Penguasa Culun

Penguasa Culun
Kemarahan Julian Dexter


__ADS_3

Sementara itu Julian dan teman temannya saat ini merasa sangat terhina !


Mereka sangat marah dan ingin segera membalaskan dendam mereka.


"Hey kau ingat pria ini, dia hampir menganggu pasangan yang sedang kencan di Resto Golden Jade!" Ujar wanita yang sedang memperhatikan Julian.


"Wow itu sangat memalukan!" Ujar pria yang bersama wanita itu.


"Pakaian mereka cukup berkelas, untuk seorang pengganggu!" Ujar pria lainnya.


Banyak omongan dan ucapan yang keluar dari mulut setiap orang yang lewat.


Julian dan teman temannya merasakan malu yang sangat besar.


Mereka bahkan hampir tidak percaya !


Jika mereka akan di perlakukan buruk di kota Nozel !


"SIALAN!!!" teriak Julian dengan keras.


"IDIOT SIALAN ITU!!!" Teriak Julian semakin keras.


Seluruh tubuh Julian gemetar karena amarahnya yang memuncak !


Dia belum pernah merasakan di permalukan dengan sangat buruk seperti ini sepanjang hidupnya !


Dia tidak membawa petarung terbaik keluarga nya kali ini, jika dia membawanya maka pria misterius dan pria culun itu.


Maka akan mati di tangan petarung terbaik keluarganya !


"Tuan muda Dexter apa anda baik baik saja?!" Tanya Tommy Price dengan khawatir.


"Aku tidak percaya, aku di pukuli di kota Nozel!" Ujar Julian Dexter dengan ekspresi marah.


"Aku akan membuat mereka membayar semuanya dengan tuntas!" Ujar Julian Dexter yang sangat marah.


"Tuan muda Dexter, jangan marah. Kenapa kau harus marah dengan orang gila!" Ujar Tommy Price dengan tersenyum.


Tommy memang sengaja menghibur Julian sekaligus ingin meremehkan nya.


"Bukan kah kami datang kemari untuk bersenang senang, tidak perlu membuat masalah!" Ujar Tommy dengan tersenyum.


"Jangan membuat masalah? Saya adalah Julian Dexter!!" Teriak Julian kepada Tommy.

__ADS_1


"Apa kah menurut mu ada masalah yang aku takuti?!" Tanya Julian kepada Tommy.


Julian melirik sedikit kearah Tommy dengan ekspresi yang menjijikan.


Tuan muda dari keluarga Price ini ternyata pengecut seperti yang di katakan semua orang tentangnya.


Dia selalu takut menyinggung orang lain !


Banyak orang yang membela Julian dari serangan pria misterius tadi.


Tapi Tommy justru hanya berdiri di pinggir tanpa mengucapkan satu kata apa pun ! Sangat tidak berguna !!


"Seekor naga yang kuat juga tidak akan melawan seekor ular berbisa!" Ujar Tommy kepada Julian.


"HAHAHA!! Apa kau pikir pria culun itu seekor ular berbisa?!" Tanya Julian kepada Tommy dengan keras.


Julian menunjukan senyum yang dingin kepada Tommy.


"Tuan Muda Price, kau benar benar pengecut!" Ujar Julian memanas manasi Tommy.


"Kau lihat saja, aku akan membuat pria itu memohon ampun kepada ku!" Ujar Julian dengan peecaya diri.


"Lalu dia akan menyaksikan kekasihnya bermesraan dengan ku!" Ujar Julian yang langsung pergi.


Mereka merasa jika Tommy Price adalah orang yang sangat pengecut.


Jadi tidak masalah jika mereka menghina dia !


Lagi pula keluarga Price tidak ada apa apanya di bandingkan keluarga Dexter di kota Castle Rock.


Sementara Tommy menggelengkan kepalanya dan sedikit tersenyum.


Tapi tiba tiba ekspresinya berubah sangat dingin !


Ekspresinya terlihat jika dia sangat bisa di andalkan dan terkesan berhati hati.


Dia benar benar berbeda dari Tommy yang sedari tadi menunjukan kepribadian pemalu dan penakut.


"Ternyata ada orang yang cukup mengesankan di Kota Nozel ini!" Ujar Tommy dengan tersenyum.


Tommy kembali berjalan kearah Restoran dan melihat dari jauh Rizki dan Novi.


Dia berharap dengan mendekati dua orang itu dia dapat bertemu dengan pria misterius yang memukul Julian Dexter.

__ADS_1


"Jika Pria itu memang berguna untuk ku, maka kedatangan saya ke Nozel adalah sesuatu yang bagus!" Ujar Tommy dengan tersenyum.


Ada pandangan dan tatapan penuh arti dari mata Tommy Price.


Dia berpikir bagaimana caranya dia bisa menyelamatkan wanita dan pria culun itu dari serangan Julian Dexter.


Setelah itu, pria culun tersebut akan memiliki hutang budi kepada Tommy Price.


Lalu kemudian, dia akan memperkenalkan temannya tadi kepada Tommy Price.


Ketika itu terjadi maka pria itu akan menjadi anak buah yang dapat di andalkan !


Ketika memikirkan semua hal itu, membuat Tommy merasa sangat senang.


Pada ekspresinya menunjukan bahwa dia menantikan semua rencananya berjalan dengan baik.


Dia sangat berbeda jauh dengan tuan muda kaya yang hanya tahu bersenang senang.


Tommy Price adalah tuan muda kaya yang selalu punya pikiran yang lebih matang dan melihat kearah depan.


Dia juga sangat benci dengan orang bodoh seperti Julian Dexter yang hanya tahu bermain wanita.


Jika keluarga Dexter bukan lah keluarga yang sangat kaya.


Maka Julian akan menghabiskan kekayaan itu !


Tapi Tommy yakin jika nanti keluarga Price akan melampaui keluarga Dexter pada sepuluh tahun kedepan.


Sementara itu Julian Dexter saat ini sedang menelpon seseorang dari kamar hotelnya.


"Benar! Bawa mereka berdua kemari!" Ujar Julian dengan keras.


"Aku ingin membunuh seseorang di kota ini!" Ujar Julian dengan keras.


"SEKARANG! CEPAT KEMARI!!" Teriak Julian yang mulai marah.


Beberapa pria muda yang lainnya segera masuk dan melihat keadaan Julian Dexter.


"Tuan Muda Dexter, apa kita tidak berlebihan?!" Tanya seorang pria muda.


"APA KAU BILANG? BERLEBIHAN?!" Tampar Julian dengan keras di pipi pria muda itu.


"Dia telah mempermalukan ku dan kau berkata kita berlebihan?!" Tanya Julian yang terlihat marah.

__ADS_1


"Julian hentikan!" Ujar seorang pria dengan ekspresi yang sangat tegas.


__ADS_2