akan beralih untuk menargetkan keluarga ini!" Ujar Rizki kepada Bagas.


"Dari mana kau tahu informasi itu?!" Tanya Bagas kepada Rizki.


"Ini hanya pengamatanku, jadi setidaknya kita sudah bersiap dengan kemampuan mereka!" Ujar Rizki kepada Bagas.


Tapi, Rizki menyadari satu hal selama berada di sini, yaitu?


Namun Rizki tidak memberitahu siapa orang itu ?


Dia hanya berharap pamannya dapat menyadari nya terlebih dahulu !


"Tapi tenang saja, aku sudah punya rencana untuk menghadapi perang ini!" Ujar Rizki kepada Bagas.


"Baiklah, aku percayakan semuanya kepada mu!" Ujar Bagas dengan tenang.


"Terima kasih paman!" Ujar Rizki tersenyum.


Sementara itu, tuan Renan saat ini bersantai di restoran Everest.


Setela beberapa hari bertarung, dia merasa jika tubuhnya mulai lelah.


Master Rey pun sudah mengabarkan, kondisi yang terjadi di sekitar wilayah kota Nozel.


Bahkan mata mata pelayan Fidz saat ini pun sudah menyebar di seluruh penjuru wilayah Lakertown.


Kematian dua petarung terampil itu membuat beberapa orang sedikit gemetar dengan kehebatan tuan Renan.


Tapi dua petarung itu adalah bawahan dari keluarga Selatan pendukung Jill Vice.

__ADS_1


Mereka ingin melampiaskan kemarahan nya kepada tuan Renan dengan mengirim pejuang mereka.


Meskipun itu bukan pejuang terhebat mereka, karena mereka pun tidak berani mengirim pejuang terhebat mereka.


Dengan adanya tuan Renan sebagai ahli strategi dan Master Rey sebagai eksekusi maka itu adalah kombinasi yang sempurna.


Sebenarnya tuan Renan sudah tahu, siapa yang mengirim dua pria itu.


Dia sangat ingin menghancurkan keluarga itu !


Tapi tuan Renan sadar, orang yang harus dia hadapi adalah keluarga yang mendukungnya yaitu, keluarga Forst.


Orang yang mengetahui semua gerakan tuan Renan bahkan dia bisa menjadi ancaman untuk putri nya.


Jika dia benar benar di hancurkan oleh keluarga Forst atau tuan Renan berhasil menghancurkan keluarga Forst.


Maka semua ini akan menjadi ironi yang sangat menyesakan !


Tapi kali ini tiga kota bersatu untuk menyerang kota Nozel.


Entah siapa yang akan menang dalam perang ini !


Tapi tuan Renan disini hanya merasa jika, waktunya sudah tiba untuk berhenti.


Namun sebelum itu dia berniat untuk membuka kan jalan untuk tunas baru, yaitu Rizki Bayu Saputra.


Dia tahu jika masa depan akan datang untuk Rizki.


Pemuda menarik yang sangat pintar dan kuat !


Bahkan mungkin kekuatan Rizki saat ini sudah setingkat Grand Master.


Tapi siapa yang tahu itu?


Yang jelas, tuan Renan sangat menaruh hormat kepadanya.


Seolah olah dia selama ini memang menjaga gerbang.


Dan menunggu untuk membuka gerbang bagi Rizki menuju keluarga Selatan.


"Ku harap aku tidak salah menunjuk mu sebagai pewaris untuk kami!" Gumam tuan Renan dengan tersenyum.


Namun senyum itu menyiratkan arti yang mendalam.


Master Rey sadar akan hal itu, tapi dia hanya bisa diam tanpa menyanggah atau mempertanyakan itu.

__ADS_1


__ADS_2