
Sementara itu Tuan David dan Rizki menyaksikan semua ini dari jauh.
Rizki sudah menyadari hal ini dari awal !
Dia tahu jika Roman Braga alias Bryan adalah duri dalam daging bagi keluarga Saputra.
"Rizki apa kau sudah mengetahui ini dari lama?!" Tanya tuan David kepada Rizki.
"Aku baru mengetahuinya!" Jawab Rizki dengan tersenyum.
Tuan David yang melihat senyum itu hanya terdiam.
Dia tidak menyangka jika Rizki akan menjadi sangat menakutkan !
Tidak ada lagi wajah polos dengan kaca mata bulat besar di kepalanya.
Saat ini bagi tuan David, Rizki terlihat sangat matang untuk menjadi seorang pemimpin.
Bahkan dia yakin, jika Rizki akan dapat melampaui mendiang ayahnya Bisma!
"Apa kita harus membantu mereka?!" Tanya Tuan David kepada Rizki.
"Tidak perlu, Bryan yang sekarang di penuhi dengan dendam dan amarah!" Ujar Rizki dengan tenang.
"Saat seseorang berhasil di kuasai oleh amarahnya!" Ujar Rizki dengan ekspresi yang berubah.
"maka itu sama saja dengan mengundang kematian untuk dirinya sendiri!" Jelas Rizki dengan kilatan matanya yang berubah.
"Lagi pula ini waktu yang tepat untuk menguji para singa itu!" Ujar Rizki dengan serius.
Tuan David yang melihat ekspresi itu sedikit merasakan hawa dingin pada bagian belakang tubuhnya.
Dia tidak menyangka jika Rizki memiliki kemampuan seperti ini !
Perasaan takut dan hormat tiba tiba ada di hati Tuan David kepada Rizki.
Dia merasa jika Rizki adalah sosok yang sulit di bantah perkataannya.
Bahkan setiap ucapannya selalu berhasil membuat keyakinan pada setiap orang bertambah.
"Sepertinya keluarga Saputra akan kembali berjaya!" Gumam Tuan David di dalam hatinya.
Sementara itu, Roman Braga masih berdiri di tengah tengah antara Victor dan Yuan.
"tuan Braga, bawahan kita berada jauh di belakang menunggu aba aba kita!" ujar Victor kepada Roman Braga.
"jika kita terdesak maka panggil mereka!" ujar Roman Braga kepada Victor.
"baik tuan!" ujar Victor dengan hormat.
"Harusnya semua rencana ku berjalan dengan baik!" Ujar Roman Braga dengan marah.
"Tapi karena kehadiran Si culun itu, dia merusak semua rencana ku!" Ujar Roman Braga dengan keras.
__ADS_1
"Aku tidak menyangka jika dia adalah anak dari mendiang Bisma!" Ujar Roman kepada Bagas.
"Tapi jika aku bisa membunuhnya sekarang maka keluarga Saputra tidak akan memiliki penerus lagi!" Teriak Roman Braga dengan tertawa.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi kepada mu teman!" Ujar Bagas kepada Roman Braga.
"Tapi jika keluarga ku pernah menyinggung mu dan berbuat salah kepada mu!" Ujar Bagas dengan tersenyum.
"Maka maaf kan lah aku dan keluarga ku!" Jelas Bagas kepada Roman Braga.
"Sudah terlambat, kini saat nya kau mati Bagas!" Teriak Roman Braga yang langsung menyerang kearah Bagas.
"SERANG!!!" Teriak Chris dan Jhon bersamaan.
Seketika seluruh anak buah Chris dan para Singa bergerak dengan cepat.
Mereka menyerang kearah Victor dan Yuan !
Sementara Jhon dan Bagas mulai menahan serangan dari Roman Braga !
Itu adalah pertarungan yang sangat sengit !
Mereka saling berbalas serangan dengan serangan !
Para singa bekerja sama dengan anak buah Chris menghadapi Victor dan Yuan.
Itu adalah pertarungan yang tidak seimbang tapi itu setara dengan kemampuan dari Victor dan Yuan.
Mereka seperti seekor singa yang baru keluar kandang untuk mencari makanan !
Tinju mereka saling berhubungan satu sama lain !
Bahkan pertahanan mereka sama kuatnya dengan serangan mereka !
Ini adalah tehnik yang baru mereka pelajari dari Rizki.
Rizki meminta mereka untuk menyeimbangkan serangan dan pertahanan.
Itu terlihat sangat menakutkan !
Dengan masing masing tujuh orang menghadapi Yuan dan Victor.
Setiap Yuan dan Victor menyerang maka ada banyak pertahanan yang saling bergantian menahan serangan mereka.
Dan saat para Singa menyerang maka selalu ada serangan lanjutan yang mengejutkan Victor dan Yuan.
Victor dan Yuan bahkan sudah terpojok karena kemampuan para Singa ini !
Mereka tidak menyangka jika keluarga Saputra memiliki pasukan yang bahkan bisa menyatu seperti mereka.
Yuan yang sedari awal sudah menerima serangan fatal dari Bagas !
Dia sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi !
__ADS_1
Bahkan beberapa tinju dan tendangan sudah mendarat di beberapa bagian anggota tubuhnya.
Tinju yang mengenai jantung, hati dan kepala sudah tidak terhitung jumlahnya.
Bahkan tendangan yang mengenai rusuk dan lututnya sudah berhasil membuat beberapa tulangnya retak.
Tinggal hitungan detik untuk membuat Yuan terbunuh dengan mengerikan !
Hingga tiba tiba sebuah pipa besi menghantam kepalanya sebelah kanan hingga menyebabkan dia terjatuh.
"SIALAN!!" Teriak Yuan yang sudah memuntahkan darah segar dari mulutnya.
Bahkan kaki dan tangannya sudah tidak bisa dia gerakan dengan sempurna.
Hingga akhirnya Yuan di pukuli hingga tewas di tempat dengan kondisi yang mengerikan !
Kedua tangan dan kakinya patah !
Tulang rusuknya terlihat ingin keluar karena benturan yang tidak hentinya dari pipa besi anak buah Chris.
Itu adalah pemandangan yang sangat sadis !
Bahkan itu bisa di katakan sangat mengerikan !
Victor yang melihat kondisi dari Yuan menjadi sangat marah !
"YUAN!!!" Teriak Victor dengan keras.
"Kau jangan pernah mengalihkan pandangan saat bertarung!" Ujar nomor 5 yang langsung menendang Victor.
Victor yang terkena tendangan itu berguling beberapa kali dan membentur sebuah pohon !
Belum selesai sampai di situ para Singa segera mengejar Victor dengan cepat.
Jika tadi Victor berhadapan dengan tujuh Singa !
Maka sekarang dia harus menghadapi empat belas Singa sekaligus !!
Sementara Rizki dan Tuan David hanya menyaksikan dari jauh semua pertarungan itu.
Mereka fokus pada pertarungan Roman Braga menghadapi Bagas dan Jhon.
Sementara Chris sedang beristirahat karena rasa sakit yang ada pada tangannya.
"Menurut mu siapa yang akan terlebih dahulu menemui ajalnya?!" Tanya Rizki kepada tuan David.
"Aku tidak tahu, sulit untuk menebaknya!" Jawab tuan David kepada Rizki.
Rizki yang mendengar itu hanya tersenyum saja.
"Berarti anda, belum mengenal paman ku dan pengawalnya!" Ujar Rizki kepada tuan David dengan tersenyum.
"Percayalah ini akan sangat menyakitkan!" Ujar Rizki dengan tersenyum.
__ADS_1