Penguasa Culun

Penguasa Culun
Pondasi Yang Kuat


__ADS_3

Sejak kematian Tuan Renan dan Master Rey serta Bagas Saputra dan Bryan.


Lingkaran ilegal Kota Nozel benar benar menjadi wilayah perang.


Banyak Keluarga kuat yang memaksa masuk dan membawa juru bicara mereka agar dapat berkuasa di Kota Nozel.


Sebagian besar dari mereka berasal dari Keluarga kuat di Selatan, tapi ada beberapa dari Utara yang mencoba peruntungan mereka.


Tetapi begitu mereka melihat ada orang orang dari Selatan, maka mereka semua mundur secara teratur.


Beberapa orang yang tertarik untuk mengambil alih Kota Nozel, mulai diam diam berjuang untuk menguasai lingkaran ilegal.


Konflik pun terjadi dimana mana dengan cepat karena perebutan kekuasaan itu.


Lingkaran ilegal Kota Nozel benar benar terus bergejolak karena perebutan kekuasaan ini.


Namun, Rizki yang menjadi kepala Keluarga Saputra tetap diam dan tidak melakukan apa apa.


Rizki saat ini lebih tertarik untuk memajukan perusahaan Keluarganya.


Bahkan kerja sama nya dengan Tuan David di Kota Grozz sudah terjalin dengan sangat baik.


Jhon dan para Singa bahkan sedang berlatih di tahap selanjutnya untuk menguatkan kemampuan mereka.


Sedangkan Chris dan anak buahnya sudah berlatih di tahap pertama dari latihan yang di buat oleh Rizki.


Keluarga Saputra sudah memperkuat pondasi mereka.


Rizki tidak lagi khawatir tentang Keluarganya, karena sekarang mereka sudah semakin kuat.


Dia bahkan sudah jauh lebih dewasa dari pada saat masih ada Bagas yang mendampinginya.


Setiap hari Rizki hanya mendatangi dua tempat, yaitu perusahaan dan tempat pelatihan.


Dia sesekali memberi arahan kepada Chris dan anak buahnya yang masih berada di tahap pertama dari pelatihan ini.


Namun Rizki lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan para Singa dengan cepat


Karena dia yakin sebentar lagi Kota Nozel akan kembali mengalami masa kelam.


Karena gejolak yang sedang terjadi di lingkaran ilegal.


"Apa yang kalian lakukan dasar Bodoh!" Teriak Rizki kepada para Singa.


"Jhon apa kau seorang perempuan?!" Teriak Rizki meledek Jhon yang sedang memukul.


"Bahkan anak kecil dapat melakukan yang lebih baik dari kalian!" Teriak Rizki kembali kepada para Singa.


Teriakan dan ejekan Rizki benar benar membuat para Singa berteriak dengan keras.


Mereka merasa di permalukan karena boss besar mereka mengatakan hal itu dengan keras.

__ADS_1


Pelatihan tahap ke dua ini memang terlihat lebih menakutkan dari sebelumnya.


Jika mereka tidak terlatih, mungkin pelatihan ini dapat membunuh mereka !


Itu benar benar sangat berbahaya, jadi jika kau tidak hati hati maka kau akan terluka dan jika kau tidak beruntung maka kau akan mati !


Namun jumlah orang di pelatihan ini tidak pernah berkurang, para Singa benar benar ingin memberikan yang terbaik.


Tidak ada yang ingin di singkirkan, bahkan tidak ada pula yang ingin tertinggal dari yang lainnya.


Karena mereka tahu, ada banyak orang dari anak buah Chris yang dapat menggantikan posisi mereka.


Tiba tiba seseorang berteriak dengan keras !


"Apa kalian ingin mengetahui rasanya berdiri di puncak?!" Tanya Jhon dengan keras.


"Apa kalian ingin tahu akan menjadi seberapa kuat kalian?!"


"Apa kalian ingin berdiri di puncak dengan Teman kita?!"


"Jika kalian menginginkannya, maka berlatihlah dengan keras!"


"Entah mati latihan atau berlatih sampai mati!" Teriak Jhon dengan keras.


Mendengar itu semua para Singa segera bersemangat menjalankan latihan mereka.


Kelompok ini benar benar terlihat sangat seperti orang gila.


Mereka berteriak dan bergerak melewati latihan yang di berikan oleh Rizki.


