Penguasa Culun

Penguasa Culun
Berita Besar Kota Nozel


__ADS_3

Ke esokan harinya seluruh kota Nozel gempar dengan berita kematian Bryan !


Bryan yang merupakan ahli beladiri sekaligus tangan kanan dari Bagas Saputra.


Di temukan tewas dalam pertempuran melawan Jordy Erald dari Castle Rock.


Meskipun kemenangan berhasil di raih oleh keluarga Saputra.


Tapi kematian Bryan menimbulkan kepanikan tersendiri bagi sebagian besar boss di lingkaran ilegal kota Nozel.


Namun ada beberapa orang yang saat ini mulai mempertanyakan kemampuan keluarga Saputra?


Beberapa waktu lalu mereka memang berhasil membunuh Dragon bersaudara dan membantu Tuan Renan memusnahkan keluarga Vice !


Tapi penyerangan dari Castle Rock semalam berhasil mengubah pandangan kekuatan keluarga Saputra.


Jika sebelumnya mereka takut dan kagum !


Kini mereka tidak lagi merasakan ancaman itu dengan kematian dari Bryan !


Mereka menyangka jika Keluarga Saputra yang sekarang akan menjadi sangat lemah dengan kematian Bryan.


Bahkan beberapa boss di lingkaran ilegal kota Nozel berkunjung Chris yang terluka sekaligus mengejeknya !


Mereka semua mengejek Chris karena salah memilih perahu untuk berlayar !


Jika dari awal dia memilih patuh dengan Tuan Renan dan menolak ajakan Bagas.


Maka mungkin saja dia akan di pertimbangkan untuk berada di kapal yang sama dengan Tuan Renan.


Sementara semua berita itu telah sampai ke telinga Luis Braga !


Dia saat ini sangat marah dengan kematian anak buahnya dan adiknya !


Setelah kematian Leon dan sekarang kematian Roman !


Benar benar membuat Luis Braga sangat marah !


Jika Keluarga Saputra awalnya bukanlah target utama !


Sekarang mereka akan menjadi target utama Luis Braga !


Dengan sekarat nya Bagas maka keluarga Saputra saat ini sangat lemah !


Dia bisa saja menyerang keluarga Saputra dan memusnahkan mereka semua.


Tapi Luis Braga tidak bisa bertindak sejauh itu, karena di dalam keluarga Saputra masih ada pemuda itu.

__ADS_1


Pemuda yang telah membuat dua orang anak buahnya terluka berat dan seorang lainnya tewas !


Dia masih sedikit merasakan ke khawatiran sendiri karena adanya pemuda itu !


Pemuda yang di katakan memiliki kemampuan sangat hebat bahkan Gordon, Thalita dan Larrson bukanlah tandingannya.


Tentu saja hal itu membuat Luis Braga sedikit khawatir !


***


Sementara di tempat lainnya kematian Bryan.


Benar benar membuat beberapa Keluarga dari Castle Rock dan Bougenville.


Merencanakan penyerangan kepada Keluarga Saputra !


Seperti saat ini Keluarga Dexter telah mengirim petarung terbaik mereka ke kota Nozel.


Mereka memang di minta membantu menyelesaikan masalah Julian Dexter.


Namun setelah selesai, mereka di tugaskan untuk membunuh Bagas dan menghancurkan keluarga Saputra.


Mereka berdua saat ini berada di hadapan Julian Dexter !


Mereka adalah pria berotot dengan penampilan yang sangat menakutkan !


"Abel Wright, Brad Wright ! Misimu adalah menemukan pria muda dan temannya itu!" Ujar Julian Dexter yang menyerahkan sebuah foto.


Namun ketahuan oleh Julian Dexter !


"Buat mereka berdua lumpuh dan bawa mereka ke hadapanku, mengerti!!" Perintah Julian Dexter dengan tegas.


"Baik Tuan!" Jawab mereka berdua dengan ekspresi dingin.


Sementara itu ekspresi Julian Dexter terlihat sangat marah dan mengancam !


Dia benar benar merasa di permalukan sebelumnya !


Jadi dia mengutus dua pria ini untuk memberi pelajaran kepada dua orang yang telah mempermalukannya.


Keluarga Dexter adalah keluarga yang kuat di kota Castle Rock.


Mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan.


Bahkan menghancurkan sebuah keluarga dan semua selalu lepas dari jeratan hukum.


"Apa tuan muda Price tidak ikut?!" Tanya seseorang pemuda kepada Julian Dexter.

__ADS_1


Tommy Price telah kembali ke kota Castle Rock dan sama sekali tidak ingin terlibat dengan masalah ini.


"Huh jangan pernah perdulikan dia!" Ujar Julian Dexter dengan pelan.


"Dia hanyalah seekor tikus yang pengecut!" Lanjut Julian Dexter dengan dingin.


"Sekarang kita hanya tinggal menunggu kabar dari petarung keluarga ku!" Ujar Julian Dexter yang terlihat senang.


Julian Dexter pun segera duduk dan menunggu dengan tenang.


Dia tidak merasakan apapun, karena dia hanya menekan seekor semut yang sedikit mengganggunya.


Namun dia pun memikirkan bagaimana nantinya Novi akan datang dan memohon belas kasihan kepadanya.


Ekspresinya menunjukan jika dia merasa sangat puas dan tidak sabar !


Sementara itu Rizki sedang berjalan bersama Novi menuju Rumah Sakit dimana Bagas di rawat.


Namun Rizki menunjukan kewaspadaan yang sangat tinggi !


Bahkan Novi pun menyadarinya meskipun hanya dengan melihat saja.


"Hey kau kenapa Rizki?!" Tanya Novi dengan penasaran.


"Tidak ada apa apa, aku hanya ingin buang air kecil!" Jawab Rizki dengan tersenyum.


"Pantas saja kau terlihat gelisah!" Ujar Novi dengan cepat.


"Kau bisa melanjutkannya sendiri, aku ingin cari toilet terlebih dahulu!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Huh aku menyesal jalan bersamamu, harusnya aku ikut mobil ayah tadi!" Ujar Novi dengan cemberut.


Dia segera memberhentikan Taksi dan menaikinya.


Rizki hanya menggelengkan kepalanya dengan tersenyum.


Tapi dia kembali waspada dengan dua orang yang berada di belakangnya.


Mereka sudah mengikuti Rizki dan Novi sedari tadi.


Indranya terlalu tajam, setelah berlatih dengan mendiang kakeknya.


Tidak ada seorang pun hingga saat ini yang tidak terdeteksi oleh Rizki saat dia di ikuti.


Rizki segera melanjutkan perjalanan dengan ekspresi yang terlihat normal.


Tidak ada ketakutan dan ke khawatiran pada dirinya.

__ADS_1


Dia berjalan memasuki taman yang sedang di perbaiki dan duduk di sebuah bangku panjang yang berada di tengah taman.


"Kalian sudah mengikuti ku dari tadi, jadi apa yang kalian tunggu!" Ujar Rizki dengan tenang.


__ADS_2