Perjodohan Bumi Dan Bulan

Perjodohan Bumi Dan Bulan
Kata-katamu itu menyakitkan, Bulan


__ADS_3

Bumi mendekatkan badannya hingga sangat rapat menempel ditubuh Bulan dan satu tangannya melingkar sempurna ditubuh Bulan. Bumi mengangkat rambut yang terurai panjang dan menciumi leher belakang Bulan dengan lembut. Bulan berusaha tenang, menutup matanya dengan kuat dan membiarkan Bumi melakukan itu dengan lembut. Suara nafas Bumi terdengar begitu kasar ditelinga Bulan dan bibirnya kembali menikmati setiap senti leher yang putih dan mulus itu.


"Stop!!" Bulan bangun dari tempat tidur. Nafasnya juga tak beraturan bisa terlihat dari gerakan dadanya yang naik turun.


Bumi hanya tersenyum melihatnya dalam gelap.


"Kembali kekamarmu Bumi, kita tidak bisa bersama."


"Apa ada yang salah? Kamu istriku, jadi wajar saja aku tidur bersamamu? Dan aku adalah suami yang tidak beruntung karena belum pernah menyetubuhi istrinya sendiri. Kembalilah berbaring. Aku tidak akan melakukannya jika kamu tidak mau." Ucap Bumi santai membentangkan kedua tangannya menyambut Bulan dengan pelukan hangat darinya.


"Aku tidak ingin menjalani hubungan seperti ini, aku tidak akan melakukannya sebelum kita berdua melepaskan pasangan kita masing-masing. Tapi itu sangat tidak mungkin karena kamu sangat terikat dengan Sarah."


"Aku dan Sarah hanya........"


"Aku bukan anak kecil Bum, aku tahu gaya pacaran orang seperti kalian, sudah jauh dan melebihi hubungan suami istri. Aku tidak mau melakukan itu denganmu karena aku tahu kamu pasti tidak akan pernah bisa lepas darinya. Aku hanya ingin kita berteman, tapi jika kamu ingin hubungan ini bisa layaknya suami istri ayo kita saling melepaskan hubungan dengan pasangan kita masing-masing. Tapi aku tidak yakin kamu bisa melakukan itu karena Sarah akan mengancammu kan? Dan tubuhnya adalah milikmu."


"Kamu salah Bulan, tubuh Sarah bukan milikku tapi milik banyak lelaki, sedangkan tubuhmu hanya milikku!! Ayo tidur, aku janji tidak berbuat apa-apa denganmu karena aku tidak suka memaksa wanita." Bumi menarik tangannya hingga tubuhnya menindih Bumi. Bumi melingkarkan tangannya dengan sempurna ditubuh Bulan.

__ADS_1


"Aku hanya memeluk, tidak lebih dari ini." Bumi berbisik dan menjatuhkan Bulan dengan pelan disampingnya. Bumi masih memeluknya dalam waktu yang panjang. Bulan tidak memungkiri jika pelukan Bumi bisa menghangatkan tubuhnya sepanjang malam.


////////////////////


Pagi hari Bumi membuka matanya. Terlihat senyumannya kembali melebar karena Bulan masih dalam pelukannya. Bumi menyentuh bibir merah merona tanpa lapisan lipstik sebagai penghias.


"Apakah ini cinta? Aku belum pernah sebahagia ini tidur bersama wanita padahal aku tidak menyetubuhinya. Bulan, kamu spesial dihatiku, andai kamu tahu persaanku ini sangat bahagia berada disampingmu dan tidak ingin melepasmu. Aku sudah melupakan tujuanku untuk menyakitimu karena aku sudah terjerat dengan cintamu. Aku tahu juga Reno mencintaimu karena Reno tidak pernah seperhatian itu kepada wanita. Baru kamulah satu-satunya wanita yang dia pacari tapi tidak bersetubuh dalam waktu semalam. Kamu memang spesial dimata laki-laki seperti kami, kamu bisa membuat hubunganku dengan Reno menjadi berantakan karena memperebutkanmu." Gumam Bumi dalam hatinya sambil menyentuh bibir Bulan dengan jarinya.


"Bumi?" Bulan berusaha membuka matanya karena merasakan ada sentuhan lembut dibibirnya. Bulan mendapati sebuat tatapan indah dipagi hari dengan senyuman begitu memukau yang bisa menggetarkan seluruh isi dadanya.


"AKU CINTA KAMU BULAN." Ucap Bumi pelan.


"Bulan, kamu belum menjawab apapun tentang perasaanku." Ucap bumi sambil membelai rambut Bulan dengan lembut.


"Jika hubunganmu dengan Sarah berakhir maka aku akan menjawabnya."


Bumi menghela nafasnya dengan panjang.

__ADS_1


"Aku tidak tahu cara mengakhiri hubungan dengannya, Bulan." Ucap Bumi pasrah.


"Maka aku juga tidak tahu cara memulai hubungan deganmu jika kamu masih bersama dia. Jika kamu masih berhubungan dengannya mendekati tiga tahun maka maaf Bumi dengan terpaksa aku akan mengakhiri hubungan ini dengan sepihak. Aku ingin membangun rumah tangga yang sehat, tanpa drama, tanpa orang ketiga dan tanpa pemaksaan."


"Kapan kamu mengakhiri hubunganmu dengan Reno."


"Setelah kamu mengakhiri hubunganmu dengan Sarah." Ucap Bulan lugas.


Bumi berpikir keras dengan kata kata Bulan.


"Tapi jika kamu tidak mampu mengakhirinya aku tidak akan memaksamu dan biarkan selama tiga tahun ini kita bersandiwara didepan orang tua kita."


"Kata katamu itu menyakitkan, Bulan." Ucap Bumi pelan.


"Akan lebih sakit jika kita membangun hubungan ini tanpa mampu melepaskan hubungan dengan masa lalu, hidup hanya sekali, aku ingin menikah hanya sekali tapi bukan pernikahan dengan penuh drama seperti ini, Bumi."


"Bulan." Ucap Bumi mamanggil namanya.

__ADS_1


"Aku hanya membetengi hatiku dari rasa sakit Bumi, jadi aku mohon kamu mengerti."


__ADS_2