Penguasa Culun

Penguasa Culun
Tugas Pertama yang Berat


__ADS_3

Di depan nya terdapat Bagas dan tuan muda dari keluarga Saputra.


Chris terlihat gugup di hadapan mereka berdua.


"Hormat saya tuan Saputra dan tuan muda!" Ujar Chris kepada Bagas dan Rizki.


"Ini keponakan ku, kau bisa panggil dia Rizki!" Ujar Bagas kepada Chris.


"Baik tuan, salam tuan Rizki!" Ucap Chris dengan cepat.


"Kau tidak perlu menyebut nama ku dengan tuan, itu kurang nyaman!" Ujar Rizki kepada Chris.


"Baik tuan, ehh maksudku Rizki!" Ujar Chris dengan cepat.


"Itu lebih baik!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Silahkan duduk di tempat yang membuat mu nyaman!" Ujar Bagas kepada Chris.


"Terima kasih tuan Saputra!" Ujar Chris yang langsung duduk di depan Bagas.


"Baiklah, aku langsung saja!" Ujar Bagas kepada Chris.


"Ada berapa usaha di lingkaran ilegal yang berada di bawah pengawasan mu?!" Tanya Bagas langsung.


"Setidaknya ada empat tuan, dua buah hotel, satu restoran dan satu tempat club bowling!" Ujar Chris dengan patuh.


"Berapa jumlah anak buah mu secara keseluruhan tuan Chris?!" Ujar Rizki kepada Chris.


"Sekitar tiga ratus orang!" Ujar Chris kepada Rizki.


"Berapa orang yang kau percaya atau yang setia kepada mu?!" Tanya Rizki kembali.


"Kemungkinan hanya tujuh puluh lima orang!" Jawab Chris kepada Rizki.


"Baiklah, itu lebih dari cukup!" Ucap Rizki dengan tersenyum.


"Kau tidak akan menjadi bawahan ku!" Ujar Bagas dengan tersenyum.


Chris yang mendengar hal itu menjadi terkejut dengan ucapan Bagas.


Apa yang di maksud oleh Bagas disini?


Bukan kah dia mengatakan akan memberikan kue miliknya untuk Chris.


"Karena kau akan menjadi anggota keluarga Saputra saat ini!" Ujar Rizki dengan tenang.

__ADS_1


Chris yang mendengar itu menjadi sangat senang.


Seolah olah beban yang selama ini ada pada pundaknya.


Telah berhasil diangkat oleh orang lain !


"Terima kasih tuan!" Ujar Chris yang langsung memberikan hormat kepada Bagas dan Rizki.


"Aku sudah memiliki tugas untuk mu!" Ujar Rizki dengan cepat.


"Aku siap dengan tugas itu!" Ujar Chris dengan cepat.


"Tugas mu yang pertama adalah mengirim tiga anak buah mu yang memiliki dasar beladiri!" ucap Rizki kepada Chris.


"kirim mereka ke tiga kota, yaitu kota Grozz, Bougenville dan Castle Rock!" Ujar Rizki dengan tenang.


"Apa yang harus mereka lakukan?!" Tanya Chris dengan bingung.


Itu adalah tiga tempat dimana mereka bisa saja mati.


Kota Grozz memiliki keluarga Ardiansyah, meskipun mereka tidak kuat namun keluarga selatan yang mendukung mereka lumayan tangguh.


Kota Bougenville sedang terjadi perebutan kekuasaan di lingkaran ilegalnya.


Sejak kematian Jill Vice, belum ada yang dapat menguasai lingkaran ilegal kota itu, jika mereka terdeteksi maka mereka akan mati.


Tapi yang jelas ini sangat berbahaya !


"Mereka harus menjadi seorang warga biasa disana, untuk mengelabui musuh!" Ujar Rizki menjelaskan.


"Tapi mereka harus sering mengirimkan informasi tentang kondisi dan situasi di tiga kota itu!" Ujar Rizki kembali.


"Baiklah aku mengerti, aku akan mengatur orangnya!" Ujar Chris yang menyetujui itu.


"Kau boleh pergi sekarang, kau bagian dari keluarga Saputra saat ini!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


Chris memberikan hormat dan segera meninggalkan mereka berdua.


Saat Chris keluar, semua pengawal keluarga Saputra sekarang lebih menghormatinya.


Bahkan ada beberapa pengawal yang hormat kepadanya !


"Mari kita pulang!" Ajak Chris yang masuk kedalam mobil.


"Baik tuan!" Ujar Ferdian dengan cepat.

__ADS_1


"Setelah sampai, kau segera ajak Beny dan Rodry menemui ku!" Ujar Chris kepada Ferdian.


"Baik tuan!" Jawab Ferdian dengan cepat.


Setelah sampai di rumah, Chris segera masuk kedalam ruang kerjanya dan menuangkan anggur kedalam cangkir minuman itu.


"Tuan Chris, kami menghadap!" Ujar Ferdian dengan keras.


"Aku memiliki kabar baik, kita sudah menjadi bagian dari keluarga Saputra!" Ujar Chris dengan pelan.


Ketiga orang itu menjadi sangat senang.


Mereka tidak menyangka jika mereka menjadi pasukan dari keluarga legenda itu.


"Tapi mereka meminta kalian bertiga menjalankan tugas!" Ujar Chris kepada mereka.


"Kalian akan menyusup dan menjadi warga biasa di tiga kota!" Ujar Chris kepada mereka.


"Ferdian tugas mu di kota Grozz, Beny kota Bougenville dan Rodry kau di kota Castle Rock!" Ujar Chris dengan tenang.


"Tuan apa yang terjadi?!" Tanya Ferdian kepada Chris.


"Kenapa tiba tiba dan mendadak seperti ini?!" Tanya Rodry kepada Chris.


"Apa kah kita akan menjadi anjing dari keluarga Saputra?!" Tanya Beny yang mulai emosi.


Ketiga anak buah itu terlihat kurang senang dengan posisi mereka yang ada saat ini.


Meskipun kemampuan mereka tidak sebanding dengan keluarga Saputra.


Tapi bukan berarti, keluarga Saputra dapat melakukan perbuatan seenaknya kepada mereka.


Mereka saat ini merasa jika pilihan boss mereka saat ini adalah kesalahan.


Mereka masih akan tetap hidup jika berdiri sendiri.


Melakukan apapun di wilayah kekuasaan mereka dengan leluasa.


Jadi apa keluarga Saputra ingin menyingkirkan mereka perlahan lahan?


"Aku tahu ini posisi yang sulit untuk dapat di terima!" Ujar Chris kepada mereka.


"Tapi mengertilah, jika ini tidak akan sesederhana kelihatannya!" Ujar Chris dengan cepat.


"Setidaknya kalian buktikan kelayakan kita untuk menjadi anggota keluarga Saputra!" Uja Chris kepada anak buahnya.

__ADS_1


"Baik tuan!" Ujar mereka dengan serempak.


__ADS_2