Penguasa Culun

Penguasa Culun
Pengalaman Yang Sulit Di Lupakan


__ADS_3

Setelah pertarungan yang intens itu, Rizki berjalan kearah Bagas dan jatuh berlutut !


Dia tidak bisa lagi menahan tetesan air matanya yang perlahan lahan mulai membasahi pipinya.


Rizki merasakan sakit pada hatinya karena kehilangan !


Seperti saat dia kehilangan mendiang Kakeknya dahulu di Kota Grozz !


Rasa sesak di hatinya benar benar membuat Rizki hanya bisa menangis.


Dia menyesali semua yang telah terjadi kepada pamannya.


Para Singa yang melihat itu pun merasakan sakit yang teramat sangat di hati mereka.


Terlebih hal ini terjadi karena mereka yang tidak dapat menahan Luis Braga.


Ini semua terjadi karena kesalahan mereka yang lemah !


Hingga menyebabkan Tuan Bagas mati dengan mengenaskan.


Tidak jauh dari tempat itu, seorang wanita dan pria bertopeng pun ikut meneteskan air matanya !


Mereka adalah pasukan bayangan yang langsung berada di bawah Rizki.


Bahkan Bagas pun tidak mengetahui hal ini !


Namun tetap saja, Bagas terlalu baik untuk mati dengan cara yang paling buruk !


Tidak lama setelah itu, Chris dan anak buahnya baru saja tiba di depan halaman rumah Keluarga Saputra.


Dia terkejut melihat pemandangan yang ada di hadapannya sekarang.


Bagas Saputra, Luis Braga dan Tuan Ardiansyah tewas ditempat yang sama.


Masing masing mayat mereka terlihat sangat menakutkan !


“Bantu saudara kalian, bawa mereka ke Rumah Sakit!” Perintah Chris kepada bawahannya.


Bawahan Chris pun bergegas membantu para Singa berdiri dan beberapa anggota penjaga Keluarga Saputra.


Tidak lama setelah itu, hujan pun turun dan mengguyur Kota Nozel pada malam itu.


Seolah olah langit pun ikut merasakan kesedihan karena kematian seorang Bagas Saputra !

__ADS_1


Malam itu benar benar menjadi malam yang kelam bagi Rizki.


Entah kenapa dia tidak bisa berhenti meneteskan air matanya !


Semua orang hanya berdiri dan menyaksikan Rizki yang menangis.


Tidak ada satu pun orang yang datang untuk menenangkan Rizki yang tengah bersedih.


Mereka hanya menatap dan berdiri di belakang Rizki.


Tiba tiba sebuah mobil datang dan seorang penumpang segera keluar dengan cepat.


Seorang wanita cantik yang turun dari mobil itu, lalu berjalan perlahan memasuki kediaman Keluarga Saputra !


Dia tidak tahu apa yang sudah terjadi disini.


Wanita itu hanya menjalankan perintah ayahnya untuk datang ke sini untuk menenangkan Rizki !


Namun dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi !


Hingga akhirnya dia melihat banyak mayat yang bergelimpangan di halaman Rumah Keluarga Saputra.


“Apa yang sebenarnya terjadi disini?!” Tanya Novi yang terkejut dengan keadaan ini.


Tidak jauh dari tempat Novi berdiri, terlihat banyak orang yang berdiri menghadap satu mayat.


“Kenapa aku mendengar suara Rizki menangis?!” Tanya Novi dengan bingung.


Dia berjalan menuju kerumunan orang orang itu dengan perlahan.


Tidak jauh dari sana Novi mendapati Rizki sedang menangis sambil memeluk mayat pamannya, Bagas !


Novi yang melihat hal itu mulai sedikit meneteskan air matanya dan berjalan mendekat kearah Rizki.


Orang orang yang melihat hal itu, membukakan jalan untuk Novi agar dapat mendekati dan menenangkan Rizki.


Novi segera berlutut dan memegangi tangan Rizki yang masih memeluk mayat paman Bagas.


"Novi, aku yang telah menyebabkan paman ku mati!" Ujar Rizki kepada Novi dengan menangis.


"Bukan.. bukan kau yang menyebabkan paman mati, jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri!" Jawab Novi dengan pelan.


"Tidak Novi, aku memang bersalah!" Ujar Rizki yang menyalahkan dirinya sendiri.

__ADS_1


Novi segera memeluk Rizki dan mencoba menenangkannya !


"Tidak ada yang bersalah, paman mu tidak akan pernah menyalahkan mu!" Ujar Novi yang masih memeluk Rizki.


"Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri, kau sudah melakukan yang terbaik!" Ujar Novi kepada Rizki.


"Sekarang, kau ikut aku masuk kedalam rumah!" Ujar Novi mengajak Rizki.


Namun Rizki masih berdiam diri dan menatap mayat Bagas !


"Kau akan sakit jika tidak masuk sekarang!" Ujar Novi yang memaksa Rizki masuk kedalam.


Setelah Novi berhasil membujuk Rizki untuk masuk kedalam Rumah.


"Tolong bantu Rizki kali ini!" Ujar Novi kepada Chris.


"Baik, terimakasih sekali lagi!" Ujar Chris kepada Novi.


Chris segera memerintahkan anak buahnya untuk mengubur semua orang.


"Sisakan mayat Ardiansyah dan Luis Braga beserta anak buahnya!" Ujar Jhon kepada Chris.


"Baiklah, aku akan mengikuti ucapan mu!" Ujar Chris dengan cepat.


Chris melakukan semua yang di minta oleh Jhon.


Dia mengirim semua orang kecuali Luis Braga dan Tuan Ardiansyah.


Sementara para Singa yang lainnya di kirim ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Keluarga Saputra benar benar merasakan tekanan kali ini.


Rizki masih terpukul dengan keadaan yang sekarang sedang menimpa keluarga Saputra.


Dia tidak menyangka jika Luis Braga akan dapat bertahan dari serangan Tuan Ardiansyah.


Kesalahan Rizki kali ini adalah karena terlalu meremehkan lawannya.


Padahal biasanya Rizki tidak pernah melakukan hal itu.


Setiap strategi yang dia buat selalu membuatnya waspada akan beberapa hal.


Namun kali ini semua strateginya hancur karena sudah meremehkan musuhnya.

__ADS_1


Malam ini pun menjadi malam yang sangat dikenang !


Karena kematian Bagas Saputra !


__ADS_2