
Semua orang yang ada di ruangan itu terkejut dengan kemampuan Rizki yang sebenarnya.
Master Rey, Bagas dan Tuan Renan merasa sedikit sesak di dada mereka.
Bagas baru pertama merasakan perasaan mencekam seperti ini.
Namun tuan Renan dan Master Rey telah merasakan hal ini dua kali.
Rizki adalah orang ke tiga yang membuat mereka dapat merasakan hal seperti ini.
"Bagas, tolong tenangkan keponakan mu!" Ujar tuan Renan kepada Bagas.
"Rizki, tolong tenanglah!" Ujar Bagas kepada Rizki.
"Kita akan membalaskan dendam orang tua mu dan kakak ku bersama sama!" Ujar Bagas mencoba menenangkan.
"Kita akan membuat mereka semua membayarnya!" Ujar Bagas yang mulai merasa pusing.
Tekanan ini sangat menyesakan bagi mereka semua !
Rizki terus mengingat bagaimana kematian orang tuanya.
Yang bahkan dia tidak di ijinkan untuk dapat melihat mayat dari mendiang ayah dan ibunda nya.
Itu adalah pengalaman yang sangat kelam bagi Rizki.
Dia bahkan merasa jika itu adalah hal yang sangat tidak adil bagi dirinya.
Saat itu dia masih sangat kecil, namun dia sudah merasakan perihnya kehilangan.
Terlebih itu adalah orang tua nya !
Namun perlahan dia dapat menerima semuanya.
Dengan kehadiran kakeknya, dia bisa merasakan kasih sayang orang tua kembali.
Meskipun tidak terasa sama, namun itu sedikit mengobati rasa rindunya.
Perlahan demi perlahan tekanan aura yang Rizki keluarkan mulai sedikit berubah.
Kali ini aura itu tidak lagi sekuat sebelumnya !
Setelah beberapa menit, Rizki sudah kembali tenang.
"Maaf kan aku karena tidak dapat mengontrol emosi ku tadi!" Ujar Rizki yang memberikan gestur meminta maaf.
"Tidak apa apa, itu wajar saja!" Ujar Tuan Renan yang kemudian tertawa.
__ADS_1
Sementara Master Rey dan Bagas hanya terdiam.
Master Rey merasa jika aura nya bisa semenakutkan itu bagaimana dengan teknik bertarungnya.
Dia merasa jika Rizki adalah petarung terhebat di negara ini sekarang.
Bahkan jika keluarga dari selatan menyerang keluarga Saputra.
Selama masih ada Rizki, maka mereka semua bisa bermimpi untuk menghancurkan keluarga Saputra.
"Terima kasih atas jamuannya malam ini!" Ujar Rizki kepada tuan Renan.
"Tunggu sebentar, kau harus ingat ini!" Ujar tuan Renan mengingatkan.
"Sebentar lagi, lingkaran ilegal Nozel akan berantakan seperti Bougenville!" Ujar tuan Renan.
"Aku tidak ada urusan dengan itu, kau bisa berbicara dengan paman ku!" Ujar Rizki yang langsung berdiri.
"Itu memang bukan urusan mu, tapi aku ingin meminta bantuan mu!" Ujar tuan Renan kepada Rizki.
Ini adalah point utamanya, mengapa tuan Renan menjamu Rizki dan Bagas secara khusus.
Dia ingin bersahabat dengan keluarga Saputra sekarang !
"Apa alasan yang tepat, aku harus membantu mu lagi?!" Tanya Rizki dengan emosi yang tidak stabil.
Dia tidak lagi terlihat tenang, bahkan dia melupakan penyamarannya sebagai pemuda culun.
Namun tuan Renan kemudian bangkit dari tempat duduknya dan membungkuk 90 derajat.
Peristiwa itu tentu mengejutkan Bagas dan Master Rey.
Bahkan Master Rey sangat marah melihat hal itu !
"Apa yang kau lakukan? Angkat kepalamu!!" Teriak Master Rey kepada tuan Renan.
Rizki sendiri merasa ini keterlaluan !
Sebuah pemimpin lingkaran ilegal kota Nozel tidak seharusnya tunduk kepada orang lain.
"Terserah, kau ingin membantu ku atau tidak!" Ujar tuan Renan dengan pelan.
"Aku belum pernah memohon kepada siapa pun sebelumnya!" Ujar tuan Renan dengan tenang.
"Ini adalah pertama dan terakhir aku menundukan kepala untuk memohon kepada orang lain!" Lanjut tuan Renan.
"Ada pun kau ingin membantu ku atau tidak, itu urusan mu!" Ucap tuan Renan dengan pelan.
__ADS_1
Rizki tidak mengatakan apa apa dan hanya berdiri terdiam.
"Angkat kepala mu dan katakan!" Ujar Rizki dengan serius.
"Jika aku bisa, maka aku akan melakukannya!" Ujar Rizki kepada tuan Renan.
Tuan Renan pun mengangkat kepalanya, ekspresi senyum dan ramahnya menghilang.
Digantikan dengan ekspresi tegas dan serius !
"Aku ingin kau, untuk melindungi putri ku!" Ujar tuan Renan kepada Rizki.
"Aku tidak meminta mu untuk menghidupinya atau apapun itu!" Ujar tuan Renan tenang.
"Selama dia bisa hidup tenang dan stabil seperti orang biasa, itu sudah cukup!" Lanjut tuan Renan pelan.
Matanya sedikit memerah dan suaranya mulai sedikit pecah.
Dia masih merasakan emosi di hatinya !
"Aku Renan Keihl memohon kepada mu!" Ujar tuan Renan yang kembali menunduk.
Ini adalah pertama kalinya tuan Renan menggunakan nama lengkapnya.
Seluruh wilayah Lakertown memanggilnya tuan Renan, tetapi tidak ada satu pun yang mengetahui nama sebenarnya tuan Renan.
Master Rey yang melihat itu bahkan ikut menunduk kepada Rizki !
Mereka berdua telah menurunkan harga diri mereka di depan seorang pemuda yang mungkin seusia dengan putri mereka.
Tapi itu semua tuan Renan lakukan demi menyelamatkan putrinya !
Master Rey melakukan itu untuk mendukung sahabatnya !
Tuan Renan tahu jika sebentar lagi dia akan mati !
Keluarga Forst dan keluarga yang mendukung Jill Vice tidak akan melepaskannya.
Dia tidak punya pilihan lain kecuali melawan !
Namun ada beberapa hal yang harus dia perjuangkan.
Dan ada beberapa ketidak adilan yang harus di perbaiki !
Bahkan jika dia harus mati !
Dia sudah siap dengan semua konsekuensi yang akan dia terima !
__ADS_1