
Para Singa itu dengan cepat bergerak membantu Tuan mereka, yaitu Bagas yang saat ini sedang menghadapi Luis Braga.
Tapi mereka sangat terkejut melihat pertarungan yang sangat dahsyat antara Bagas dan Luis Braga !
Jual beli pukulan tidak bisa di hindarkan, saling membalas satu sama lain !
Niat membunuh dan Aura yang sangat kuat benar benar memenuhi udara di halaman depan Rumah Keluarga Saputra.
Para Singa pun merasakan sedikit gentar saat melihat pertarungan ini.
Mereka merasa masih sangat jauh perbedaan antara mereka dengan Master Seni Beladiri seperti Luis Braga.
“Sudara Jhon, apa yang akan kita lakukan sekarang?!” Tanya Nomor Dua kepada Jhon yang diam saja.
Jhon bahkan tidak bisa menjawab pertanyaan dari saudaranya itu dan hanya menggelengkan kepalanya.
Seolah olah dia mengatakan jika dia tidak tahu apa yang harus mereka perbuat dengan pertarungan dahsyat yang di lakukan oleh Luis Braga dan Bagas.
“Luar Biasa!” Gumam Jhon dengan tiba tiba.
Dia tidak menyangka jika seorang Master Seni Beladiri akan dapat melakukan pergerakan dan bertarung dengan sangat hebat seperti yang saat ini dia saksikan.
Semua perkataan dan perasaan itu terjadi bukan tanpa alasan !
Pertarungan Bagas dan Luis Braga benar benar sangat dahsyat, bahkan hanya karena Aura yang mereka keluarkan saja banyak anak buah mereka yang langsung tergeletak tidak sadarkan diri.
Pukulan dan tendangan yang saling berbalas itu bahkan membuat beberapa hewan berlari menjauh dari tempat pertarungan mereka.
Tiba tiba Bagas dan Luis Braga berhenti saling menyerang, mereka menjaga jarak aman untuk sekedar sedikit menghirup udara segar.
Lalu Bagas dan Luis Braga tiba tiba terbatuk dengan keras dan mengeluarkan darah segar dari mulut mereka.
“Untuk seorang pecundang, ternyata kau cukup tangguh!” Ujar Luis Braga sambil menyeka darah dari mulutnya.
“Begitu pun dengan kau, ternyata bajingan seperti mu cukup kuat juga!” Balas Bagas dengan sedikit tersenyum meremehkan.
Luis Braga yang mendengar hal itu pun tertawa dengan sangat keras, dia merasa jika pertarungan ini harus di nikmati.
Bagas adalah lawan yang sangat dia tunggu lebih dari tiga puluh tahun lebih, selama ini dia hanya di kurung oleh Tuan Ardiansyah.
Dengan sedikit fasilitas dan sedikit pertarungan yang dapat dia lakukan.
Ternyata dia bisa menyempurnakan Teknik Tinju Besi yang memang di wariskan oleh Keluarga Braga.
Selain itu dia juga memiliki kecerdasan yang diatas rata rata dari anggota Keluarga Braga lainnya.
Itu lah yang akhirnya membuat Luis Braga menjadi sangat kuat seperti sekarang ini.
Bahkan Bagas pun harus merasakan kesulitan dalam menghadapi Luis Braga.
__ADS_1
“Aku sangat menikmati pertarungan ini!” Ujar Luis Braga dengan tertawa.
Tiba tiba tertawaan itu berhenti dan Luis Braga bergerak dengan cepat kearah Bagas.
Bagas yang sudah bersiap kembali menahan serangan Luis Braga dengan sangat baik.
“HAHA... apa kau hanya bisa menahan?!" Ujar Luis Braga dengan tertawa.
Bagas yang tidak fokus dengan pertarung ini.
Tiba tiba terkena pukulan Luis Braga yang mengarah langsung ke bagian tubuh Bagas.
Bagas pun terpental dan menghantam meja yang ada di tengah halaman !
"Sialan!" Ujar Bagas yang memuntahkan darah segar.
Para Singa yang melihat itu segera menyerang kearah Luis Braga.
Mereka sangat marah dengan Luis Braga yang telah berani terang terangan menyerang Keluarga Saputra.
Namun Luis Braga hanya tertawa melihat semua Singa bergerak menyerangnya.
"Apa kalian juga bosan hidup?!" Tanya Luis Braga dengan tertawa.
Jhon bergerak menyerang kearah Luis Braga.
Begitu pun para Singa yang lain, karena mereka adalah satu bagian.
Hingga menyebabkan lengan dari Nomor Tujuh dan Nomor Sepuluh patah karena beradu pukulan dengan Luis Braga.
Luis Braga kembali menyerang, dia mendekati Jhon dan menendang dengan keras.
Jhon yang melihat itu segera menahan tendangan dari Luis Braga !
Namun karena kerasnya tendangan itu membuat lengan Jhon patah karena menahan tendangan itu.
Dia pun berguling dengan keras karena tendangan Luis Braga !
Formasi yang telah diajari oleh Rizki dapat di hancurkan dengan mudah oleh Luis Braga.
Bahkan mayoritas dari mereka benar benar di hancurkan oleh Luis Braga.
Baik tangan atau pun tubuh mereka, semua merasakan sakit karena pukulan dan tendangan dari Luis Braga.
"Ternyata kalian hanya sampah Keluarga Saputra!" Ujar Luis Braga dengan mengejek.
"Apanya yang pasukan khusus? Dasar Pecundang!" Teriak Luis Braga memanas manasi mereka.
"BANGSAT!!" Teriak Jhon dengan keras.
__ADS_1
Para Singa merasa sangat marah karena ejekan yang di ucapkan oleh Luis Braga.
Luis Braga yang lengah, ternyata sudah di intai dari jauh oleh Bagas.
Bagas segera menyerang Luis Braga dari belakang !
Namun Luis Braga dapat menghindari serangan kejutan itu.
Dia sudah mengetahui jika Bagas akan menyerangnya.
"Apa kau sudah sadar? Bukan kah tidak adil menyerang musuh dari belakang?!" Ujar Luis Braga dengan tersenyum.
"PERSETAN DENGAN ITU !! MATI LAH KAU!!" Teriak Bagas yang menyerang kembali.
Kali ini serangannya benar benar sangat kuat dari sebelumnya.
Bahkan Luis Braga pun sedikit merasakan sakit karena menahan pukulan dan tendangan Bagas.
Namun pergerakan Bagas yang tidak stabil membuat beberapa kali, Luis Braga dapat menyerang nya.
Bagas terus memaksakan menyerang Luis Braga, namun tidak ada serangan yang berhasil melukai Luis Braga.
Sedangkan kondisi tubuhnya semakin merasakan sakit karena memaksakan kondisi fisiknya.
Luis Braga kembali menyerang, dia berhasil memberikan tinjunya kearah tubuh Bagas.
Gerakan pertama Tinju Besi Braga..
Pukulan bergerak mengenai tubuh bagian depan Bagas.
Gerakan kedua..
Pukulan itu mulai memutus aliran darah dari dalam tubuh Bagas.
Gerakan ketiga..
Pukulan lanjutan itu sudah mulai menyerang organ tubuh Bagas.
Gerakan keempat..
Pukulan Luis Braga menyerang kearah bagian tubuh belakang Bagas.
Gerakan kelima..
Pukulan ini sudah mulai menghancurkan organ dalam Bagas dan beberapa titik di kepala Bagas.
Dengan berhentinya gerakan Luis Braga !
Maka berhenti pula nafas dari Bagas !
__ADS_1
Bagas jatuh dan terduduk dengan kondisi yang sangat menakutkan !