
Mereka bertiga saling berpandangan satu sama lain.
Mereka masih duduk diatas tanah dan kelelahan karena pertarungan dengan Rizki.
Sulit untuk menggambarkan bagaimana ekspresi wajah mereka bertiga setelah di permalukan oleh seorang pemuda culun itu.
Semua kebanggaan, kepercayaan diri dan kepuasan yang mereka miliki selama ini.
Hancur begitu saja dalam kurun waktu kurang dari lima menit !
Yang lebih parahnya, setelah selesai pemuda itu bahkan berani memerintah kan mereka.
Siapa pemuda ini? Bahkan tuan Bagas pun diam tidak membantah omongan nya.
Seakan akan tuan Bagas telah setuju dengan semua ucapan pemuda itu.
Rizki duduk di sebelah Bagas dan Chris !
"Apa kah itu cukup?!" Tanya Bagas kepada Rizki.
"Itu cukup, selama mereka tidak membuat masalah di sana!" Ujar Rizki kepada Bagas.
"Tuan muda, kau sangat hebat!" Puji Chris kepada Rizki.
"Bukan kah kita sudah sepakat tentang panggilan ku?!" Tanya Rizki mengingatkan Chris.
"Maaf kan aku, tuan ehh maksudku Rizki!" Ujar Chris terbata bata.
"Jelaskan detail kemampuan mereka kepada ku!" Ujar Rizki kepada Chris.
"Mereka memiliki bakat atas beladiri yang berbeda, Ferdian Karate, Beny Taekwondo dan Rodry Kick Boxing!" Ujar Chris menjelaskan kepada Rizki.
Rizki terlihat diam tidak berbicara sedikit pun.
Chris yang melihat itu terlihat sangat khawatir, dia takut Rizki tidak dapat menerima mereka.
Apa lagi mereka sudah di pukuli dan di permalukan oleh Rizki.
Tiba tiba tiga orang itu datang dan berlutut di depan Rizki.
"Kamu bilang dapat membuat kami bertambah kuat? Seberapa kuat itu?!" Tanya Ferdian kepada Rizki.
"Ke tingkat yang bahkan bisa di luar imajinasi kalian!" Ujar Rizki dengan tenang dan meminum teh.
"Kalau begitu, aku akan menjalankan misi itu!" Ujar Ferdian dengan pelan.
"Aku juga ingin bertambah kuat!" Teriak Beny dan Rodry.
__ADS_1
"Kami ingin dapat membalas perlakuan mu!" Ujar Rodry kepada Rizki.
"Tapi kalian adalah sampah yang tidak berguna bagi ku sekarang!" Ujar Rizki kepada Mereka.
Kata kata Rizki sangat menusuk seperti jarum di dalam hati mereka.
Mereka bertiga hanya terdiam tidak berani mengatakan apa apa !
Memang benar jika di bandingkan dengan Rizki, mereka semua tidak ada apa apanya.
Lalu apa mereka harus mati disini atau bagaimana?
Mereka merasa telah mempermalukan boss mereka Chris.
"Tapi aku akan memberikan kalian kesempatan!" Ujar Rizki dengan tenang.
"Aku sudah membagi tugas kalian, anggap misi ini sebagai persyaratan pelatihan ku!" Ujar Rizki kepada mereka.
"Jika kalian berhasil maka aku akan memberikan pelatihan untuk kalian!" Ujar Rizki kepada mereka.
"Jadi jangan sia sia kan kesempatan yang ku berikan!" Ujar Rizki kepada mereka.
Mata Ferdian, Beny dan Rodry menjadi lebih bertekad dari sebelumnya.
Jika awalnya mereka enggan menjalankan perintah ini.
Maka sekarang mereka sangat ingin berangkat ke sana !
Mereka baru kali ini bertemu dengan pemuda yang sangat hebat.
Mereka bahkan tidak dapat membantah ucapan nya !
"Baiklah kami akan berusaha!" Ujar Ferdian mewakili teman temannya.
"Jika memang begitu, kalian besok pagi segera pergi ke kota yang telah aku katakan!" Ujar Rizki kepada mereka.
***
Sementara itu, dalam tiga hari ini dua orang petarung terampil dari Bougenville sedang datang ke kota Nozel.
Mereka menghancurkan beberapa bisnis ilegal di kota Nozel.
Mereka terlihat sangat ganas dan menakutkan !
Seoertinya perang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan di kota Nozel !
Kota Nozel yang baru saja merasakan kedamaian.
__ADS_1
Tapi kali ini akan kembali di selimuti awan hitam.
Namun lagi lagi kota Bougenville yang datang dan menyerang mereka !
Beberapa boss panik dan segera menghadap tuan Renan di Restoran Everest.
"Pelayan Fidz, apa kami bisa bertemu dengan tuan Renan?!" Tanya Ginan yang memimpin.
"Maafkan aku, tuan Renan sedang istirahat di kamarnya!" Ujar Fidz kepada mereka.
"Jadi sepertinya kalian harus menunggu atau kalian bisa pergi dan kembali lagi nanti!" Ujar Fidz memberikan opsi.
"Terima kasih informasinya, kami akan menunggu tuan Renan disini saja!" Ujar Ginan yang di setujui beberapa boss.
"Baiklah, silahkan duduk dan jangan lupa pesan sesuatu!" Ujar Fidz dengan tersenyum.
Beberapa dari boss itu terdiam dan bingung.
Mereka tidak tahu harus melakukan apa?
Ketakutan ada di hati semua orang !
Terlebih tuan Renan masih berdiam diri dan belum bergerak.
Para boss itu sudah lama menunggu tuan Renan bangun dari tidurnya.
Mereka berharap strategi apa yang tuan Renan akan terapkan kali ini.
"Pelayan Fidz!" Teriak Ginan kepada pelayan Fidz.
"Ada yang bisa ku bantu lagi?!" Tanya Fidz kepada Ginan.
"Apa tuan Renan belum bangun?!" Tanya Ginan yang tidak sabar.
"Baiklah aku akan memeriksa nya!" Ujar Fidz kepada mereka semua.
"Terima kasih pelayan Fidz!" Ujar para boss itu.
"Maaf kan aku karena merepotkan mu!" Ujar Ginan kepada Fidz.
"Tidak apa apa, tunggu sebentar!" Ujar Fidz kepada mereka.
Mereka pun menunggu pelayan Fidz datang membawa kabar atau tuan Renan sendiri yang keluar menemui mereka.
Tidak lama kemudian, tuan Renan pun keluar menemui mereka.
"Kalian tidak perlu cemas, kita akan membalas mereka!" Ujar tuan Renan dengan tersenyum.
__ADS_1
Ucapan itu seolah olah membuat semangat mereka semua membara.
Mereka siap jika memang tuan Renan meminta mereka untuk menyerang kota Bougenville.