Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)

Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)
Isra Miraj


__ADS_3

Happy Reading


Teman-teman yang kebanyakan umat Muslim, pasti sudah tahu pengertian apa itu Isra Miraj, yang merupakan perjalanan agung Nabi Muhammad SAW menuju langit ketujuh untuk menerima perintah dari Allah SWT.


Peristiwa Isra Miraj atau perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus langit 7 tersebut terjadi pada suatu malam, pada tanggal 27 Rajab.


Sebenarnya Isra dan Miraj merupakan dua peristiwa yang berbeda. Namun, karena dua peristiwa tersebut terjadi pada waktu yang bersamaan, maka disebutlah Isra Miraj.


Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem.


Sementara, Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju Sidratul Muntaha, langit ke tujuh yang merupakan tempat tertinggi.


Jadi, kedua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW tersebut hanya ditempuh dalam waktu satu semalam


Saya akan mencoba mengambil salah satu hikmah memperingati Isra Miraj adalah anjuran untuk berusaha mengimplementasikan nilai-nilai ibadah salat dalam kehidupan kita semua sehari-hari. Ibadah shalat menempati posisi sangat utama dalam ajaran Islam.


Dalam hadits, salat diibaratkan tiang agama dan dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Salat juga dapat mendidik seorang muslim menjadi pribadi yang bersih, jujur, sabar dan disiplin.


Dalam konteks menghadapi wabah virus Corona, mari kita semua untuk menjadikan nilai-nilai ajaran shalat sebagai bekal untuk menanggulangi wabah virus Corona.


Shalat melatih diri untuk sabar dan disiplin dalam melakukan gerakan kampanye dan edukasi kepada masyarakat melalui pembiasaan hidup sehat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan sering mencuci tangan dengan air yang mengalir agar dapat menghambat penularan virus Corona.


Ya Allah, ya Rob yang maha Agung. kabulkan lah sedikit doa dari hamba mu yang berada di akhir zaman ini. Banyak orang yang susah untuk mencari sesuap nasi dan banyak orang kehilangan pekerjaannya. Sehatkan lah kembali bumi tempat kami berpijak ya Rob, sehatkan seluruh akal dan pikiran kami agar kami bisa kembali ke dalam pelukanmu dengan baik dan benar.


...****************...


"Kita duduk di taman ini?" Pertanyaan Hafiz membuyarkan lamunan Khansa.


Khansa hanya menjawabnya dengan anggukan semata.


"Minumlah dulu sedikit Khansa, ini akan jauh membuatmu lebih baik."


Khansa mengernyitkan kedua alisnya, bocah tengil ini sudah berani memanggilnya dengan sebutan nama pendeknya saja.


"Please minum dulu, aku akan mengatakan jujur tentang diriku yang akan begitu mengejutkan. Jadi agar kamu tidak pingsan karena kaget, isi perutmu dulu dengan air ini agar tidak pingsan, hehehehehe," Hafiz mengeluarkan senyum erotis-nya.


Bagiku, kamu itu pria yang aneh Hafiz. Tapi setidaknya malah kamu yang menemaniku disaat aku dibuang dan tak dianggap oleh suamiku sendiri kali ini.


"Hafiz boleh aku bertanya dan kamu jawab dengan sangat jujur?" Kali ini Khansa mencoba meyakinkan dirinya sendiri.


"Tentu aku akan selalu aku jawab jujur, aku tidak suka berbohong untuk menutupi kebohongan lainnya dengan orang yang aku cintai Khansa, yang penting tidak ada batu dibalik gorengan. Karena itu akan membuatku badmood saat makan, hehehehe garing ya?" Hafiz menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Kan sudah pernah saya katakan Hafiz, jangan mabuknya di laut tapi pusingnya di darat.


Ketika hati sudah terpaut, ternyata kita hanya diperalat. Ea ea masuk ga tuh? Khansa malah jadi ikutan gesrek kaya kamu Hafiz."


"Hahahaha, ga kenapa gesrek tapi happy. Daripada lurus tapi sedih. Btw tadi Khansa mau tanya apa? malah ga jadi." Kali ini Hafiz berusaha serius.


"Begini Hafiz, apa aku kurang cantik atau bagaimana? Kenapa suamiku tidak menganggap aku? Tidak mengakui aku? Aku tidak sedang curhat, aku hanya bertanya penampilanku. Dan kenapa kamu sekarang berani memanggilku hanya dengan sebutan Khansa?"


"Astaghfirullah Khansa, kamu itu begitu cantik ah bahkan sangat sangat cantik. Aku bahkan rela masuk kuliah yang bukan passion ku, demi untuk melihat kamu setiap hari di kampus. Maafkan aku, aku pengagum beratmu yang hanya bisa menyukai dan mencintaimu dari jauh. Aku takut karena pekerjaanku yang seperti ini akan membahayakan posisi kamu jika kamu sebagai orang terpenting dalam hidupku, suatu saat kamu akan diperalat sebagai alat untuk mengancam ku." Hafiz tertunduk sedih.


