Penguasa Culun

Penguasa Culun
Hilangnya Raja Kota Nozel


__ADS_3

Malam ini bulan terlihat sangat indah di kota Nozel.


Di sebuah gedung kosong di tengah kota Nozel berdiri empat orang pria dan satu orang wanita yang tengah menunggu seseorang.


"dimana boss?!" tanya seorang pria dengan topeng berwarna merah.


"sebentar lagi dia akan datang!" ujar pria yang memakai topeng berwarna abu abu.


Tidak lama kemudian datang seseorang dengan langkah kaki yang berat, kearah mereka ber lima.


"Salam Boss!!!" teriak mereka bersama sama.


"aku bukan boss kalian, panggil aku biasa saja!" ujar pria dengan topi, masker dan kacamata hitam.


"kami sudah sepakat untuk menganggap kau sebagai Boss!" ujar pria dengan topeng abu abu.


"itu benar, karena adanya pelatihan yang kau ajarkan. Kami semua bis bertambag kuat!" ucap pria dengan topeng biru.


"baiklah, jika itu tidak memberatkan kalian!" ujar pria misterius itu.


"ada apa boss? Kenapa kau mengumpulkan kami semua?!" ujar pria dengan topeng biru.


"sebentar lagi kita akan mendapatkan sebuah masalah!" ujar pria misterius itu dengan pelan.


Perkataan itu membuat semua orang teriak ke girangan karena senang.


Pria misterius yang melihat itu pun menjadi tersenyum senang dengan respon teman temannya.


"apa kita bisa memulai terlebih dahulu?!" tanya seorang wanita satu satunya di kelompok itu.


"itu benar, kita harus memulainya terlebih dahulu!" ujar pria dengan topeng hijau yang sedari tadi hanya diam.


"kenapa kalian sangat bersemangat?!" tanya pria misterius itu kepada teman temannya.

__ADS_1


"ayolah boss kau tahu kami ingin menguji kemampuan kami sekarang!" ujar Pria dengan topeng abu abu.


"baiklah dengarkan ini!" ujar pria misterius itu dengan serius.


"aku sudah menggambar sketsa wajah salah satu musuh kita!" ujar pria misterius dengan tenang.


"mereka adalah musuh kita!" tanya wanita itu dengan penasaran.


"iyah dan ini adalah tugas mu untuk mengetahui siapa mereka!" ujar pria misterius kepada wanita itu.


"masing masing tim akan terdiri dari dua orang!" ujar pria misterius itu dengan tersenyum.


"kalian berdua bagian mengintai!" ujar pria misterius itu menunjuk wanita dan pria topeng hijau.


"kalian harus tau dimana dan siapa boss mereka!" lanjut pria misterius itu.


"sedangkan kalian berdua adalah eksekusi!" ucap pria misterius dengan menunjuk pria topeng biru dan merah.


"kalian harus bisa menghalangi orang orang yang ingin mengejar mereka!" ujar pria misterius itu kepada pria topeng biru dan merah.


"apa kalian semua sudah mengerti?!" tanya pria misterius itu kepada lima orang itu.


"kami mengerti boss!" ujar semua orang dengan semangat.


"kita akan bertemu lima hari lagi, aku berharap kalian semua akan berhasil!" ujar pria misterius itu yang langsung pergi begitu saja.


Gedung itu pun seketika menjadi hening kembali, seperti tidak pernah ada orang yang singgah.


Malam itu pun kembali sunyi seperti biasanya.


Sedangkan kelompok Bagas sedang memperkuat semua penjagaan di setiap bisnis mereka.


Dilain sisi tuan Renan saat ini sedang bersiap untuk pergi sementara dengan cara yang cukup ekstrim.

__ADS_1


***


Beberapa hari kemudian terdengar kabar bahwa tuan Renan dan Master Rey di racun oleh pelayannya sendiri.


Entah apa yang terjadi? Apakah tuan Renan dan Master Rey masih hidup atau sudah mati tidak ada yang tahu kebenarannya


Tiba tiba Tuan Renan dan Master Rey seperti hilang begitu saja bagaikan di telan bumi.


Keberadaan mereka tidak di ketahui, bahkan Restoran Everest pun di tutup untuk sementara dan hanya menyisakan pelayan Fidz.


Sontak ini membuat seluruh boss lingkaran ilegal kota Nozel sangat terkejut.


Beberapa boss ada yang marah bahkan boss yang lainnya semua saling menyerang satu sama lain.


Lingkaran ilegal kota Nozel sudah seperti medan perang yang setiap harinya selalu ada mayat manusia di beberapa tempat.


Disisi lain Luis Braga sedang membangun kerajaan nya di kota Nozel dengan perlahan.


Sedangkan Bagas masih sibuk menangani beberapa pengacau di bisnis keluarga Saputra.


Namun berbeda dengan semua orang, Rizki masih merasa semua ini ada yang janggal.


"apa yang sedang kau persiapkan tuan Renan?!" tanya Rizki dalam hatinya.


Rizki pun segera bergegas menuju restoran Everest untuk mencari tahu kebenaran semuanya.


Sesampainya disana, ternyata tempat itu sudah di kuasai oleh orang lain yang bahkan Rizki pun tidak tahu siapa mereka.


Tiba tiba ada tiga orang yang di lempar keluar dari dalam restoran oleh orang yang tidak di kenal tersebut.


Tiga orang itu adalah salah satu boss lingkaran ilegal kota Nozel.


"apa kalian cari mati mendatangi restoran keluarga Vice dengan mencari masalah?!" tanya seorang penjaga kepada mereka bertiga.

__ADS_1


Rizki yang melihat hal itu pun memilih mundur sementara.


"sepertinya kejutan dan permainan akan di mulai!" gumam Rizki dengan tersenyum.


__ADS_2