Tidak lama Rizki pun tiba tiba menerima sebuah telepon.


"Teman, Pabrik yang ingin kau bangun di Kota Grozz sudah hampir selesai!" Ujar seorang pria dari balik telepon.


"Bagus, bagaimana dengan paman David?!" Tanya Rizki kepada seorang pria itu.


"Dia terlihat sangat senang dengan progres yang kau buat!" Ujar pria itu dengan cepat.


"Baiklah, jika sudah selesai semua permasalahan disini. Aku pasti akan berkunjung kesana!" Ujar Rizki dengan tenang.


Setelah itu telepon itu pun dimatikan !


Tidak lama kemudian Rizki pun pergi meninggalkan pelatihan itu dan menuju Perusahaan Saputra.


Dia ingin melihat keadaan perusahaan Keluarga Saputra yang saat ini dia wariskan dari pamannya.


Dia berjalan masuk kedalam dan langsung menuju satu ruangan besar di lantai atas gedung ini.


Itu adalah tempat Direktur Huston, seorang yang telah lama bekerja di Perusahaan ini bahkan sejak Ayahnya masih hidup.


Paman Bagas berkata jika Direktur Huston adalah seseorang yang mengetahui semua hal tentang perusahaan ini dari A sampai Z.

__ADS_1


"Direktur Huston, bagaimana perkembangan perusahaan ini?!" Tanya Rizki dengan hormat.


"Tuan Saputra, kenapa kau harus jauh jauh datang kemari!" Ujar Direktur Huston dengan hormat.


"Ayolah, jangan kau panggil aku seperti itu!" Ujar Rizki dengan memohon.


"HAHA.. kau benar benar anak bisma!" Ujar Direktur Huston dengan tertawa.


Setelah itu mereka pun membicarakan masalah perusahaan dengan intens.


Hingga tidak terasa sampai malam hari !


"Direktur Huston, kau benar benar luar biasa!" Ujar Rizki kepada Direktur Huston dengan sopan.


"Kau terlalu berlebihan, justru kau lah yang sangat cerdas!" Ujar Direktur Huston kepada Rizki.


"Semua rencana mu tentang perusahaan bisa membawa kita menjadi salah satu perusahaan besar di seluruh dunia!" Ujar Direktur Huston dengan bangga.


Saat mereka keluar dari ruangan, ternyata para staff belum ada yang pulang karena menunggu Direktur Huston pergi.


"Kenapa kalian belum pulang?!" Tanya Rizki dengan pelan.


"Kami tidak bisa membiarkan Direktur Huston bekerja sendirian!" Ujar seorang staff wanita.


"Itu benar, kami akan berusaha agar kita bisa kembali jadi yang terbaik!" Ujar seorang staff lainnya.


Rizki yang mendengar itu hanya tersenyum !


"Sepertinya kalian semua lelah, bagaimana jika kita berendam air panas dan sedikit pijat?!" Ajak Rizki kepada semua staff.


Dia menatap seluruh staffnya dan berhenti di salah seorang staff wanita yang masih baru.


"Kau juga boleh ikut, ini bukan penghargaan untuk staff senior saja!" Ujar Rizki menunjuk wanita itu.


Karyawan wanita itu terkejut, ekspresi matanya menunjukan jika dia sangat terkejut.


"YA!!" Teriak wanita itu dengan semangat.


Semua orang mulai bersorak gembira, ini kali pertama mereka di perlakukan dengan sangat baik.


Meskipun Bagas memperlakukan mereka cukup baik, tapi Rizki ternyata lebih baik lagi.


Semua orang mulai bercanda dengan yang lainnya, mereka tahu jika boss mereka ternyata jauh lebih baik.


"Kalian gadis gadis! Apa kalian tidak menghormati ku sebagai Direktur disini?!" Tanya Direktur Huston dengan ekspresi berpura pura marah.


Melihat hal itu semua staff segera mendekati Direktur Huston.


"Direktur Huston, biarkan aku membawa tas mu!" Ujar seorang pria dengan cepat.


"Direktur Huston semakin hari kau terlihat lebih muda, apa rahasianya?!" Tanya seorang gadis dengan tersenyum.

__ADS_1


Melihat itu Rizki dan Direktur Huston pun tertawa dengan keras.


Hingga membuat seluruh staff ikut tertawa melihat atasan mereka.


__ADS_2