
Saat ini Chris berlari ke tempat di mana tuan Bagas dan Bryan bertarung bersama dua pria misterius.
Namun saat di perjalanan, Chris tiba tiba memikirkan ucapan dari Rizki.
"Apa yang di maksud oleh tuan muda Saputra?!" Tanya Chris dengan tenang.
***
Dia kembali mengingat pesan dari Rizki saat mereka membuat sebuah Strategi.
Saat itu tuan Bagas dan Bryan sudah tidak ada di tempat.
Mereka hanya berdua di dalam ruangan itu.
"Apa kau ingin tahu kabar dari Ferdian, Beny dan Rodry?!" Tanya Rizki kepada Chris dengan tenang.
"Benar teman, tapi aku sungkan untuk bertanya kepadamu!" Ujar Chris kepada Rizki dengan gugup.
"Ferdian, Beny dan Rodry telah mengirimkan informasi kepadaku dengan baik!" Ujar Rizki kepada Chris.
Chris terlihat sangat senang dengan berita yang di berikan oleh Rizki.
Bagaimana pun ketiga orang itu adalah orang orang terbaik yang dimiliki olehnya.
Rizki yang melihat ekspresi Chris, menjadi turut senang.
"Terima kasih atas informasinya teman!" Ujar Chris dengan hormat dan akan pergi.
"Paman, aku belum selesai berbicara!" Ujar Rizki dengan tenang.
Chris yang mendengar itu segera menghentikan langkahnya dan kembali berbalik menghadap Rizki.
"Apa ada yang perlu aku lakukan?!" Tanya Chris dengan tenang.
"Paman, aku percaya kepadamu dari awal paman Bagas meminta mu untuk bergabung!" Ujar Rizki dengan tenang.
"Hari ini aku ingin meminta tolong kepada mu!" Ujar Rizki dengan tersenyum.
Chris yang mendengar itu, merasa jika Rizki akan mengatakan hal yang serius.
Tapi kenapa harus dia yang menanggungg?
Ada perasaan kurang percaya diri di dalam hatinya !
Dia tidak yakin apakah dia akan mampu untuk menjalankan permintaan ini atau tidak.
__ADS_1
Rizki yang sadar dengan perubahan ekspresi Chris.
Tiba tiba tersenyum dan bangkit dari tempat duduknya.
Dia berjalan kearah Chris dan menepuk pundaknya.
Tepukan itu sontak membuat Chris tersadar dari lamunannya.
"Maaf kan aku teman!" Ujar Chris kepada Rizki dengan gugup.
"Jangan merendahkan diri mu sendiri!" Ujar Rizki kepada Chris.
"Aku tahu kau pasti mampu untuk menjadi salah satu orang terbaik ku!" Ujar Rizki dengan tenang kepada Chris.
Chris yang mendengar itu mengangkat kepalanya dan menoleh kearah Rizki.
Ucapan itu menusuk hati dan pikirannya !
Entah kenapa Chris merasa ucapan Rizki membuatnya sangat senang.
Chris segera menunduk kearah Rizki !
"Aku siap menerima semua perintah mu!" Ujar Chris kepada Rizki dengan keras.
Rizki yang melihat itu tersenyum kearah Chris dengan senang !
"Tapi, kita akan menghadapi sesuatu yang akan sulit kita terima!" Ujar Rizki dengan tenang.
"Aku akan membuatmu sedikit lebih kuat dalam dua bulan!" Ujar Rizki kepada Chris.
Chris yang mendengar itu, membuatnya sangat gemetar karena rasa senang.
Dia memang kagum dengan kemampuan Rizki saat dia berhasil mengerjai tiga orang terbaik yang dia miliki.
Jadi ucapan ini sangat di nanti nantikan olehnya !
"Tapi kau harus mampu menahan amarah dan ketenangan mu!" Ujar Rizki kepada Chris.
"Baik teman, aku akan mencobanya!" Ujar Chris kepada Rizki.
"Sebelum aku memberikan itu, kau harus mendengarkan permintaan ku!" Ujar Rizki dengan tersenyum.
"Permintaan ku sangat sederhana!" Ujar Rizki dengan pelan.
"Aku ingin kau melindungi paman Bagas saat berperang menghadapi lingkaran ilegal Castle Rock!" Ujar Rizki dengan pelan.
__ADS_1
"Bukan kah ada saudara Bryan disisinya?!" Tanya Chris yang terlihat bingung.
"Kau akan tahu saat nanti peristiwa itu terjadi!" Ujar Rizki yang segera pergi meninggalkan Chris.
"Kau bisa menemui ku besok di aula tempat latihan!" Ujar Rizki yang berjalan menjauh.
Chris yang mendengar hal itu hanya terdiam dan sulit mengatakan hal yang ingin dia sampaikan.
Bagaimana bisa dia di sejajarkan dengan saudara Bryan yang telah menjadi Master Beladiri?
Apakah tuan Muda Saputra tidak salah menunjuknya?
Apakah dalam perang itu saudara Bryan akan mati?
Pertanyaan itu memutar diatas kepala Chris.
Dia tidak mengetahui dimana letak kepantasan dirinya untuk mengawal tuan Bagas.
Sementara di keluarga Saputra, memiliki banyak petarung terampil seperti saudara Bryan.
Dan para kawanan Singa yang memang menjadi pasukan elit dari keluarga Saputra.
Chris hanya terdiam dan memikirkan semuanya.
***
Setelah flashback itu Chris kembali memantapkan hatinya jika ini memang tanggung jawabnya.
Mau tidak mau dia harus bertanggung jawab atas keselamatan tuan Bagas.
Dia akan memegang teguh pendiriannya ini !
Tidak lama setelah itu dia telah tiba di tempat dimana tuan Bagas dan Bryan bertarung.
Mereka menghadapi pria misterius dengan pakaian hitam.
Pertarungan itu terlihat sangat seimbang !
Chris mengikuti perintah Rizki untuk bersembunyi hingga tuan Bagas terpojok.
Dia baru bisa membantu, namun jika pertarungannya masih seimbang maka Chris di minta bersembunyi dan perhatikan.
Namun yang ada di benak Chris adalah ?
"Bagaimana kedua pria itu mengetahui rencana jika tuan Bagas akan pergi hanya bersama dengan saudara Bryan saja?!" Tanya Chris dengan aneh.
__ADS_1
"Lagi pula kenapa saudara Bryan tidak bertarung seperti biasanya?!" Tanya Chris dengan tenang.