Penguasa Culun

Penguasa Culun
Ulang Tahun Tuan Renan 2


__ADS_3

Semua orang selain, Chris, Ginan dan Flick sangat menyadari jika mereka pernah membuat pilihan yang salah.


Jadi jika mereka membuat pilihan yang salah lagi, mungkin mereka akan mati kali ini.


Meskipun tuan Renan tidak melakukan apapun kepada mereka.


Tapi bukan berarti tuan Renan telah melupakan kejadian itu.


Ini bukan waktunya untuk melunasi hutang yang lama!


Tapi meskipun begitu Chris dan Vista Flick tetap merasa tidak nyaman.


Mereka takut jika tuan Renan dan Bagas akan saling bertarung.


Jika mereka di paksa untuk memilih antara keduanya, maka mereka tidak tahu apa pilihannya.


Mereka tidak mampu menyinggung ke duanya saat ini !


"Tuan Saputra telah tiba!!" Teriak seseorang dari luar ruangan.


Semua orang merasa seperti di sambar petir !


Mereka semua bahkan tanpa sadar berdiri dari tempat duduk mereka masing masing !


Semua boss memasang wajah serius, bahkan tidak ada yang berani bernafas terlalu keras.


Bagas masuk bersama Rizki dan Dina !


Sementara semua orang berdiri dengan sedikit memberikan hormat kepada keluarga Saputra.


Ketika mereka bertiga sampai di tempat duduk mereka !


Semua boss pun berteriak dengan keras !


"Salam, tuan Saputra!!" Teriak semua orang.


Bahkan suara mereka terkoordinasi dengan baik, seolah olah mereka telah melakukan persiapan sebelumnya.


Ekspresi Bagas dan Rizki tidak berubah, bahkan Bagas hanya melambaikan tangan dan tidak melihat kearah mereka.


Sementara Dina merasa mendapat kejutan !


"Apa yang sebenarnya terjadi!" Gumam Dina dalam hati.


Semua orang yang berdiri tampak sangat takut kepada paman Bagas.


Namun sepertinya mereka bukanlah orang biasa, itu terlihat dari cara mereka berpakaian.


Mengapa mereka begitu sopan kepada paman Bagas?


Itu bahkan lebih dari sopan, mereka sangat menghormati paman Bagas !

__ADS_1


Dina tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya !


Dan dia mencoba melihat beberapa dari mereka untuk mencari tahu.


Ini malah membuat semua orang memperhatikannya.


Seorang wanita yang datang bersama tuan muda Saputra !


"Salam, nona Saputra!" Ujar seseorang dengan keras.


Mendengar teriakan itu membuat semua orang membungkuk hormat kearah Dina.


Dina sangat terkejut dengan keadaan ini !


Kenapa mereka begitu sopan juga terhadap dirinya?


"Halo!" Jawab Dina dengan melambaikan tangan.


Karena orang lain telah menyapanya, maka dia pun harus membalas dengan menyapa semua orang kembali.


Dina pada dasarnya adalah orang yang sopan, meskipun keluarganya adalah salah satu orang terpandang.


Dia tidak pernah membeda bedakan orang lain dalam memberikan hormat dan sopan santun.


"Dina mari kita duduk!" Ujar Rizki dengan tenang.


"Tapi semua orang masih berdiri dan belum duduk?!" Ujar Dina dengan polos.


"Mereka tidak akan duduk jika kau tidak duduk, mereka menunggu mu!" Ujar Bagas yang mengejutkan Dina.


"Sekuat ini kah pengaruh keluarga Rizki!" Gumam Dina dengan linglung.


Dia awalnya tahu bahwa Rizki adalah anak culun yang miskin.


Rizki selalu saja menjadi bahan perundungan bahkan dia membuat tugas orang lain demi uang.


Penampilannya membuat semua orang berkata bahwa dia adalah orang culun yang menyedihkan.


Namun semua berubah saat insiden di bekas bengkel belakang Universitas.


Rizki mampu lolos dari kepungan Joe Steward dan Luke Shawn.


Bahkan Tyson Brock yang awalnya adalah lawan tiba tiba berubah menjadi kawan.


Dina tidak mengerti siapa sebenarnya Rizki !


Meskipun dia telah mengetahui latar belakang dan keluarganya.


Tapi Rizki masih terasa asing bagi Dina !


"Dina apa kau masih ingin berdiri?!" Tanya Rizki yang membuat Dina tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


"Ehh tidak.. baiklah aku duduk!" Ujar Dina yang kemudian duduk.


Meskipun sebenarnya masih ada pertanyaan di benaknya, namun dia tetap menurut untuk duduk.


Saat Rizki, Bagas dan Dina telah duduk !


Semua orang menarik nafas seolah olah lega dengan keadaan canggung tadi.


Mereka pun mulai duduk tanpa ada sedikit pun keributan diantara mereka.


Bahkan mereka tidak berani bernafas terlalu keras, mereka takut mengganggu keluarga Saputra.


Chris khususnya, dia sangat takut!


Dia melihat semua kejadian di rumah keluarga Saputra saat itu !


Itu adalah mimpi buruk dalam hidupnya, saat banyak mayat yang di tumpuk hingga menyerupai sebuah gunung.


Dengan darah yang ada di mana mana, itu mengerikan !!


Dia tidak tahu berapa banyak anak buah Jill Vice yang berhasil keluar hidup hidup dari rumah jagal itu !!


Semua itu karena satu pria! Dia adalah Bagas Saputra !


Dengan tampang yang sepertinya sangat baik dan ramah, namun dia lah yang saat ini menjadi pusat berita dimana mana!


Dina terlihat canggung dengan keadaan ini, karena semua orang hanya berdiam diri satu sama lain.


Bagas yang menyadari itu pun tersenyum!


"Kalian silahkan berbicara! Bicarakan apapun itu!" Ujar Bagas dengan pelan.


Semua orang dengan cepat berbicara satu sama lain dan bahkan mereka tidak tahu apa yang mereka bicarakan !


Tapi karena Bagas menyuruh mereka berbicara maka mereka tidak berani diam !


"Sepertinya semua orang takut kepada mu paman?!" Tanya Dina kepada Bagas.


"Tidak akan, mereka hanya menghormati ku!" Jawab Bagas dengan tersenyum.


Tidak lama kemudian pelayan Fidz pun masuk kedalam.


"Semuanya, tuan Renan sedang menunggu kalian di aula berikutnya!" Ujar pelayan Fidz dengan singkat.


Bagas dan Rizki segera bangkit sebelum orang lain berani bangkit terlebih dahulu.


Dina yang sadar kembali menjadi pusat perhatian, segera bangkit dan meraih lengan Rizki.


Semua orang akhirnya bangkit dan berjalan di belakang Bagas, menuju aula berikutnya.


Saat memasuki aula itu, terlihat ada sebuah meja panjang yang sangat mewah.

__ADS_1


Diatas meja itu hanya ada sebuah kue ulang tahun yang sangat besar.


__ADS_2