Penguasa Culun

Penguasa Culun
Strategi Yang Membingungkan


__ADS_3

Saat ini Jordy Erald sudah sampai di depan wilayah selatan kota Nozel.


Dia sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan dia tanggung.


Kematian adalah harga yang sangat mahal !


Tapi dengan persiapan yang sempurna maka itu semua akan menjadi pertempuran yang cukup baik.


Jordy Erald memang bertekad menyerahkan nyawa nya demi mendapatkan pujian dari Luis Braga.


Keluarga Braga adalah salah satu legenda keluarga yang sangat kuat.


Namun entah kenapa tiba tiba mereka menghilang begitu saja !


"BERSIAPLAH!!" Teriak Jordy Erald dengan keras.


"Kita akan memasuki wilayah selatan Kota Nozel!" Ujar Jordy kepada bawahannya.


"Jika kalian tidak bersiap maka kalian akan mati!" Ujar Jordy Erald kepada bawahannya.


"BAIK TUAN!!" Teriak seluruh anak buahnya.


Tidak jauh dari hadapan mereka !


Chris sudah berdiri dengan tenang menunggu kedatangan Jordy Erald dan anak buahnya.


Chris menunjukan ekspresi yang sangat tenang !


"Kenapa lama sekali?!" Tanya Chris dengan tersenyum.


"Chris !! Apa kah si tua Renan yang menyuruhmu menghadangku?!" Tanya Jordy Erald dengan angkuh.


"Aku sudah tidak ada urusan dengan tuan Renan!" Ujar Chris dengan tenang.


"Saat ini aku bagian dari keluarga Saputra!" Ujar Chris dengan tersenyum.


Jordy Erald yang mendengar hal itu sontak tertawa dengan keras.


Dia bahkan tidak bisa berhenti tertawa karena kebodohan Chris.


"Dasar Pecundang!! Dari bawahan pemimpin lingkaran ilegal kota Nozel!" Ujar Jordy Erald mengejek.


"Saat ini kau menjadi keamanan sebuah keluarga kecil?!" Tanya Jordy Erald dengan ekspresi mengejek.


Dia tidak menyangka jika ada orang sebodoh Chris.

__ADS_1


Yang merelakan tempatnya sebagai tangan kanan tuan Renan di wilayah kota Nozel.


Bahkan dia hanya menjadi keamanan di rumah keluarga Saputra !!


Chris yang mendengar itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Chris tidak terpengaruh sama sekali dengan ejekan dari Jordy Erald.


Dia tahu jika ini hanyalah cara dari Jordy Erald untuk membuatnya terpancing emosi.


Sedangkan dia sudah di peringati oleh tuan Muda Saputra untuk jangan sampai terpancing emosi.


"Apakah kau sudah selesai mengatakan pendapatmu yang tidak di perlukan itu?!" Tanya Chris kepada Jordy Erald.


Jordy Erald yang mendengar hal itu, membuatnya sangat marah.


"CHRIS!!" Teriak Jordy Erald dengan keras.


"Kau akan menemui kematian mu!" Ujar Jordy Erald dengan keras.


Chris yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan memberikan gestur pada jari tangannya.


Gestur itu benar benar memancing amarah Jordy Erald !


"KAU CARI MATI!!" Teriak Jordy Erald yang langsung maju kedepan.


***


Sementara itu Bagas bergerak dengan cepat melalui jalan berbeda dari Chris.


Dia ingin mengikuti semua strategi yang telah di rancang oleh Rizki dengan cukup baik.


Bagas percaya jika rencana Rizki tidak pernah gagal !


Tapi baru beberapa langkah !


Tiba tiba dihadapannya berdiri dua orang dengan penampilan serba hitam.


Bagas pun berhenti bersama Bryan !


"Selamat malam tuan Bagas!" Ujar salah seorang pria itu.


"Siapa kalian?!" Tanya Bryan kepada dua pria berpakaian hitam itu.


"Kami adalah malaikat kematian kalian berdua!" Teriak salah seorang pria itu dan langsung menyerang kearah Bagas.

__ADS_1


Sebuah pukulan yang di layangkan dengan cepat menuju kearah Bagas.


Tapi Bagas bisa menghindari dengan cukup cepat.


Tiba tiba ada serangan dari pria lainnya kearah Bagas.


Itu tendangan yang sangat cepat !


Bagas berhasil menghindari serangan itu.


Beberapa serangan telah di lancarkan tapi belum ada yang dapat mengenai Bagas.


Sedangkan Bryan saat ini bergerak dengan cepat membantu tuan nya.


"MATI!!" Teriak Bryan dengan tendangan mengarah ke salah satu pria itu.


Tapi tiba tiba pria itu dapat menghindar tepat sebelum tendangan itu mengarah kepadanya.


"wow itu tendangan yang sangat keren!" ujar pria itu yang langsung menyerang ke arah Bryan.


Sementara Jhon bersama para singa telah tiba !


Mereka menyaksikan tuan Bagas dan Bryan di serang oleh dua orang yang tidak di kenali.


"Mari kita bantu tuan Bagas!" Ajak nomer 3 kepada Jhon.


"Tunggu dulu, tuan Muda meminta ku untuk menunggu!" Ujar Jhon kepada para singa.


"Apa yang dimaksud oleh tuan Muda?!" Tanya nomer 2 kepada Jhon.


"Aku juga belum tahu, tapi dia minta untuk menunggu!" Ujar Jhon kepada para Singa.


"Tugas kita hanya memastikan jika tuan Bagas akan baik baik saja!" Ujar Jhon kepada para Singa.


"Lagi pula bukan kah disana ada saudara Bryan!" Ujar Jhon kepada mereka.


"Aku yakin mereka tidak akan kenapa kenapa!" Ujar Jhon meyakinkan para Singa.


Meskipun terlihat tenang, tapi nyatanya Jhon merasa ada yang janggal dengan semua ini.


Bagaimana bisa ke dua pria berpakaian hitam itu mengetahui lokasi serbuan dari tuan Bagas.


Sementara hanya ada empat orang yang mengetahui strategi ini!


Jhon mengerucut kepada Chris yang menjadi pengkhianat.

__ADS_1


Tapi kenapa tuan Muda meminta para singa untuk mengikuti tuan Bagas dan saudara Bryan.


"Jangan jangan.. tidak mungkin!" Gumam Jhon kepada dirinya sendiri.


__ADS_2