"Maksud kamu bagaimana Hafiz, aku tidak mengerti?"


Hafiz baru saja akan membisikan bahwa dia adalah seorang Hacker kepada Khansa, namun sejurus kemudian suara laki-laki berat dan sexy sudah lebih dulu memotong pembicaraannya.


"Dia seorang hacker Khansa, nyawa dia juga sekarang sedang terancam. Tugasku melindungi dia sekarang juga bertambah menjadi melindungimu juga, karena kamu orang yang dia sayangi. Musuh sudah tahu jika wanita yang sangat disukai hacker satu ini adalah kamu Khansa. Mereka pasti akan memanfaatkan mu untuk menekan Hafiz."


Ramadhan melempar beberapa foto Khansa yang ia ambil dari apartemen Hafiz. Foto ini aku ambil dari apartemen kamu sebelum 5menit kemudian apartemen kamu meledak.


"Musuh sudah mengetahui apartemen kamu dan kamu begitu terobsesi mencintai wanita yang kamu pajang fotonya di apartemen mu berjarak tiap centi di dinding kamarmu bocah bodoh!" Kali ini Ramadhan sudah mulai sulit menyembunyikan emosinya, istrinya selalu dipandangi fotonya dan selalu difoto diam-diam oleh Hafiz kemanapun istrinya melangkah.


Khansa masih tercengang ia masih mencoba mencerna semua informasi yang baru saja ia terima. Puzzle demi puzzle coba Khansa satukan sampai ia menemukan titik terang.


aku muak dengan semua ini! Akkkhh!" Khansa memegangi perutnya yang tiba-tiba terasa kram begitu kuat.


"Khansa kamu tidak apa-apa?" Ramadhan begitu khawatir lalu memeluk tubuh Khansa.


"Oh Shit!" Sinta dan Boby menyadari ada penembak jitu yang sudah siap menembak Hafiz.


Sinta menarik kencang tubuh Hafiz, sementara Boby menarik menjauh tubuh Ramadhan dan Khansa.


Dor! Seketika taman kota menjadi riuh karena satu suara tembakan.


Tembakan mematikan itu akhirnya mengenai kursi dimana Hafiz duduk tadi.


"Bob, kamu lindungi Hafiz bersama Sinta. Biar Khansa aku yang urus. Kita ke markas sekarang!"


"Oke!"


Ramadhan membawa Khansa ke dalam mobilnya lalu menginjak pedal gas segera menjauh dari taman menuju markas.


Sinta, Hafiz dan Boby mengekor dengan menggunakan mobil yang berbeda.

__ADS_1


Ramadhan mencoba mencari jalur lalu lintas yang agak sepi agar keberadaan mereka aman sampai menuju markas.


Bahkan mereka bertemu satu mobil patroli polisi yang menggiring mereka untuk mengekor dibelakang mobil patroli itu.


Nahas, sampai di perempatan jalan mobil rombongan mereka di hadang beberapa mobil dan langsung memberondong tembakan ke arah mobil patroli polisi yang berada di barisan paling depan.


Dor!Dor!Dor! Mobil patroli polisi di berondong tembakan, sementara Ramadhan yang terlambat menginjak rem langsung menabrak body belakang mobil patroli yang berada di depannya.


Brugh!


Duar! Kap bagian mesin mobil milik Ramadhan terbakar.


Kepala Khansa dan Ramadhan membentur dashboard mobil. Khansa langsung tak sadarkan diri, sementara Ramadhan masih bisa melihat Khansa selama beberapa detik. Namun sejurus kemudian ia juga ikut tak sadarkan diri dan darah mengalir dari kepala bagian atasnya.


Kini target bombardir tembakan mengarah ke mobil yang di tumpangi Boby, Sinta dan Hafiz.


Beruntung Boby mantap pembalap liar yang tak pernah mendapat sertifikat lulus SNI.


Boby langsung menginjak pedal mundur, dan sejurus kemudian memutar balikan mobilnya dengan cepat! Mobil mereka berhasil kabur dari


tembakan para musuh.


"Khansa!" Hanya teriakan Hafiz itu menjadi saksi bisu ditengah hening-nya keadaan di mobil Boby saat itu.


...Cerbung......


...Hai semuanya!...


...Salam hangat dari penulis recehan, alias remahan rengginang yang masih gurih untuk jadi cemilan....


...Tolong tinggalkan jejak kalian disini ya, klik Like, comment dan Votenya. Mmm- Hadiahnya juga boleh kali ya....


...Jika berkenan jangan lupa untuk mampir juga di karyaku yang lainnya yang tak kalah serunya ya....


↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️


...~Terjebak Pernikahan Mr Bule Di Bali...


...~Siapakah Jodohku?...


...~Obsesi Tingkat Tinggi...

__ADS_1


__ADS_2