
Tidak lama kemudian datang lah tiga buah mobil yang menjemput Rizki.
"Rizki!!!" Teriak seorang wanita yang keluar dari mobil itu.
"Hey Novi, apa kabar?!" Tanya Rizki kepada Novi.
"Kabar ku baik, bagaimana kabar mu?!" Tanya Novi kepada Rizki.
"Aku juga sangat baik, bukan kah kau mendapat beasiswa di luar negeri?!" Tanya Rizki kepada Novi.
"Itu benar, tapi saat ini aku sedang liburan!" Ujar Novi menjelaskan kepada Rizki.
Tidak lama kemudian keluarlahz seorang pria yang mulai terlihat tua dari mobil yang sama.
"Tuan David, apa kabar?!" Tanya Rizki kepada tuan David.
"Kabar baik, bagaimana dengan kuliah mu?!" Tanya tuan David kepada Rizki.
"Semua berjalan cukup baik, setidaknya satu tahun lagi aku lulus!" Ujar Rizki kepada tuan David.
"Kau memang bocah yang pintar!" Ujar tuan David dengan tertawa.
"Apa ada perihal penting yang membuat tuan David datang ke kota Nozel?!" Tanya Rizki dengan hormat.
Rizki memang sangat menghormati tuan David !
Dia adalah orang yang memberi Rizki kesempatan belajar dan bersekolah dengan baik.
Tuan David adalah orang yan memberikan Rizki beasiswa penuh untuk sekolah SMA dan Universitas kota Nozel.
Tuan David dan keluarga nya juga lah yang memperlakukan Rizki layaknya seperti keluarga.
Jadi Rizki sangat menghormati tuan David !
Ditambah dengan adanya Novi, putri semata wayang tuan David yang selalu ada di samping Rizki.
Itu membuat Rizki perlahan merasa jika hatinya terisi oleh orang orang yang perduli kepadanya.
Karena Rizki adalah anak semata wayang yang hanya tinggal dengan kakeknya saja saat di kota Grozz.
"Kami ingin berkunjung, ke rumah salah satu sahabat lama ku!" Ujar tuan David kepada Rizki.
"Baiklah, sepertinya kita harus berpisah disini!" Ujar Rizki kepada tuan David.
__ADS_1
"Ayah, apa kah aku boleh disini saja dan tidak ikut kesana?!" Tanya Novi dengan sopan.
"Sepertinya kau merindukan anak culun ini yah?!" Tanya tuan David yang mengejek putrinya.
"Ayah, berhenti mengejek ku!" Ujar Novi dengan cemberut.
"Baiklah tidak apa, kau boleh bersama dengan Rizki!" Ujar tuan David kepada Novi.
"Rizki tolong jaga putriku!" Ujar tuan David kepada Rizki.
"Baik tuan, aku akan menjaganya!" Ujar Rizki dengan hormat.
"Sekarang kau harus menemaniku makan terlebih dahulu!" Ujar Novi yang langsung menarik lengan Rizki.
"Kalian harus berhati hati!" Teriak tuan David yang menggelengkan kepalanya.
Sedangkan Rizki dan Novi berjalan masuk kedalam Grand Mall Nozel.
Tuan David segera masuk kedalam mobil dan kembali melanjutkan perjalanan.
"Segera pergi ke rumah keluarga Saputra!" Ujar tuan David kepada bawahannya.
"Baik tuan!" Ujar bawahannya yang segera melanjutkan perjalanan.
Sementara itu saat ini Rizki dan Novi sedang menuju satu restoran terkenal di kota Nozel.
"Kenapa aku harus berbohong, ini restoran terbaik karena makanannya sangat enak!" Ujar Rizki kepada Novi.
"Baiklah, kau yang harus bayar kali ini!" Ujar Novi kepada Rizki.
"Memang aku yang akan bayar kali ini!" Ujar Rizki dengan tenang.
"Wow sepertinya si culun sekarang punya tabungan yang cukup banyak!" Ledek Novi dengan tertawa.
"Ayolah, jangan mengejeku terus!" Ujar Rizki kepada Novi.
Tidak lama mereka telah tiba di meja resepsionis restoran Jade Golden.
"Tolong satu meja untuk dua orang!" Ujar Rizki kepada pelayan itu.
"Baik tuan, siapa nama anda?!" Tanya pelayan itu.
"Nama ku Rizki!" Ujar Rizki dengan tersenyum.
__ADS_1
"Tuan Rizki, silahkan lewat sini!" Ujar pelayan itu kepada Rizki.
"Tunggu sebentar!!" Teriak seorang pria dengan tiba tiba.
Itu adalah pria muda yang sangat menawan dengan pakaian mahal yang cocok dengan perawakannya.
Di belakangnya ada beberapa pria muda lainnya, mungkin mereka adalah tamu nya.
"Ada apa tuan Dexter?!" Tanya pelayan itu dengan ramah.
"Mengapa Restoran Jade Golden ini sekarang menerima sembarangan tamu!" Ujar tuan muda Dexter dengan angkuh.
"Maaf tuan, dari awal restoran ini tidak memiliki standar khusus untuk para tamu!" Ujar pelayan itu dengan hormat.
"Baiklah !! Hey kalian berdua!" Panggil tuan muda Dexter kepada Rizki dan Novi.
Saat Novi berbalik badan, tuan muda Dexter pun terpesona karena kecantikannya.
"Halo, nama saya Julian Dexter, dari keluarga Dexter di Castle Rock!" Ujar Julian Dexter kepada Novi.
Dia tidak menyangka jika pria sederhana ini akan memiliki wanita yang sangat cantik.
Jika dia tidak melihatnya langsung mungkin dia tidak akan percaya jika ada wanita cantik yang mau hidup sederhana.
"Hey teman hati hati, dia sudah memiliki teman laki laki!" Ujar pria muda lain mengingatkan Julian.
"Tapi, sangat tidak pantas jika wanita ini menjadi kekasih laki laki culun ini!" Ujar pria muda lainnya.
Sontak saja semua pemuda itu tertawa mengejek kearah Rizki.
"Apakah kepala mu sedang sakit?!" Tanya Novi kepada Julian.
Novi hanya dapat mengerutkan kening dengan tenang.
"Jika kau sakit, segera pergi ke dokter dan periksa!" Ujar Novi kepada Julian dengan sedikit mengusir.
"Apa katamu?!" Wajah Julian terlihat sangat muram.
Dia belum pernah bertemu dengan wanita bodoh yang bertahan dengan pria miskin.
Disaat ada pria kaya yang mengajaknya berkenalan.
Tidak ada wanita yang tidak pernah dia dapatkan !
__ADS_1
Dia sangat marah sekarang kepada Novi.
Wanita itu bahkan berani mengatakan jika dia sedang sakit.