
"Aku akan berusaha menjaga keluarga Shawn dan Steward!!" Ujar Gio Vice dengan tertawa.
"Ahh iyah aku dengar, kalian memilik sebuah masalah dengan seseorang?!" Tanya Gio Vice dengan tenang.
"Kami tidak berani bercerita tentang kekurangan kami!" Ujar Ardian dengan senyuman palsu.
"Apa kalian tidak ingin balas dendam? Aku bisa meminjamkan kekuatan ku kepada kalian!" Ujar Gio dengan angkuh.
"Jangan tuan muda Vice, pria itu adalah seorang yang sangat kuat di kota Nozel!" Ujar Ardian yang sengaja memancing Gio Vice.
"Siapa dia?!" Tanya Gio Vice dengan nafas yang mulai memburu.
"Sebaiknya tidak perlu di bahas, mari kita minum saja!" Ujar Fred yang menuangkan anggur kedalam gelas Gio.
Fred dan Ardian tahu jika Gio Vice adalah tipe orang yang arogan dan tidak pernah menghargai orang lain.
Sekarang keluarga Vice sedang berada di puncaknya bahkan tuan Renan saja tidak berani untuk muncul.
Saat ini seluruh anggota keluarga Vice memiliki kebanggaan setinggi langit.
"Katakan?!!" Aura Gio mulai mendominasi Fred dan Ardian.
"Dia adalah Rizki Bayu Saputra!" Ujar Ardian dengan tenang.
"Itu benar, pria itu sudah mematahkan kaki putra kami berdua!" Ujar Fred dengan ekspresi terlihat sedih.
"Kami bahkan tidak bisa berbuat apa apa karena ada keluarga saputra yang mendukungnya!" Ujar Ardian dengan lesu.
"bahkan pria itu mengatakan siapapun yang datang dan mengganggunya maka dia akan dijadikan pupuk!" ujar Ardian yang memanas manasi Gio Vice.
Mata Gio Vice menjadi menyipit !!
Apa ada orang bodoh yang benar benar melakukan tindakan seperti itu.
Seluruh lingkaran ilegal kota Nozel dam Bougenville adalah milik keluarganya.
Lalu ada orang yang mengatakan hal menjijikan seperti Rizki Bayu Saputra.
__ADS_1
"Kirim salah seorang bawahan mu kepada keluarga Saputra dan katakan bahwa Rizki harus memotong tangannya!" Ujar Gio Vice dengan angkuh.
"Katakan bahwa itu adalah perintah Gio Vice!!" Ucap Gio dengan aura menakutkan.
Gio Vice memang tidak pernah takut dengan siapa pun sebelumnya!!
Dia terlihat sombong ! Begitu mendominasi !
Seolah olah semua orang harus tunduk dan patuh kepadanya.
Lalu siapa itu Rizki Bayu Saputra?
Dia seperti seorang pria yang bodoh dan menganggap bahwa dirinya sangat kuat.
Sementara itu Ardian dan Fred sedikit merasakan gelisah.
Mereka tidak menyangka bahwa Gio Vice akan terlihat sangat sombong dan seangkuh ini.
Tidak heran jika tuan Renan memutuskan untuk pergi meninggalkan kota Nozel.
"Ahh iyah, tidak ada yang berani bertindak tinggi dan perkasa di hadapan tuan muda Vice!" Ujar Ardian dengan tersenyum.
Ardian pun segera mengisi gelas Gio dengan anggur.
"Tuan Steward, mari kita bersulang untuk tuan muda Vice!" Ajak Ardian kepada Fred.
Fred Steward tidak dapat mengatakan apa apa, dia sangat terkejut dengan ini semua.
"Jangan khawatir sebentar lagi ada hadiah untuk kalian berdua!" Ujar Gio Vice dengan tertawa meremehkan.
Tentunya Bagas tau situasi yang saat ini terjadi di kota Nozel.
Siapa pun yang berani menghalangi keluarga Vice, maka mereka akan berubah menjadi abu !!
Bahkan tuan Renan pun bergegas pergi, jadi siapa yang berani menghentikan keluarga Vice kali ini ?
Sudah hampir satu jam berlalu, Gio Vice saat ini duduk dengan tenang di kursinya.
__ADS_1
"Waktunya sudah tiba, sebentar lagi pria itu akan datang membawa hadiah untuk kalian!" Ujar Gio kepada Ardian dan Fred.
Gio Vice ingin menunjukan kekuatan dan kekuasaan nya kepada Ardian dan Fred.
"Tuan.. Tuan muda Vice.. Tuan muda Vice..Aarggh!!" Teriak pria itu dengan keras.
Jeritan itu terdengar sangat mengerikan dengan suara yang bergetar.
Mata Gio terlihat melebar, sedangkan Fred dan Ardian dengan ekspresi yang bingung.
Bawahan keluarga Steward yang tadi di perintahkan oleh Gio Vice masuk kedalam dan tersandung saat hendak berbicara.
Mata semua orang yang melihat kejadian itu pun melebar dan terlihat amarah dari Gio Vice dan Red Dragon.
Tangan pria itu telah dipotong dan terlihat mengeluarkan banyak darah.
Wajah pria itu sangat pucat bahkan dahinya di penuhi keringat dan terlihat bahwa dia sangat shock.
"Tuan muda Vice.. lenganku.. lenganku dipotong oleh mereka!!" Ujar pria itu yang mengerang kesakitan.
Mata Gio Vice terlihat memerah dan tangannya membanting meja dengan keras.
"APA DIA INGIN MATI!!!" teriak Gio Vice dengan keras.
Wajahnya memerah seolah olah Bagas telah menamparnya dengan keras.
Dia telah berani menjamin kepada Ardian dan Fred, bahwa Bagas akan memotong lengan Rizki untuknya.
Pada akhirnya?
Bagas malah memotong lengan pria yang dia kirim tanpa takut sedikitpun!!
"Dia.. dia juga mengatakan!!" Ujar pria itu yang mulai kehilangan kesadarannya.
"APA YANG DIA KATAKAN?!!" teriak Gio Vice dengan keras.
"Dia bilang, siapa pun yang berani menyentuh keluarga Saputra maka dia mencari mati!!" Ujar pria itu yang langsung pingsan.
__ADS_1